Bulan suci Ramadan 1447 Hijriah atau 2026 Masehi kini telah memasuki hari ke-12 yang jatuh pada Senin, 2 Maret 2026. Umat Islam di berbagai daerah, termasuk di Medan dan sekitarnya, terus menjalankan ibadah puasa dengan penuh keimanan dan ketakwaan.
Setelah seharian menahan lapar dan dahaga, waktu yang paling dinantikan tentu saja adalah momen berbuka puasa. Penanda tibanya waktu berbuka adalah kumandang azan Magrib yang menjadi batas akhir menunaikan ibadah puasa hari tersebut.
Jadwal Buka Puasa Medan Senin, 2 Maret 2026
Berdasarkan data resmi dari Kementerian Agama melalui Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam, berikut jadwal salat lengkap untuk wilayah Medan pada 12 Ramadan 1447 H:
- Imsak: 05.11 WIB
- Subuh: 05.21 WIB
- Terbit: 06.33 WIB
- Duha: 07.00 WIB
- Zuhur: 12.41 WIB
- Asar: 15.56 WIB
- Magrib (Buka Puasa): 18.42 WIB
- Isya: 19.51 WIB
Dengan demikian, waktu azan Magrib sekaligus jadwal buka puasa di Medan pada hari ini jatuh pada pukul 18.42 WIB.
Ketika Waktu Magrib Tiba
Ketika azan Magrib berkumandang, umat Islam dianjurkan untuk segera membatalkan puasa. Menyegerakan berbuka merupakan sunnah yang dicontohkan Rasulullah SAW. Biasanya, berbuka diawali dengan membaca doa, kemudian mengonsumsi makanan atau minuman manis secukupnya sebelum melaksanakan salat Magrib.
Setelah menunaikan salat, barulah melanjutkan makan besar agar tubuh kembali bertenaga tanpa mengganggu kekhusyukan ibadah.
5 Adab Berbuka Puasa Sesuai Sunnah yang Penting Untuk Diamalkan
Menyegerakan Berbuka Puasa
Adab pertama saat berbuka adalah tidak menunda-nunda waktu berbuka setelah matahari terbenam. Rasulullah SAW menganjurkan umatnya untuk segera membatalkan puasa ketika waktu Maghrib telah tiba.
Dalam sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Sahl bin Sa’ad, Rasulullah SAW bersabda bahwa manusia akan senantiasa berada dalam kebaikan selama mereka menyegerakan berbuka. Anjuran ini menunjukkan bahwa Islam adalah agama yang memudahkan dan tidak memberatkan umatnya.
Membaca Basmalah Sebelum Makan
Sebelum menyantap hidangan berbuka, umat Islam dianjurkan membaca basmalah. Kebiasaan ini merupakan sunnah yang selalu dilakukan Nabi Muhammad SAW.
Dalam riwayat yang disampaikan Umar bin Abi Salamah, Rasulullah SAW mengajarkan untuk menyebut nama Allah sebelum makan, menggunakan tangan kanan, dan mengambil makanan dari bagian yang terdekat. Hal ini mengandung nilai adab, kesopanan, serta keberkahan dalam setiap suapan.
Membaca Doa Berbuka Puasa
Doa orang yang berpuasa memiliki keistimewaan tersendiri. Rasulullah SAW menyebutkan bahwa salah satu doa yang tidak tertolak adalah doa orang yang berpuasa hingga ia berbuka.
Terdapat beberapa doa yang diajarkan Nabi ketika berbuka, di antaranya:
ذَهَبَ الظَّمَأُ وَابْتَلَّت الْعُرُوقُ وَثَبَتَ الْأَجْرُ إِنْ شَاءَ اللَّهُ تَعَالَى
“Dzahaba azh-zhama’u wa ibtallatil-‘urûqu wa tsabatal-ajru in sya Allahu ta’ala”
Artinya: Dahaga telah hilang, urat-urat telah basah, dan pahala telah ditetapkan, insya Allah.
Ada pula doa lain yang berbunyi:
اللَّهُمَّ لَكَ صُمْتُ وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْتُ
“Allahumma laka shumtu wa ‘ala rizqika afthartu”
Artinya: Ya Allah, kepada-Mu aku berpuasa dan dengan rezeki-Mu aku berbuka.
Membaca doa ini menjadi bentuk rasa syukur atas nikmat yang diberikan Allah SWT.
Berbuka dengan Kurma atau Air
Sunnah berikutnya adalah mengawali berbuka dengan kurma, terutama dalam jumlah ganjil. Jika tidak tersedia kurma segar, dapat diganti dengan kurma kering. Apabila keduanya tidak ada, maka cukup dengan meminum air.
Kebiasaan ini dicontohkan langsung oleh Rasulullah SAW sebelum beliau melaksanakan salat Maghrib. Selain mengikuti sunnah, kurma juga dikenal baik untuk mengembalikan energi tubuh setelah berpuasa.
Menunaikan Salat Maghrib Terlebih Dahulu
Setelah berbuka ringan, Rasulullah SAW biasanya segera melaksanakan salat Maghrib, kemudian melanjutkan makan besar. Namun, jika hidangan utama sudah tersedia dan dikhawatirkan mengganggu kekhusyukan salat, diperbolehkan makan terlebih dahulu tanpa tergesa-gesa.
Hal ini menunjukkan bahwa Islam mengajarkan keseimbangan antara kebutuhan fisik dan kewajiban ibadah.
Kesimpulan
Menjalankan adab berbuka puasa sesuai sunnah Rasulullah SAW akan menyempurnakan ibadah Ramadan. Mulai dari menyegerakan berbuka, membaca basmalah dan doa, mengonsumsi kurma atau air, hingga mendahulukan salat Maghrib, semuanya mengandung hikmah dan keberkahan
Sumber
- https://www.metrotvnews.com/read/NnjCW4JP-jadwal-buka-puasa-wilayah-medan-hari-ini-2-maret-2026
- https://ee.uii.ac.id/5-adab-berbuka-puasa-berdasarkan-sunnah-rasulullah-saw/



