BSU Guru Kemenag 2026 Mulai Masuk Rekening, Simak Bank Penyalur dan Cara Ceknya
Bantuan Subsidi Upah (BSU) untuk guru madrasah dan tenaga kependidikan non-ASN di bawah Kementerian Agama (Kemenag) mulai diterima di awal tahun 2026. Pencairan bantuan ini menjadi kabar gembira bagi para tenaga pendidik di seluruh Indonesia.
Penyaluran BSU dilakukan secara bertahap dan dana langsung ditransfer ke rekening penerima, sehingga tidak diperlukan pengajuan ulang.
BSU Guru Kemenag 2026 Mulai Dicairkan
Pencairan Bantuan Subsidi Upah (BSU) untuk guru madrasah di bawah Kementerian Agama (Kemenag) sudah dimulai sejak awal Januari 2026. Beberapa guru melaporkan dana telah masuk ke rekening mereka, meski tanpa pemberitahuan dari pihak bank.
Bantuan ini diberikan sebagai bentuk perhatian pemerintah untuk mendukung kesejahteraan guru non-ASN di lingkungan Kemenag.
Bank Penyalur BSU Guru Kemenag 2026
Beberapa bank yang menyalurkan BSU antara lain:
- Bank BRI
- Bank BNI
- Bank Mandiri
- Bank Syariah Indonesia (BSI)
- Bank lain sesuai data rekening penerima
Bagi penerima yang belum menerima dana, tidak perlu khawatir. Penyaluran dilakukan secara bertahap sesuai bank dan wilayah.
Jumlah dan Cara Penerimaan BSU Guru Kemenag 2026
Setiap penerima BSU akan mendapatkan dana sebesar Rp600.000, merupakan akumulasi bantuan untuk dua bulan, yang ditransfer sekaligus langsung ke rekening guru yang terdaftar.
Siapa yang Berhak Menerima BSU Kemenag 2026? Bantuan ini diberikan kepada:
- Guru RA, MI, MTs, MA/MAK
- Tenaga kependidikan di madrasah
- Non-ASN
- Masih aktif mengajar
- Data tercatat valid di Simpatika Kemenag
- Belum menerima bantuan serupa dari program lain
Cara Mengecek BSU Guru Kemenag 2026
Penerima bisa memeriksa dana BSU dengan mudah melalui:
- Saldo rekening di bank
- ATM
- Mobile banking atau internet banking
- Buku tabungan
- Cek data di Simpatika, pastikan status aktif dan rekening valid
Tips: Banyak penerima tidak mendapatkan notifikasi otomatis, jadi disarankan untuk rutin memeriksa saldo rekening.
Kenapa BSU Guru Kemenag 2026 Belum Masuk?
Jika dana belum diterima, beberapa kemungkinan penyebabnya antara lain:
- Penyaluran masih berlangsung secara bertahap
- Bank penyalur berbeda-beda
- Data rekening belum tersinkronisasi
- Proses verifikasi data masih berjalan.
Kesimpulan
Diharapkan bantuan ini dapat mendukung kesejahteraan guru di bawah naungan Kementerian Agama.




