Memasuki Januari 2026, sebagian Keluarga Penerima Manfaat (KPM) masih bertanya-tanya soal saldo BPNT tahap 4 yang belum juga masuk ke rekening Kartu Keluarga Sejahtera (KKS).
Kondisi ini memunculkan kekhawatiran, apakah bantuan sembako tersebut masih bisa dicairkan atau justru sudah dihentikan.
Agar tidak bingung dan terjebak informasi keliru, berikut ulasan lengkap mengenai peluang pencairan BPNT tahap 4 susulan, faktor penghambat, serta langkah konkret yang bisa dilakukan KPM.
Situasi Terkini BPNT Tahap 4 di Awal 2026
BPNT atau bansos sembako merupakan program bantuan pangan yang rutin disalurkan pemerintah. Walau termasuk alokasi tahun sebelumnya, pencairan tahap akhir (tahap 4) di beberapa daerah masih berlangsung hingga awal 2026.
Kondisi inilah yang membuat KPM perlu memahami bahwa keterlambatan bukan selalu berarti bantuan dihentikan.
Apakah BPNT Tahap 4 Masih Ada Peluang Cair?
Jawabannya masih ada peluang, namun tidak berlaku untuk semua KPM. Berdasarkan pendamping sosial di lapangan, pencairan susulan masih memungkinkan selama status kepesertaan tidak bermasalah di sistem.
Artinya, BPNT tahap 4 tidak otomatis hangus, tetapi bergantung pada hasil verifikasi data penerima.
Peran Status Kepesertaan dalam Sistem Bansos
Penyaluran BPNT mengacu pada sistem pendataan milik Kementerian Sosial. Dalam sistem tersebut, setiap KPM memiliki status aktif atau tidak aktif.
Status aktif (bukan exclude)
→ BPNT masih berpotensi dicairkan
Status exclude
→ Bantuan dihentikan dan tidak disalurkan kembali
Karena itu, pengecekan status menjadi langkah paling krusial sebelum menyimpulkan bantuan benar-benar berhenti.
Penyebab Saldo BPNT Tertahan
Beberapa alasan umum mengapa saldo BPNT tahap 4 belum masuk ke KKS antara lain:
- Proses pemadanan data penerima masih berjalan
- Perubahan status sosial ekonomi KPM
- Penyesuaian data wilayah atau domisili
- Kendala teknis pada rekening KKS
- Jadwal pencairan berbeda antar daerah
Kombinasi faktor ini membuat pencairan tidak serentak.
Panduan Cek Status BPNT Resmi
Agar memperoleh kepastian, KPM dianjurkan mengecek status BPNT melalui kanal resmi.
Melalui Website
- Akses cekbansos.kemensos.go.id
- Pilih wilayah sesuai KTP
- Masukkan nama lengkap
- Isi kode verifikasi
- Klik Cari Data
- Lihat informasi BPNT yang tertera
Melalui Aplikasi
- Unduh aplikasi Cek Bansos Kemensos
- Daftar akun menggunakan NIK dan KK
- Login ke aplikasi
- Pilih menu Cek Bansos
- Masukkan data wilayah dan nama
- Tunggu hasil pencarian
Langkah Aman Jika BPNT Belum Masuk
Jika hasil pengecekan menunjukkan BPNT belum cair, KPM bisa melakukan langkah berikut:
- Konsultasi ke pendamping sosial setempat
- Memastikan status tidak exclude
- Mengecek saldo KKS secara berkala
- Memperbarui data bila ada perubahan kondisi keluarga
Langkah ini penting agar KPM tidak kehilangan hak bantuan di tahap selanjutnya.
Kesimpulan
BPNT tahap 4 di awal 2026 belum sepenuhnya berakhir. Selama status penerima masih aktif dan tidak exclude, peluang pencairan susulan tetap ada. Kunci utamanya adalah rutin mengecek status bansos dan menjaga data kependudukan tetap valid.




