BPNT Rp600 Ribu Sudah Cair di KKS Sejumlah KPM
Sebagian Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dilaporkan sudah mulai menerima pencairan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) senilai Rp600 ribu melalui Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) di bank penyalur.
Bantuan ini diberikan pemerintah untuk membantu kebutuhan bahan pokok masyarakat, sekaligus menjaga daya beli keluarga kurang mampu.
Namun, meski sudah ada yang menerima, pencairan tidak berlangsung serentak. Ada KPM yang sudah masuk saldonya, dan ada pula yang masih menunggu sesuai jadwal penyaluran di wilayah masing-masing.
Apa itu BPNT Rp600 Ribu?
BPNT adalah program bantuan sosial dari Kementerian Sosial (Kemensos) yang disalurkan dalam bentuk saldo pada KKS. Dana tersebut:
- Dipergunakan untuk membeli kebutuhan pangan.
- Dibelanjakan di e-Warong/agen resmi.
- Bisa juga ditarik melalui ATM bank penyalur sesuai ketentuan yang berlaku.
Nominal Rp600 ribu biasanya merupakan akumulasi bantuan beberapa bulan yang dibayarkan sekaligus, tergantung periode penyaluran.
Mengapa Tidak Semua KPM Langsung Menerima?
Ada beberapa alasan:
- Proses penyaluran dilakukan bertahap
- Validasi data di sistem Kemensos,
- Penyesuaian jadwal bank penyalur,
- Kemungkinan data belum diperbarui oleh pemerintah daerah.
Jadi, jika dana belum masuk, bukan berarti KPM dicoret, bisa saja masih menunggu jadwal berikutnya.
Cara Cek Status BPNT Lewat Situs Resmi Kemensos
KPM bisa mengecek apakah namanya terdaftar sebagai penerima bantuan dengan langkah berikut:
- Buka laman: cekbansos.kemensos.go.id
- Isi kolom wilayah (provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, kelurahan)
- Masukkan nama sesuai KTP
- Ketik kode captcha
- Klik Cari Data
Jika terdaftar, sistem akan menampilkan nama penerima, jenis bantuan, periode, dan status penyaluran.
Jika Nama Belum Muncul
Apabila data tidak ditemukan:
- Pastikan ejaan nama sesuai KTP.
- Hubungi pendamping sosial atau aparat desa
- Konfirmasi ke Dinas Sosial setempat mengenai status di DTKS.
Pastikan data kependudukan selalu valid dan terbaru.
Waspada Informasi Palsu dan Penipuan
Masyarakat diimbau tetap berhati-hati terhadap tawaran yang mengatasnamakan bansos. Tidak ada biaya pendaftaran, tidak ada kewajiban transfer, dan jangan membagikan NIK, nomor kartu, atau PIN KKS kepada pihak mana pun.
Informasi resmi hanya melalui situs Kemensos, saluran pemerintah, dan pendamping sosial.
Kesimpulan
BPNT sebesar Rp600 ribu telah mulai cair ke sejumlah KPM melalui KKS. Penyaluran dilakukan bertahap sehingga waktu penerimaan bisa berbeda setiap daerah. Penerima dapat memeriksa status secara mandiri melalui situs resmi Kemensos.




