Penyaluran Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) pada awal tahun 2026 kembali menjadi kabar baik bagi banyak keluarga prasejahtera di Indonesia.
Pemerintah melalui Kementerian Sosial (Kemensos) telah mulai menyalurkan BPNT tahap pertama untuk periode Januari hingga Maret 2026, dengan total bantuan Rp600.000 yang diberikan kepada setiap Keluarga Penerima Manfaat (KPM) untuk membantu pemenuhan kebutuhan pangan pokok.
BPNT ini disalurkan dalam bentuk saldo elektronik yang bisa digunakan di e-warong atau agen yang bekerja sama. Karena pencairan dilakukan secara bertahap dan tidak serentak di seluruh wilayah, KPM disarankan untuk memeriksa status penerimaan bantuan secara online agar tidak tertinggal informasi penting.
Untuk memastikan apakah nama Anda atau keluarga tercantum sebagai penerima BPNT Rp600 ribu, pemerintah menyediakan fasilitas pengecekan daring yang bisa diakses kapan saja melalui HP. Ini memudahkan masyarakat mengecek sendiri status bantuan di rumah tanpa harus datang langsung ke kantor pemerintah.
Cara Download Aplikasi Cek Bansos
Salah satu cara paling cepat dan praktis untuk mengecek status penerima BPNT adalah melalui aplikasi resmi Cek Bansos yang disediakan pemerintah. Aplikasi ini memudahkan Anda melihat status bantuan langsung dari ponsel.
Berikut langkah untuk mengunduh aplikasi:
- Buka Google Play Store (untuk pengguna Android) atau App Store (untuk pengguna iOS).
- Ketik “Cek Bansos” pada kolom pencarian.
- Pilih aplikasi yang benar-benar resmi dan dikembangkan oleh Kemensos atau pihak yang berwenang.
- Tekan tombol Unduh/Install sampai aplikasi selesai terpasang di ponsel Anda.
- Setelah terpasang, buka aplikasi dan lakukan login atau pendaftaran jika Anda belum memiliki akun.
Pastikan Anda selalu mengunduh aplikasi dari toko resmi untuk menghindari risiko aplikasi palsu yang bisa mencuri data.
Cara Cek BPNT melalui Aplikasi Cek Bansos
Setelah aplikasi terpasang di ponsel, Anda bisa langsung mengecek status BPNT tanpa perlu membuka browser.
Caranya sangat sederhana, yaitu:
- Buka aplikasi Cek Bansos di ponsel Anda.
- Login atau daftar akun terlebih dahulu menggunakan data seperti NIK dan nama lengkap sesuai KTP.
- Pilih menu “Cek Bansos” atau “Status Bansos” di halaman beranda aplikasi.
- Masukkan data wilayah sesuai domisili Anda (provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, desa/kelurahan).
- Ketik nama lengkap seperti yang tertulis di KTP.
- Masukkan kode verifikasi atau captcha yang muncul kemudian tekan tombol Cari.
Setelah beberapa saat, aplikasi akan memproses dan menampilkan hasil status apakah Anda terdaftar sebagai penerima BPNT Rp600 ribu atau tidak. Informasi ini mencakup jenis bantuan, periode pencairan, serta apakah bantuan sudah aktif cair atau masih dalam proses.
Cara Cek BPNT melalui Website Resmi
Selain melalui aplikasi, Anda juga bisa mengecek status penerima BPNT dengan membuka website resmi Kemensos tanpa perlu menginstal aplikasi. Ini sangat cocok jika ponsel Anda memiliki keterbatasan ruang penyimpanan atau Anda lebih nyaman menggunakan browser.
Langkahnya sebagai berikut:
- Buka browser di HP atau komputer Anda.
- Masukkan alamat resmi https://cekbansos.kemensos.go.id
pada kolom alamat browser. - Pilih wilayah sesuai data KTP, mulai dari provinsi sampai desa/kelurahan.
- Masukkan nama lengkap seperti tertulis di KTP.
- Ketik kode captcha atau verifikasi yang muncul.
- Tekan tombol Cari Data.
Sistem akan menampilkan apakah Anda termasuk penerima BPNT atau bantuan sosial lain yang dikelola Kemensos. Pastikan data yang Anda gunakan sudah benar dan sesuai dengan data kependudukan Anda.
Syarat Penerima BPNT
Agar bisa menerima bantuan BPNT senilai Rp600 ribu, ada beberapa persyaratan utama yang biasanya harus dipenuhi oleh calon penerima. Pemerintah menggunakan data dari Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) untuk menentukan siapa saja yang termasuk Keluarga Penerima Manfaat (KPM).
Syarat-syarat umum tersebut antara lain:
- Terdaftar sebagai Warga Negara Indonesia (WNI) dan memiliki NIK yang valid.
- Tercatat di dalam basis data DTSEN/DTKS yang menunjukkan keluarga tersebut kurang mampu atau berada dalam kategori rentan miskin.
- Tidak memiliki kewajiban atau bantuan sosial lain yang saling bertentangan dengan program BPNT.
- Memiliki Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) aktif untuk memudahkan penyaluran bantuan melalui rekening bank atau agen/e-warong.
- Data kependudukan dan data ekonomi keluarga harus sesuai dan lengkap agar bisa diproses dalam sistem pemerintahan.
Syarat ini penting agar bantuan bisa benar-benar tepat sasaran dan tidak terjadi kesalahan data penerima.
Penyebab BPNT Belum Cair
Ada kalanya masyarakat yang sudah terdaftar sebagai KPM tetap melihat status bantuan belum cair. Hal ini bisa terjadi karena beragam alasan yang perlu dipahami agar tidak panik atau salah dalam membaca informasi.
Beberapa penyebab umum antara lain:
- Pencairan masih dalam proses verifikasi data di tingkat pemerintah atau bank penyalur.
- Jadwal pencairan belum tiba untuk wilayah tertentu karena penyaluran dilakukan bertahap.
- Perubahan data atau status penerima masih belum diperbarui di sistem, misalnya NIK atau data keluarga yang belum sinkron.
- Terdapat penundaan administrasi di bank atau agen e-warong, sehingga saldo belum terlihat di KKS receiver.
Jika status masih belum cair meskipun Anda yakin memenuhi syarat, disarankan untuk terus memantau melalui aplikasi atau situs resmi, dan menghubungi pendamping sosial di desa/kelurahan untuk membantu konfirmasi data Anda.
Kesimpulan
Program BPNT 2026 tahap pertama senilai Rp600 ribu telah mulai disalurkan sejak Januari hingga Maret 2026 kepada keluarga-keluarga penerima di seluruh Indonesia.
Agar Anda tidak ketinggalan informasi tentang pencairan atau status bantuan, manfaatkan fasilitas pengecekan online melalui aplikasi Cek Bansos atau website resmi Kemensos. Pastikan data pribadi seperti NIK dan nama sesuai dengan yang terdaftar dalam sistem pemerintah.
Selain itu, pahami persyaratan dan kemungkinan penyebab bantuan belum cair agar Anda dapat mengambil langkah penyelesaian yang tepat. Dengan begitu, peluang Anda menerima bantuan BPNT akan semakin besar dan prosesnya pun lebih transparan.
sumber : https://radarkediri.jawapos.com/nasional/787051807/bansos-bpnt-susulan-tahap-4-rp600-ribu-masih-disalurkan-januari-2026-kpm-diminta-cek-sistem-siks-ng?page=2&utm_source=chatgpt.com, dan https://mureks.co.id/bpnt-2026-tahap-pertama-cair-rp600-ribu-begini-cara-cek-status-penerima?utm_source=chatgpt.com




