BPNT Periode Juni Sudah Mau Berakhir! Berikut Cara Cek Pencairan Dana BPNT Juni 2025
Memasuki penghujung bulan Juni 2025, penyaluran Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) tahap kedua akan segera ditutup. Pemerintah melalui Kementerian Sosial (Kemensos) terus mempercepat pencairan agar seluruh Keluarga Penerima Manfaat (KPM) menerima haknya tepat waktu sebelum proses distribusi ditutup.
Perkembangan Penyaluran BPNT Juni 2025
Menteri Sosial Saifullah Yusuf mengungkapkan bahwa hingga pertengahan Juni, distribusi bantuan sudah menjangkau sekitar 78 persen dari lebih dari 14 juta penerima. Penyaluran ini melibatkan kerja sama dengan perbankan Himbara seperti BNI, BRI, Mandiri, dan BSI, serta PT Pos Indonesia untuk wilayah yang belum memiliki akses ke rekening bank.
Kali ini, BPNT disalurkan bersamaan dengan Program Keluarga Harapan (PKH) tahap 2, dengan total nilai bantuan per KPM hingga Rp1 juta, terdiri dari:
-
Rp600.000 bantuan rutin BPNT untuk April–Juni
-
Rp400.000 tambahan bantuan penebalan untuk bulan Juni dan Juli
Jadwal Penyaluran BPNT Juni 2025
Distribusi BPNT telah dimulai sejak 28 Mei 2025 dan berlangsung hingga akhir Juni, disesuaikan dengan kesiapan daerah. Berikut ini jadwal berdasarkan lembaga penyalur:
-
Bank BRI dan BNI: Awal Juni
-
Bank Mandiri dan BSI: Pertengahan Juni
-
PT Pos Indonesia: Menjelang akhir Juni
Bagi Anda yang belum menerima bantuan, mungkin proses pencairan masih dalam antrean atau belum diverifikasi pada data akhir dari Kemensos.
Cara Cek Status Pencairan BPNT Juni 2025
-
Melalui Website Resmi Kemensos
Langkah-langkah:
- Akses: https://cekbansos.kemensos.go.id
- Pilih provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, dan desa
- Masukkan nama lengkap (sesuai KTP)
- Isi kode captcha
- Klik tombol “Cari Data”
- Sistem akan menampilkan status penerimaan BPNT, jadwal, dan metode penyaluran.
-
Melalui Aplikasi “Cek Bansos”
Langkah:
- Unduh aplikasi “Cek Bansos” di Google Play Store
- Registrasi menggunakan NIK, alamat, dan foto KTP
- Login dan masuk ke menu “Cek Bansos”
- Pilih jenis bantuan: BPNT atau PKH
- Hasil akan menunjukkan apakah Anda masuk daftar penerima dan informasi pencairannya.
-
Secara Offline di Lapangan
- Gunakan Kartu KKS: Cek saldo di ATM bank penyalur
- Datang ke kantor desa/kelurahan: Bawa KTP dan KK untuk pengecekan manual via operator SIKS-NG
Rincian Bantuan dan Mekanisme Penyaluran
Besaran BPNT yang diterima untuk Juni 2025 terdiri dari:
-
Bantuan reguler: Rp200.000/bulan × 3 bulan = Rp600.000
-
Tambahan penebalan: Rp200.000/bulan × 2 bulan = Rp400.000
-
Total: Maksimal Rp1 juta per KPM
-
Metode pencairan:
-
Bank Himbara: Dana masuk bertahap ke rekening KKS
-
PT Pos Indonesia: Dana dicairkan sekaligus, biasanya melalui surat undangan resmi
-
Hal-Hal yang Harus Diperhatikan
-
Hanya cek saldo jika data Anda telah masuk dalam finalisasi Kemensos
-
Waspadai oknum atau calo yang menawarkan bantuan pencairan
-
Simpan bukti pencairan atau transaksi ATM
-
Jika ada kendala, laporkan ke RT/RW atau Dinsos setempat
Siapa Saja yang Tidak Berhak Menerima BPNT?
Mengacu pada Keputusan Menteri Sosial No. 73 Tahun 2024, bantuan tidak diberikan kepada:
-
ASN, TNI, Polri aktif atau pensiunan
-
Pegawai tetap seperti guru bersertifikasi
-
Warga dengan penghasilan tetap
-
Penduduk yang sudah meninggal dan belum diperbarui dalam KK
-
Individu yang tidak tercatat dalam DTKSEN
Tips Bagi KPM
-
Jangan terlalu sering cek saldo jika pencairan belum dijadwalkan
-
Pantau terus informasi dari Kemensos atau pendamping sosial
-
KPM usia 20–40 tahun yang telah menerima BPNT selama lebih dari 5 tahun bisa mendaftar Program PENA untuk bantuan tambahan hingga Rp6 juta
Kesimpulan
Penyaluran BPNT Juni 2025 akan segera ditutup. Bagi Anda yang belum menerima bantuan, segera lakukan pengecekan melalui situs Kemensos atau aplikasi resmi “Cek Bansos”. Pastikan informasi Anda sudah masuk dalam DTKSEN agar tidak tertinggal.
Cek status Anda sekarang di: https://cekbansos.kemensos.go.id



