Pemerintah Indonesia resmi memulai penyaluran Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) 2026 tahap pertama kepada jutaan keluarga penerima manfaat (KPM). Program BPNT 2026 yang sering disebut bansos sembako ini memberikan dukungan sosial berupa saldo sebesar Rp600.000 yang dapat digunakan untuk membeli kebutuhan pangan pokok di e-warong atau agen yang bekerja sama. Informasi pencairan dan cara mengecek status bantuan lewat ponsel sangat penting diketahui masyarakat yang memenuhi syarat, terutama di tengah tren harga kebutuhan pokok yang terus meningkat saat ini.
Apa itu BPNT 2026?
Dilansir dari laman kompas.com Pencairan BPNT 2026 tahap I telah berlangsung sejak Februari 2026 untuk periode Januari–Maret 2026. Pemerintah menyalurkan bantuan tersebut kepada KPM aktif yang terdaftar dalam sistem kesejahteraan sosial terbaru melalui Kartu Keluarga Sejahtera (KKS). Saldo bantuan sebesar Rp600.000 ini merupakan akumulasi dari alokasi bulanan Rp200.000 untuk tiga bulan pertama. Penyaluran dilakukan secara bertahap di berbagai daerah Indonesia melalui perbankan seperti Bank Rakyat Indonesia (BRI), Bank Negara Indonesia (BNI), Bank Mandiri, Bank Tabungan Negara (BTN), dan Bank Syariah Indonesia (BSI), atau melalui kantor pos sesuai dengan domisili penerima.
Mengapa Cek BPNT Lewat HP Penting Sekarang?
Banyak keluarga penerima manfaat yang sudah melaporkan bahwa dana BPNT tahap awal telah masuk ke rekening KKS mereka. Namun, karena penyaluran bersifat bertahap di setiap daerah, tidak semua penerima mendapatkan saldo pada waktu yang sama. Oleh karena itu, pengecekan secara mandiri melalui smartphone menjadi kunci untuk mengetahui apakah bantuan sudah tersedia di rekening masing-masing.
Selain itu, sistem pemeriksaan yang dilakukan secara online membantu KPM memantau status pencairan, jenis bantuan, dan periode waktu pencairan dana tanpa harus datang langsung ke kantor desa atau kelurahan.
Cara Cek BPNT 2026 Lewat HP Secara Mudah
Penerima manfaat dapat mengecek status BPNT 2026 dengan dua metode resmi melalui ponsel:
Melalui “Aplikasi “Cek Bansos”
- Unduh aplikasi “Cek Bansos” di Google Play Store atau App Store.
- Buka aplikasi lalu pilih menu “Cek Bansos”.
- Isi data identitas sesuai Kartu Tanda Penduduk (KTP), seperti provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, desa/kelurahan, dan nama lengkap.
- Masukkan kode verifikasi/captcha yang tampil.
- Klik “Cari Data”.
Jika Anda terdaftar sebagai penerima BPNT 2026, informasi yang muncul mencakup nama penerima, jenis bantuan, dan status pencairan dana.
Lewat Situs Resmi Kemensos
- Buka browser di HP Anda dan akses situs resmi Kemensos di https://cekbansos.kemensos.go.id
- Masukkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) dari KTP dengan benar.
- si kode verifikasi/captcha yang muncul di layar.
- Klik “Cari Data” untuk melihat hasil.
Metode ini cocok bagi yang ingin cek status dengan cepat tanpa perlu memasang aplikasi tambahan. Pastikan koneksi internet stabil dan data NIK sudah sesuai dengan data kependudukan yang terekam pemerintah.
Hal yang Perlu Diperhatikan Jika Belum Muncul
Beberapa penerima bantuan mungkin belum melihat status BPNT mereka muncul di aplikasi atau situs resmi. Ini bisa disebabkan oleh beberapa faktor:
- Proses penyaluran yang masih berjalan secara bertahap di wilayah Anda.
- Data KPM belum terupdate di sistem atau belum masuk ke dalam basis data Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).
- Perubahan status data keluarga, seperti pindah domisili atau perubahan ekonomi, yang belum didaftarkan kembali.
Jika status bantuan belum terlihat, masyarakat disarankan untuk menunggu pembaruan data atau menghubungi petugas pendamping bansos, operator desa/kelurahan, atau kantor dinas sosial setempat untuk informasi lebih lanjut.
Kesimpulan
Penyaluran BPNT 2026 tahap awal telah dimulai dengan alokasi total Rp600.000 untuk periode Januari–Maret. Masyarakat yang termasuk sebagai Keluarga Penerima Manfaat dapat dengan mudah mengecek status pencairan bantuan langsung dari HP melalui aplikasi resmi Cek Bansos atau situs cekbansos.kemensos.go.id. Hal ini memperkuat transparansi penyaluran bantuan sosial dan membantu penerima memastikan bahwa bantuan sudah masuk atau masih dalam proses. Bagi mereka yang belum melihat statusnya, sebaiknya melakukan pengecekan berkala dan konfirmasi ke petugas terkait agar tidak kehilangan hak bantuan yang sudah dialokasikan.
Sumber
https://money.kompas.com/read/2026/02/27/111408026/cek-bansos-bpnt-2026-tahap-1-cair-rp-600000-ini-cara-cek-nama-penerima-lewat




