Pemerintah melalui Kementerian Sosial (Kemensos) kembali menyalurkan program bantuan sosial (bansos) Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) 2026 untuk keluarga penerima manfaat (KPM).
Program ini bertujuan memastikan bantuan pangan dapat tersalurkan tepat sasaran, sehingga KPM yang berhak benar-benar menerima haknya.
Agar dapat memantau penerimaan bantuan, masyarakat kini bisa mengecek status kepesertaan BPNT secara online melalui situs resmi Kemensos atau melalui aplikasi resmi yang disediakan. Dengan cara ini, penerima bisa memastikan rekening mereka valid dan bantuan akan cair sesuai jadwal.
Selain memudahkan pengecekan, sistem online juga membantu pemerintah memantau distribusi bansos dan memastikan data penerima selalu terbarui, sehingga proses penyaluran lebih cepat dan transparan.
Apa itu BPNT?
BPNT adalah program bantuan sosial dari pemerintah yang diberikan dalam bentuk saldo elektronik secara bertahap. Bantuan ini ditujukan untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pangan pokok, seperti beras, minyak, dan bahan makanan lainnya. Saldo tersebut dapat dipakai untuk berbelanja di e-warong atau agen resmi yang bekerja sama dengan pemerintah.
Berikut jadwal pencairan BPNT 2026:
- Tahap 1: Januari – Maret
- Tahap 2: April – Juni
- Tahap 3: Juli – September
- Tahap 4: Oktober – Desember
Syarat Penerima BPNT 2026
Dilansir dari MetroTV berikut adalah kriteria penerima BPNT 2026 yang ditetapkan oleh Kemensos:
- Warga Negara Indonesia (WNI) dengan NIK yang valid.
- Tercatat dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) atau Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).
- Masuk dalam kategori desil 1–4, yaitu keluarga miskin atau hampir miskin.
- Bukan Aparatur Sipil Negara (ASN), anggota TNI/Polri, atau penerima pensiun.
- Tidak memiliki penghasilan melebihi Upah Minimum Provinsi (UMP) atau Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) yang tercatat di BPJS Ketenagakerjaan.
Nominal Bansos BPNT 2026
Setiap Keluarga Penerima Manfaat (KPM) menerima bantuan BPNT sebesar Rp200.000 per bulan, yang disalurkan setiap tiga bulan (triwulan). Dengan begitu, total bantuan yang diterima dalam satu tahap pencairan mencapai Rp600.000.
Penyaluran bantuan dilakukan melalui bank himbara maupun PT Pos Indonesia, guna mempermudah proses distribusi dan memastikan dana sampai langsung ke tangan penerima dengan lebih cepat dan aman.
Cara Cek Status Penerima Bansos BPNT 2026
Ada dua metode yang bisa digunakan untuk memeriksa status penerima BPNT 2026, yaitu:
1. Melalui situs resmi Kemensos
- Buka browser lalu akses situs resmi kemensos di
- Buka situs resmi Kemensos di https://cekbansos.kemensos.go.id.
- Isi data domisili sesuai dengan KTP.
- Lalu, masukkan nama lengkap sesuai KTP.
- Ketik kode captcha yang muncul di layar.
- Klik tombol “Cari Data”.
- Sistem akan menampilkan informasi lengkap terkait BPNT 2026, termasuk status penerima, jenis bantuan, dan periode penyaluran.
2. Melalui aplikasi Cek Bansos
- Buka Play Store atau App Store yang ada di hp kamu.
- Instal Aplikasi Cek Bansos
- Buka aplikasi yang sudah di instal, lalu masuk (Jika ada akun) atau Daftar (Jika tidak ada akun).
- Kalau sudah masuk cari menu “Cek Bansos”
- Setelah itu masukkan data domisili dan nama lengkap sesuai dengan KTP.
- Klik “Cari Data”
- Aplikasi akan menunjukkan informasi lengkap tentang status BPNT, jenis bantuan, dan jadwal pencairannya
Jika rutin memantau status BPNT secara online, KPM bisa memastikan bantuan tersalurkan tepat waktu dan tepat sasaran. Selalu periksa informasi terbaru melalui kanal resmi Kemensos untuk menghindari risiko penipuan.
Kesimpulan
Cek status BPNT 2026 secara online lewat website atau aplikasi resmi Kemensos untuk memastikan Anda termasuk penerima bantuan tepat waktu dan aman.
Sumber Referensi
https://www.metrotvnews.com/read/NG9CzrVr-cek-bansos-bpnt-2026-cara-mudah-mengetahui-status-penerima



