BLT Rp900 Ribu Segera Cair November 2025, Simak Daftar Penerima dan Tanggal Penyaluran
BLT Rp900 Ribu Segera Cair November 2025, Simak Daftar Penerima dan Tanggal Penyaluran. Kabar baik untuk calon penerima bantuan sosial baru. Kementerian Sosial menyatakan bahwa sebanyak 18.715.502 keluarga penerima manfaat (KPM) baru telah mencapai tahap akhir pengolahan data dan siap untuk mendapatkan Bantuan Langsung Tunai Sementara (BLTS) senilai Rp900 ribu.
Dari keseluruhan 18,7 juta penerima baru, 16.519.380 telah terverifikasi. Hasilnya menunjukkan bahwa 12.283.069 KPM dianggap layak, sementara 4.236.311 KPM dinyatakan tidak layak. Sisa 2.196.122 KPM masih menunggu proses verifikasi.
Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) berharap proses finalisasi data bisa diselesaikan dalam minggu ini agar segera diserahkan ke bank Himbara dan PT Pos Indonesia untuk memulai distribusi.
Proses penyaluran bantuan sosial, baik yang reguler maupun BLTS, dilakukan secara bertahap melalui Himpunan Bank-Bank Milik Negara (Himbara) dan PT Pos Indonesia.
“Sampai saat ini kami terus melakukan penyaluran Bansos baik reguler maupun BLTS secara bertahap, terutama melalui Himbara. Kami juga sedang melakukan pembaruan data, terutama untuk penerima baru,” kata Gus Ipul sebagaimana dilansir dari rilis Kemensos, Selasa (4/11/2025).
Penerima Reguler Bisa Terima Rp1,5 Juta
Program BLTS merupakan arahan Presiden Prabowo Subianto untuk meningkatkan jumlah penerima dan nilai bantuan sosial sekaligus. Melalui skema ini, setiap KPM akan menerima tambahan sebesar Rp300 ribu setiap bulan selama tiga bulan (Oktober-Desember 2025), sehingga totalnya menjadi Rp900 ribu.
Bagi penerima reguler, BLTS ini akan menjadi tambahan dari bantuan sosial yang sudah ada. Sebagai contoh, penerima Sembako reguler yang mendapatkan Rp200 ribu per bulan akan memperoleh Rp600 ribu dalam waktu tiga bulan, ditambah BLTS Rp900 ribu menjadikan totalnya Rp1,5 juta.
“Contohnya, apabila penerima bantuan Sembako reguler mendapatkan Rp200 ribu setiap bulan, dalam tiga bulan berarti Rp600 ribu. Dengan tambahan BLTS sesuai kebijakan Presiden, ada tambahan Rp900 ribu. Jadi, penerima Sembako reguler bisa mendapatkan Rp1.500.000. Sementara untuk penerima baru, yang jumlahnya lebih dari 18 juta, akan menerima Rp900 ribu,” ungkap Gus Ipul.
Sedangkan 18 juta lebih penerima baru hanya akan menerima BLTS sebesar Rp900 ribu tanpa bantuan sosial tambahan.
Cara Cek Status Penerima
Masyarakat dapat memeriksa status peserta secara online melalui situs cekbansos.kemensos.go.id. Langkahnya adalah memasukkan nama lengkap sesuai KTP, memilih provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, dan desa/kelurahan. Selanjutnya, isi kode captcha dan klik Cari Data untuk melihat hasilnya.
Alternatif lain adalah menggunakan aplikasi Cek Bansos yang dapat diunduh di Google Play Store atau App Store. Aplikasi ini menunjukkan status bantuan dan memberikan pemberitahuan saat penyaluran dimulai.
Bagi yang tidak memiliki akses internet, pengecekan dapat dilakukan melalui kantor desa/kelurahan atau pendamping sosial setempat.
Larangan Tegas Penggunaan Bansos
Gus Ipul menegaskan kembali bahwa bansos merupakan hak sosial masyarakat yang harus digunakan untuk memenuhi kebutuhan dasar dan meningkatkan kesejahteraan.
“Bantuan sosial bukanlah hadiah, melainkan tanggung jawab pemerintah. Gunakanlah dengan bijak, jujur, dan penuh rasa syukur,” ujarnya dengan tegas.
Mensos juga menjelaskan larangan yang ketat:
- tidak boleh digunakan untuk membeli rokok, minuman beralkohol, narkoba, atau barang ilegal lainnya;
- tidak boleh untuk membayar utang atau cicilan;
- dilarang membeli barang-barang mewah seperti perhiasan, perangkat elektronik mahal, atau kendaraan pribadi;
- tidak boleh digunakan untuk berjudi atau judi online;
- dilarang untuk kegiatan politik atau kampanye; tidak boleh dijual, ditukar, atau diberikan kepada orang lain;
- dan dilarang ada pemotongan atau pungutan biaya administrasi.
Pihak penerima diharapkan memanfaatkan bantuan sosial untuk keperluan yang bermanfaat: memenuhi kebutuhan primer keluarga, asupan makanan sehat, biaya pendidikan, layanan kesehatan, usaha kecil, atau renovasi rumah.
Sumber : kompas.tv




