Program Keluarga Harapan (PKH) 2026 kembali disalurkan pemerintah Indonesia dengan nominal terbaru yang sudah bisa diterima oleh Keluarga Penerima Manfaat (KPM).
Informasi besaran bantuan untuk anak sekolah, lansia, dan kategori lain penting diketahui sekarang karena pencairan sudah berlangsung bertahap sejak Februari 2026.
Rincian Besaran Bantuan PKH 2026
Dilansir dari laman bungkuselatan bantuan PKH pada 2026 diberikan berdasarkan komponen yang dimiliki setiap keluarga. Setiap kategori penerima memiliki nominal berbeda dan pembayaran dilakukan secara bertahap selama setahun.
Berikut rincian terbaru:
- SD/sederajat: Rp225.000 per tahap (Rp900.000/tahun)
- SMP/sederajat: Rp375.000 per tahap (Rp1.500.000/tahun)
- SMA/sederajat: Rp500.000 per tahap (Rp2.000.000/tahun)
- Lansia (60–≥70 tahun): Rp600.000 per tahap (Rp2.400.000/tahun)
- Ibu hamil / Anak usia dini (0–6 tahun): Rp750.000 per tahap (Rp3.000.000/tahun)
- Penyandang disabilitas berat: Sekitar Rp600.000 per tahap Lebih Kurang sekitar Rp2.400.000/tahun
Jumlah total yang diterima oleh satu keluarga tergantung pada jumlah komponen yang dimiliki anggota keluarga, dengan batas maksimal komponen yang dihitung sesuai aturan Kemensos.
Skema Pembayaran Bantuan
PKH 2026 disalurkan dalam beberapa tahap triwulan (empat kali setahun). Untuk periode awal, pencairan tahap 1 yang mencakup Januari–Maret sudah mulai berjalan sejak Februari 2026.
Tahapan pencairan PKH 2026:
- Tahap 1: Januari–Maret (sedang disalurkan)
- Tahap 2: April–Juni
- Tahap 3: Juli–September
- Tahap 4: Oktober–Desember
Jadwal pasti tiap daerah bisa berbeda tergantung verifikasi data dan proses administrasi di lapangan.
Siapa yang Berhak Mendapatkan PKH?
Program ini ditujukan untuk keluarga kurang mampu yang terdaftar dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) sebagai keluarga prasejahtera.
Kriteria utama meliputi:
- Memiliki anggota keluarga yang termasuk dalam kategori ibu hamil, balita, anak sekolah, lansia, atau penyandang disabilitas berat.
- erdaftar dalam DTSEN sesuai data Kementerian Sosial.
- Memiliki dokumen kependudukan (NIK dan KK) yang valid dan terverifikasi.
Cara Cek Status Penerima dan Besaran Bantuan
Untuk mengetahui apakah nama Anda atau keluarga terdaftar sebagai penerima PKH 2026, pemerintah menyediakan portal resmi. Website resmi Cek Bansos Kemensos di https://cekbansos.kemensos.go.id
Langkah pengecekan:
- Buka situs cekbansos.kemensos.go.id
- Pilih provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, hingga desa/kelurahan sesuai KTP.
- Masukkan nama lengkap penerima sesuai KTP dan kode verifikasi.
- Klik “Cari Data” untuk melihat status dan jenis bantuan yang diterima.
Selain itu, aplikasi resmi “Cek Bansos” di ponsel juga bisa digunakan untuk memantau status bantuan secara mudah tanpa harus menggunakan laptop atau pc.
Tips Penting untuk Penerima Manfaat PKH
- Pastikan data kependudukan Anda selalu terbaru dan sinkron dengan Dukcapil agar bantuan tidak tertunda atau terhenti.
- Gunakan bantuan sesuai tujuan utamanya yaitu pendidikan, kesehatan, dan pemenuhan kebutuhan dasar.
- Jika tidak muncul di daftar, konsultasikan ke pendamping sosial atau Dinas Sosial setempat.
Penutup
Besaran PKH 2026 mencerminkan komitmen pemerintah untuk menjaga jaring pengaman sosial keluarga kurang mampu, terutama untuk pendidikan anak dan kesejahteraan lansia. Informasi nominal dan jadwal pencairan ini penting diketahui sejak awal tahun karena dapat berdampak langsung pada perencanaan kebutuhan keluarga.
Sumber
Cara Cek Bansos PKH Lewat HP 2026 Terbaru. Panduan Cepat & Akurat




