Dilansir dari Tribun.com kebijakan work from home (WFH) diterapkan setiap Jumat untuk aparatur sipil negara (ASN). Pakar Kebijakan Publik dari Fakultas Ilmu Administrasi, Universitas Brawijaya (UB), Prof Andy Fefta Wijaya, menilai bahwa WFH merupakan langkah rasional untuk menghemat energi.
“Kalau melihat proyeksi kelebihannya, WFH satu hari seminggu bisa jadi langkah yang cukup masuk akal untuk saat ini,” kata Andy kepada wartawan, Selasa (2/4/2026).
Ia juga menekankan bahwa beberapa jenis ASN sebaiknya diberi opsi WFH hingga dua hari. Namun, hal ini tidak berlaku untuk ASN yang menangani layanan publik.
“Namun untuk jenis-jenis ASN fungsional malah bisa ditingkatkan menjadi dua hari, kecuali ASN layanan publik yang memerlukan kehadirannya di kantor karena masih terbatasnya infrastruktur digital layanan publik,” ujarnya.
Selain itu, dia menyatakan bahwa WFH dapat membantu mengurangi penggunaan energi nasional sekaligus menambah fleksibilitas kerja. Kebijakan ini juga dianggap efektif dalam menekan kemacetan.
“Dengan WFH, pemerintah bisa menghemat energi nasional, meningkatkan fleksibilitas kerja, dan mendorong digitalisasi kerja. Selain itu, WFH juga bisa membantu mengurangi kemacetan lalu lintas dan polusi udara,” ungkapnya.
Sebagaimana diketahui, pemerintah telah menetapkan skema kerja dari rumah bagi ASN setiap hari Jumat sebagai respons terhadap dampak konflik Timur Tengah.
“Penerapan work from home bagi ASN di instansi pusat dan daerah yang dilakukan satu hari kerja dalam seminggu yaitu tiap hari Jumat,” ujar Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, dalam konferensi pers, Selasa (31/3) malam.
Kesimpulan
WFH bagi ASN setiap Jumat dinilai pakar efektif mengurangi penggunaan BBM dan menghemat energi.
Sumber Referensi
https://jateng.tribunnews.com/nasional/1248687/daftar-harga-bahan-bakar-minyak-bbm-terbaru-jumat-3-april-2026-jateng-dan-seluruh-indonesia?page=4


Komentar