Melahirkan jadi salah satu momen yang paling ditunggu selama kehamilan. Saat usia kandungan sudah masuk 9 bulan, biasanya tinggal menghitung hari sampai waktu persalinan tiba. Meski begitu, tidak sedikit wanita yang merasa cemas atau takut, apalagi karena ada cerita-cerita tentang risiko saat proses melahirkan.
Padahal kalau dipikir-pikir, proses ini sebenarnya luar biasa. Tubuh wanita bisa beradaptasi sedemikian rupa, bahkan jalan lahir bisa meregang jauh lebih besar dari ukuran biasanya saat bayi akan keluar.
Berikut kami bagikan tips agar tidak sakit ketika melahirkan.
1. Bersikap rileks dan tenang.
Bersikap rileks atau tenang ketika menghadapi proses persalinan atau melahirkan bisa membantu calon ibu agar lebih mudah. Ketika akan melahirkan, baiknya calon ibu merenggangkan otot otot terutama otot pada bagian paha, perut juga pinggul.
Bersikap tenang juga bisa membantu ibu untuk berpikir lebih tenang dalam menjalani persalinan, akan tetapi jika seorang ibu merasa tegang, maka otot dalam tubuh menjadi lebih tegang dan kaku. Hal ini dapat membuat rasa sakit yang dirasakan menjadi bertambah besar.
2. Melatih pernafasan
Pernafasan adalah hal yang paling vital ketika akan melahirkan, karena dengan pernafasan yang bagus, energi dan pasokan udara didalam tubuh menjadi lebih baik. Selain itu, teknik pernafasan yang bagus juga bisa memberikan efek relaksasi kepada calon ibu yang akan melahirkan atau melakukan proses persalinan.
Proses persalinan sangat membutuhkan tenaga dan menguras energi, jika seorang ibu kehabisan tenaga dan tidak mampu mengatur tenaganya dengan baik, maka persalinan akan memakan waktu yang lama sehingga terasa begitu menyiksa
3. Mempelajari melalui media atau melalui teman yang berpengalaman.
Agar anda merasa lebih mudah dan tenang saat melahirkan, ada baiknya anda mencoba untuk belajar melalui video youtube, buku ataupun mencoba bertanya kepada teman yang berpengalaman. Akhir akhir ini banyak sekali video video di youtube yang bisa menjadi pelajaran dan dapat membantu anda agar mudah dan tau bahkan dapat mengetahui lebih dini rasa sakit ketika menjalani proses persalinan atau melahirkan.
Selain itu, anda juga bisa berkonsultasi dengan dokter kandungan yang ada didaerah anda. Dengan mengetahui langkah langkah dan proses yang benar, anda akan menjadi lebih nyaman karena pernah mempelajarinya.
4. Minta Dukungan Suami
Suami adalah orang terdekat istri dan juga calon bapak dari bayi yang kita kandung. Jadi sangat wajar apabila ibu meminta dukungan kepada suaminya. Apalagi dalam proses persalinan, dukungan suami dan keluarga terdekat menjadi sangat penting.
Dengan adanya suami yang selalu ada disamping ibu, juga bisa memberikan energi tambahan yang sangat baik agar tidak sakit ketika proses persalinan atau melahirkan.
5. Rajin Bergerak
Untuk memudahkan ibu ketika melahirkan dan menghindari dari rasa sakit ketika melahirkan, sang ibu disarankan banyak bergerak, seperti beraktifitas naik turun tangga, jalan jalan santai ketika pagi boleh diluar ruangan ataupun didalam ruangan. Tujuannya adalah agar sang calon bayi yang berada didalam perut dapat turun dan mencari jalan kepintu keluarnya.
Selain itu, aktifitas bergerak ini dipercaya dapat memudahkan ibu ketika melahirkan.
6. Konsumsi makanan yang sehat dan bergizi.
Ketika melahirkan akan banyak sekali energi yang terbuang, jika ibu kekurangan gizi atau energi, bisa membuat rasa sakit ketika melahirkan lebih menyakitkan. Oleh karena itu, sang ibu harus banyak makan makanan yang bergizi terutama makanan penambah darah dan yang kaya kalsium seperti bayam merah, susu sapi, susu kedelai, ikan sarden dan ikan salmon.
Makanan makanan tersebut bisa membantu calon ibu agar tidak terlalu mengalami sakit ketika akan melahirkan.
Penutup
Pada akhirnya, melahirkan memang nggak bisa sepenuhnya bebas dari rasa sakit. Tapi dengan persiapan yang tepat, rasa itu bisa lebih terkontrol dan nggak terasa “menakutkan” seperti yang dibayangkan.
Mulai dari belajar rileks, atur napas, sampai jaga kondisi tubuh, semua itu pelan-pelan bantu bikin proses persalinan jadi lebih ringan. Jangan lupa juga, dukungan dari orang terdekat itu sering kali jadi “tenaga tambahan” yang nggak kelihatan, tapi terasa banget.
Yang penting, jangan terlalu khawatir. Jalani saja satu per satu, percaya sama tubuh sendiri, dan tetap tenang. Karena pada akhirnya, semua perjuangan itu akan terbayar saat si kecil lahir dengan selamat.


Komentar