Berita Info Informasi
Beranda / Informasi / Ratusan Siswa Dan Guru Diduga Keracunan Usai Mengonsumsi Makanan Dari Program Makan Bergizi Gratis (MBG)

Ratusan Siswa Dan Guru Diduga Keracunan Usai Mengonsumsi Makanan Dari Program Makan Bergizi Gratis (MBG)

Ratusan Siswa Dan Guru Diduga Keracunan Usai Mengonsumsi Makanan Dari Program Makan Bergizi Gratis (MBG)
Ratusan Siswa Dan Guru Diduga Keracunan Usai Mengonsumsi Makanan Dari Program Makan Bergizi Gratis (MBG)

Dilansir dari Antaranews.com, sedikitnya 135 siswa dan guru diduga mengalami keracunan setelah mengonsumsi makanan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) di kawasan Pondok Kelapa, Jakarta Timur (Jaktim).

“Kami dapat informasi dari grup sekolah ada sekitar 135 siswa dan guru dari beberapa sekolah, diduga keracunan setelah makan MBG dari sekolah,” kata salah satu orang tua siswa SDN Pondok Kelapa 01 berinisial Z saat dikonfirmasi di Jakarta, Sabtu.

Kejadian ini berlangsung pada Kamis (2/4) sekitar pukul 11.00 WIB, bersamaan dengan waktu pembagian makanan kepada para siswa.

Z menjelaskan, biasanya anak-anak tidak langsung mengonsumsi menu MBG yang umumnya berupa nasi.




Namun, pada hari itu menu yang disajikan berupa spaghetti, sehingga banyak siswa langsung tertarik untuk memakannya di sekolah.

Selain itu, sebagian makanan dibawa pulang dan dikonsumsi oleh anggota keluarga, sehingga gejala serupa juga muncul pada orang tua.

“Ada yang makan di rumah, orang tuanya juga ikut keracunan. Gejalanya rata-rata demam, pusing, bahkan ada yang paling parah yakni sesak napas,” ucap Z.

Z menambahkan bahwa anaknya yang duduk di kelas 2B termasuk salah satu yang terdampak.




Meskipun anaknya tidak menghabiskan makanan yang disediakan, ia tetap mengalami demam yang berlangsung hingga saat ini.

Lebih lanjut, Z menyebutkan bahwa informasi yang diperoleh dari grup komunikasi orang tua menunjukkan kasus ini tidak hanya terjadi di satu sekolah.

Selain SDN Pondok Kelapa 01, sejumlah sekolah lain juga terdampak.

Berdasarkan laporan sementara dari Kepala Satuan Pelaksana (Kasatpel) Pendidikan Kecamatan Duren Sawit pada Jumat (3/4) pukul 11.18 WIB, jumlah korban yang diduga keracunan MBG mencapai 135 orang.




Rinciannya, SDN Pondok Kelapa 09 mencatat 33 siswa terdampak, tujuh di antaranya harus dirawat di RSUD Duren Sawit.

Di SDN Pondok Kelapa 01 terdapat 37 siswa, SDN Pondok Kelapa 07 sebanyak 31 siswa dengan delapan di antaranya menjalani perawatan, dan SMAN 91 melaporkan 34 orang, terdiri dari 28 siswa serta enam guru dan tenaga kependidikan.

“Dari total tersebut, sebanyak 15 orang dilaporkan harus menjalani perawatan intensif di rumah sakit, sementara sisanya menjalani rawat jalan,” ucap Z.

Z menambahkan bahwa kasus ini diduga melibatkan makanan dari penyedia yang sama, meskipun hingga saat ini identitas Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang memasok makanan ke sekolah-sekolah tersebut belum jelas.



“Kita juga lagi telusuri ini dari mana SPPG-nya. Kemungkinan sama, karena sekolah lain juga kena. Tapi sampai sekarang belum ada penjelasan,” ujar Z.

Ia juga menyebut bahwa komunikasi yang diterima sejauh ini hanya fokus pada penanganan korban, tanpa membahas sumber masalah.

Table of Contents

Kesimpulan

Semoga informasi ini menjadi perhatian bagi orang tua, sekolah, dan pihak terkait agar kejadian serupa dapat dicegah di masa mendatang, serta penanganan korban keracunan dapat lebih cepat dan tepat.



Sumber Referensi

  • https://kepri.antaranews.com/berita/255089/ratusan-siswa-dan-guru-diduga-keracunan-mbg

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan