Banyak masyarakat mengaku belum pernah menerima bantuan sosial meskipun merasa sudah memenuhi syarat sebagai keluarga kurang mampu.
Kondisi ini sering menimbulkan kebingungan dan pertanyaan di tengah masyarakat.
Padahal, pemerintah telah menetapkan sistem penilaian kesejahteraan melalui desil kesejahteraan untuk menentukan siapa yang berhak menerima bantuan sosial.
Dengan memahami sistem desil ini, masyarakat bisa mengetahui alasan mengapa belum tercatat sebagai penerima bansos.
Desil kesejahteraan merupakan pengelompokan kondisi ekonomi masyarakat berdasarkan data resmi pemerintah.
Sistem ini membagi masyarakat dari kelompok dengan tingkat kesejahteraan paling rendah hingga kelompok yang dianggap sudah mampu.
Pemerintah menggunakan data tersebut sebagai dasar penyaluran bantuan sosial agar tepat sasaran dan adil bagi masyarakat yang benar benar membutuhkan.
Apa Itu Desil Kesejahteraan
Dilansir dari laman www.wonokerto-wonosobo.go.id, Desil adalah sistem pengelompokan masyarakat ke dalam 10 kelompok berdasarkan tingkat kesejahteraan, di mana Desil 1 adalah kelompok dengan tingkat kesejahteraan terendah dan Desil 10 adalah yang tertinggi.
Masyarakat yang berada pada desil terbawah menjadi prioritas utama penerima bantuan sosial seperti PKH dan BPNT.
Jika seseorang berada pada desil menengah atau atas, maka sistem menganggap keluarga tersebut masih mampu memenuhi kebutuhan dasar secara mandiri.
Inilah alasan utama mengapa sebagian masyarakat belum menerima bansos meskipun sudah mengajukan atau mendaftarkan diri.
Penyebab Belum Pernah Menerima Bantuan Sosial
Ada beberapa penyebab umum mengapa seseorang belum pernah menerima bansos.
Salah satunya karena desil kesejahteraan terlalu tinggi sehingga tidak masuk dalam kelompok prioritas.
Penyebab lainnya berasal dari data kependudukan yang belum diperbarui, seperti perubahan alamat, status pekerjaan, atau kondisi ekonomi keluarga yang belum tercatat dalam sistem.
Selain itu, masyarakat yang belum terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial juga otomatis tidak masuk dalam daftar penerima bansos.
Oleh karena itu, pengecekan data secara mandiri menjadi langkah penting agar masyarakat memahami posisi kesejahteraan mereka.
Cara Cek Desil Kesejahteraan Secara Resmi
Pemerintah menyediakan layanan resmi agar masyarakat dapat mengecek status kesejahteraan secara mandiri melalui situs Kementerian Sosial.
Langkah ini bisa dilakukan menggunakan ponsel maupun komputer dengan koneksi internet.
Pertama, masyarakat membuka situs resmi cekbansos.kemensos.go.id melalui browser.
Setelah halaman terbuka, pengguna memilih wilayah tempat tinggal mulai dari provinsi hingga desa atau kelurahan.
Selanjutnya, pengguna menuliskan nama lengkap sesuai KTP.
Setelah itu, sistem meminta pengguna mengisi kode keamanan yang muncul di layar.
Jika semua data sudah diisi dengan benar, pengguna menekan tombol pencarian dan menunggu hasilnya.
Sistem akan menampilkan status kepesertaan bansos beserta keterangan desil kesejahteraan.
Dari informasi ini, masyarakat bisa mengetahui apakah sudah masuk dalam kelompok prioritas atau belum.
Langkah Jika Desil Kesejahteraan Masih Tinggi
Jika hasil pengecekan menunjukkan desil kesejahteraan masih tinggi, masyarakat tidak perlu berkecil hati.
Pemerintah membuka ruang perbaikan data melalui aplikasi resmi Cek Bansos.
Masyarakat dapat mengajukan pembaruan data sesuai kondisi ekonomi terkini dengan menyertakan informasi yang jujur dan lengkap.
Selain itu, masyarakat juga bisa melapor kepada aparat desa atau kelurahan setempat agar data kesejahteraan diperbarui dan diverifikasi oleh petugas sosial.
Langkah ini membantu pemerintah menyesuaikan data dengan kondisi riil di lapangan.
Pentingnya Memahami Sistem Desil Kesejahteraan
Sistem ini dibuat untuk menjaga keadilan agar bantuan sosial benar benar diterima oleh keluarga yang paling membutuhkan.
Pengecekan mandiri juga membantu masyarakat mengetahui posisi ekonomi mereka dalam data pemerintah dan mengambil langkah yang tepat jika diperlukan.
Dengan data yang akurat, program bansos dapat berjalan lebih transparan dan tepat sasaran.
Sumber referensi: https://www.wonokerto-wonosobo.go.id/artikel/2025/10/14/mengenal-apa-itu-desil-bansos-dan-cara-mengeceknya




