Cara Mendaftar bansos balita dari usia 0 sampai 6 tahun sekarang menjadi lebih transparan dan dapat dilakukan secara mandiri.
Program Perlindungan sosial ini khusus dirancang untuk mendukung kebutuhan nutrisi dan kesehatan anak usia dini melalui skema Program Keluarga Harapan (PKH).
Kabar baiknya, proses pendaftaran bansos kini semakin mudah, dan praktis karena bisa dilakukan secara online hanya melalui HP.
Tanpa harus antre lama atau datang ke kantor desa, orang tua cukup menyiapkan data diri dan mengikuti langkah-langkah yang tersedia secara digital.
Kemudahan ini tentu sangat memiliki keterbatasan waktu dan akses. Namun, pendaftaran, syarat yang dibutuhkan, serta cara mengecek status penerima bantuan.
Oleh karna itu, Penting untuk mengetahui panduan terbaru agar proses pendaftaran bansos balita usia 0 sampai 6 tahun bisa berjalan lancar dan tidak terlewatkan.
Apa Itu Bansos Balita?
Bansos balita adalah bantuan sosial dari pemerintah yang ditujukan untuk anak usia balita (0–5 tahun), terutama yang berasal dari keluarga kurang mampu, dengan tujuan membantu pemenuhan gizi, kesehatan, dan tumbuh kembang anak.
Cara Cek Bansos Balita Lewat HP
Bansos Balita merupakan bagian dari komponen kesehatan dalam Program Keluarga Harapan (PKH).
Jadi pengecekannya menggunakan sistem yang sama dengan PKH reguler. Begini Langkah-langkahnya:
- Buka browser di HP, lalu akses cekbansos.kemensos.go.id
- Pilih wilayah secara berurutan:
Provinsikabupaten/kota
Kecamatan
Kelurahan/desa - Masukkan 16 digit NIK sesuai KTP
- Ketik kode captcha yang muncul di layar
- Tekan tombol Cari Data
Kalau data terdaftar, sistem akan menampilkan nama balita, status bantuan, periode pencairan dan lokasi penyaluran.
Syarat Daftar Bansos Balita (PKH)
1. Anak berusia 0–6 tahun
- Dibuktikan dengan akta kelahiran atau KK
2. Warga Negara Indonesia (WNI)
- Memiliki NIK yang valid
3. Terdaftar dalam Kartu Keluarga (KK)
- Data anak tercantum jelas di KK
4. Keluarga tergolong kurang mampu
- Terdaftar dalam DTKS (Data Terpadu Kesejahteraan Sosial)
5. Memiliki Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) (jika ada)
- Digunakan sebagai rekening penyaluran bantuan
6. Balita rutin memeriksakan kesehatan
- Ke posyandu atau puskesmas
- Meliputi penimbangan, imunisasi, dan pemantauan gizi
7. Tidak menerima bantuan sejenis yang sama
- Untuk menghindari bantuan ganda
8. Berdomisili sesuai data kependudukan
- Alamat sesuai KTP/KK
Dokumen Yang Dibutuhkan Untuk Daftar Bansos Balita
- KTP orang tua
- Kartu Keluarga (KK)
- Akta kelahiran balita
- KKS (jika ada)
Cara Daftar Bansos Balita Via HP
Bagi yang belum terdaftar di DTKS, bisa mengajukan diri melalui aplikasi Cek Bansos dari Kemensos yang tersedia di Play Store. Simak Langkah-Langkahnya:
- Unduh dan instal aplikasi Cek Bansos.
- Buat akun dengan data sesuai KTP.
- Pilih menu “Daftar Usulan” untuk mengajukan diri atau keluarga.
- Isi data lengkap termasuk NIK, KK, alamat, serta kategori penerima (ibu hamil/balita).
- Setelah data diajukan, petugas sosial akan melakukan verifikasi lapangan.
Jika disetujui, data penerima akan otomatis masuk ke DTKS dan mulai berpeluang menerima bantuan di tahap berikutnya.
Nominal Bantuan Bansos Balita Tahun 2026
- Tahap 1: Januari – Maret : Rp 750.000
- Tahap 2 April – Juni Rp 750.000
- Tahap 3 Juli – September Rp 750.000
- Tahap 4 Oktober – Desember Rp 750.000
Tips Agar Bansos Balita Lancar
- Rutin menimbang berat badan anak di Posyandu setiap bulan.
- Lakukan imunisasi dasar lengkap sesuai jadwal dokter/bidan.
- Pastikan kartu KKS (ATM Bansos) dipegang sendiri dan tidak dipindahtangankan.
- Tarik bantuan segera setelah ada informasi pencairan dari pendamping.
- Hadir dalam pertemuan kelompok (P2K2) yang diadakan pendamping PKH.
- Jangan pindah alamat tanpa melapor ke Dinas Sosial dan Dukcapil.
Kesimpulan
Bansos untuk balita usia 0–6 tahun kini bisa didaftarkan dengan mudah lewat HP. Orang tua cukup menyiapkan NIK, KK, dan data pendukung, lalu mendaftar melalui aplikasi atau website resmi pemerintah.




