Memasuki bulan suci Ramadan, pertanyaan mengenai batas waktu sahur kembali menjadi perbincangan hangat. Banyak umat Muslim ingin memastikan kapan waktu terakhir makan dan minum sebelum puasa dimulai, serta apakah diperbolehkan tetap makan saat azan Subuh sudah berkumandang. Memahami hal ini penting agar ibadah puasa tetap sah dan sesuai tuntunan syariat.
Keutamaan Sahur dalam Ajaran Islam
Sahur bukan sekadar makan sebelum fajar, tetapi juga ibadah yang dianjurkan. Dalam hadis riwayat Sahih Bukhari dan Sahih Muslim disebutkan bahwa di dalam sahur terdapat keberkahan. Karena itu, umat Islam sangat dianjurkan untuk tidak meninggalkan sahur, meskipun hanya dengan seteguk air.
Mengapa Ada Waktu Imsak?
Istilah imsak sering dipahami sebagai batas berhenti makan. Padahal, imsak lebih tepat disebut sebagai pengingat bahwa waktu Subuh sudah dekat. Artinya, imsak bukanlah waktu haram makan, melainkan tanda agar seseorang bersiap menghentikan sahur.
Dalam sejumlah riwayat disebutkan bahwa Rasulullah SAW mengakhirkan sahur, yaitu makan mendekati waktu Subuh. Jarak antara selesai sahur dan pelaksanaan salat Subuh diperkirakan sekitar waktu membaca 50 ayat Al-Qur’an atau kurang lebih 10 menit.
Hal ini menunjukkan bahwa sahur dianjurkan dilakukan di akhir waktu, bukan terlalu jauh sebelum fajar.
Apakah Boleh Makan Saat Azan Subuh?
Ada hadis dalam riwayat Sunan Abu Dawud yang menyebutkan bahwa seseorang boleh menyelesaikan makanan di tangannya ketika mendengar panggilan azan. Namun, para ulama menjelaskan bahwa hadis tersebut merujuk pada azan pertama sebelum terbitnya fajar.
Pada masa Nabi Muhammad SAW, terdapat dua kali azan Subuh:
- Azan pertama sebagai penanda waktu sahur hampir habis
- Azan kedua sebagai tanda masuknya waktu Subuh (fajar terbit)
Jika azan kedua telah dikumandangkan dan fajar sudah terlihat, maka waktu sahur resmi berakhir. Makan atau minum setelah itu dapat membatalkan puasa. Dengan kata lain, batas akhir sahur adalah ketika waktu Subuh benar-benar masuk.
Tips Agar Tidak Melewati Waktu Sahur
Agar tidak terlambat dan tetap bisa sahur tepat waktu, berikut beberapa langkah yang bisa dilakukan:
- Tidur lebih awal agar tubuh lebih segar saat bangun dini hari
- Menyiapkan menu sahur sejak malam sebelumnya
- Memasang alarm lebih dari satu sebagai pengingat
- Meminta bantuan anggota keluarga untuk saling membangunkan
Persiapan yang baik akan membantu menjalankan puasa dengan lebih nyaman dan tenang.
Kesimpulan
Batas akhir sahur adalah saat masuknya waktu Subuh, bukan saat imsak. Imsak hanya berfungsi sebagai pengingat agar umat Muslim bersiap menghentikan makan dan minum. Jika azan Subuh kedua telah berkumandang dan fajar terbit, maka sahur harus dihentikan agar puasa tetap sah.
Memahami aturan ini membantu umat Islam menjalankan ibadah Ramadan dengan lebih yakin dan sesuai tuntunan agama.
Sumber
https://www.metrotvnews.com/read/k8oCQ456-kapan-harus-berhenti-makan-saat-sahur-ini-penjelasannya




