Pemerintah kembali menyalurkan bantuan sosial senilai Rp600 ribu kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Dana bantuan ini mulai disalurkan secara bertahap ke rekening penerima sesuai dengan mekanisme yang telah ditetapkan.
Di sisi lain, masyarakat juga diminta untuk terus memantau informasi terbaru terkait Bantuan Subsidi Upah (BSU) Kemenag serta perkembangan pencairan BPNT susulan, agar tidak melewatkan jadwal maupun status bantuan yang menjadi haknya.
Berdasarkan informasi yang bersumber dari kanal YouTube Nita’s TV, berikut penjelasan mengenai jenis bantuan yang saat ini sedang dicairkan beserta kelompok penerimanya.
Bantuan Subsidi Upah Untuk Guru Dan Tenaga Kependidikan Kemenag
Bantuan tunai sebesar Rp600.000 yang ramai diperbincangkan saat ini diketahui merupakan Bantuan Subsidi Upah (BSU).
Seperti dilansir dari radarbogor.jawapos.com, bantuan ini termasuk pencairan lanjutan bagi penerima yang belum mendapatkan bantuan pada penghujung tahun 2025.
-
Penerima Bantuan
- Program ini ditujukan bagi guru madrasah (MI, MTs, MA) serta tenaga kependidikan seperti staf Tata Usaha (TU) yang berada di bawah koordinasi Kementerian Agama.
-
Syarat Penerima BSU
- Memiliki penghasilan di bawah Rp3,5 juta per bulan
- Terdaftar aktif sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan
-
Cara Mengecek Status
- Guru dan tenaga kependidikan dapat melakukan pengecekan secara mandiri melalui situs resmi BPJS Ketenagakerjaan untuk memastikan apakah termasuk dalam daftar penerima BSU susulan pada bulan Januari.
Perhatikan Jadwal Dan Ketentuan Penarikan Dana
Setiap bantuan sosial pemerintah, baik BSU maupun BPNT, memiliki batas waktu pencairan yang perlu diperhatikan oleh penerima.
Apabila dana telah masuk ke rekening namun tidak segera digunakan atau ditarik sesuai ketentuan waktu, terdapat kemungkinan dana tersebut dikembalikan ke kas negara.
Hal yang Perlu Dilakukan:
- Rutin memeriksa saldo melalui layanan mobile banking
- Memastikan kartu KKS atau ATM aktif dan tidak terblokir
- Segera menarik dana setelah bantuan dinyatakan masuk untuk menghindari kendala administrasi
Sebagian besar dana Rp600.000 yang telah diterima masyarakat saat ini berasal dari BSU sektor pendidikan, khususnya untuk tenaga pendidik di lingkungan Kementerian Agama. Sementara itu, bantuan BPNT susulan untuk alokasi tahun 2025 masih dalam tahap pemrosesan sistem dan memerlukan waktu lanjutan sebelum dicairkan.
Kesimpulan
Semoga bantuan yang disalurkan dapat dimanfaatkan dengan baik oleh penerima serta memberikan dampak positif.
Sumber Referensi
- https://radarbogor.jawapos.com/bansos/2477072679/akhirnya-dana-bansos-rp600-ribu-masuk-rekening-kpm-fokus-pada-bsu-kemenag-dan-status-bpnt-susulan#google_vignette




