Bantuan Langsung Tunai (BLT) Desa Kembali Cair di Bulan Juli 2025
Pemerintah melalui Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi kembali menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Desa Juli 2025. Program ini diberikan kepada masyarakat desa yang terdampak secara ekonomi, terutama akibat harga kebutuhan pokok yang terus naik.
BLT Desa menjadi salah satu bentuk perlindungan sosial untuk menjaga daya beli masyarakat miskin dan rentan. Bantuan ini bersumber dari Dana Desa dan disalurkan langsung ke rekening penerima.
Nominal BLT Desa Juli 2025
Besaran BLT Desa Juli 2025 yang diberikan kepada setiap penerima tetap sama seperti bulan-bulan sebelumnya, yaitu:
Rp300.000 per Keluarga Penerima Manfaat (KPM)
Dana tersebut akan disalurkan sekali dalam sebulan. Namun, dalam beberapa kasus tertentu, bantuan bisa dirapel hingga dua bulan sekaligus, tergantung kebijakan desa dan kesiapan administrasi.
Syarat Penerima BLT Desa Juli 2025
Tidak semua warga desa bisa menerima BLT. Pemerintah telah menetapkan sejumlah syarat utama untuk menerima BLT Desa, antara lain:
- Tercatat dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS)
- Bukan penerima bansos lain seperti PKH atau BPNT
- Terdampak ekonomi akibat krisis atau kenaikan harga kebutuhan pokok
- Belum memiliki pekerjaan tetap
- Berdomisili di desa tempat BLT disalurkan
Selain itu, penetapan penerima dilakukan melalui Musyawarah Desa Khusus (Musdesus) agar tepat sasaran dan adil.
Cara Cek Apakah Menerima BLT Desa Juli 2025
Cek melalui situs resmi Kemendesa (Kementerian Desa, PDT dan Transmigrasi):
- Kunjungi laman resmi https://sid.kemendesa.go.id
- Pilih lokasi sesuai domisili Anda mulai dari Provinsi, Kabupaten, Kecamatan, hingga Desa
- Masukkan nama lengkap Anda sesuai KTP
- Klik tombol “Cari”
Jika nama Anda muncul, itu artinya Anda terdaftar sebagai penerima BLT Desa Juli 2025.
Manfaat BLT Dana Desa untuk Keluarga Penerima
Bantuan Rp 300.000 setiap bulan ini dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan pokok seperti bahan makanan, obat-obatan, dan kebutuhan mendesak lainnya. Dengan BLT, diharapkan daya beli masyarakat desa tetap terjaga di tengah situasi ekonomi yang belum sepenuhnya stabil.



