Penyaluran Bantuan Sosial Program Keluarga Harapan (PKH) kembali menjadi perhatian masyarakat pada Desember 2025.
Banyak keluarga ingin memastikan apakah namanya masih tercatat sebagai penerima bantuan dari pemerintah, terutama menjelang akhir tahun.
PKH merupakan program bantuan sosial bersyarat yang dikelola oleh Kementerian Sosial (Kemensos) dan ditujukan bagi keluarga dengan kondisi ekonomi tertentu.
Bantuan ini hanya diberikan kepada warga yang sudah terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) atau basis data resmi kesejahteraan pemerintah.
Kabar baiknya, kamu bisa mengecek status penerima PKH tanpa harus datang ke kantor desa, karena Kemensos telah menyediakan layanan pengecekan berbasis online yang bisa diakses kapan saja.
Siapa Saja yang Berpeluang Menerima PKH?
Tidak semua warga otomatis mendapatkan bantuan PKH. Program ini menyasar keluarga yang memiliki komponen tertentu, antara lain:
- Ibu hamil atau nifas
- Anak usia balita
- Anak yang masih bersekolah (SD, SMP, SMA/sederajat)
- Lansia berusia 60 tahun ke atas
- Penyandang disabilitas berat
Jika dalam satu keluarga terdapat lebih dari satu komponen, maka bantuan yang diterima bisa disesuaikan dengan ketentuan yang berlaku.
Nominal Bantuan PKH yang Diberikan Pemerintah
Besaran bantuan PKH berbeda-beda tergantung kategori penerima. Dana bantuan disalurkan secara bertahap sepanjang tahun, termasuk pada periode Desember.
Secara umum, nominal bantuan berkisar dari ratusan ribu hingga jutaan rupiah per tahun, sesuai dengan komponen yang dimiliki keluarga penerima.
Besaran tersebut ditetapkan pemerintah dengan tujuan membantu memenuhi kebutuhan dasar, seperti kesehatan, pendidikan, dan kesejahteraan lansia.
Cara Cek Status Bansos PKH Desember 2025
Untuk memastikan apakah kamu termasuk penerima PKH, ikuti langkah-langkah berikut:
1. Buka Layanan Cek Bansos Resmi
Akses situs resmi Kemensos melalui halaman Cek Bansos di internet menggunakan ponsel atau laptop.
2. Masukkan Data Sesuai KTP
Isi data wilayah tempat tinggal mulai dari provinsi hingga desa/kelurahan.
Masukkan nama lengkap sesuai yang tertera pada KTP.
3. Lakukan Verifikasi Keamanan
Masukkan kode captcha yang muncul sebagai bukti bahwa pencarian dilakukan oleh pengguna asli.
4. Jalankan Pencarian Data
Klik tombol pencarian dan tunggu sistem menampilkan hasil sesuai data yang tersimpan di DTKS.
5. Cek Informasi Bantuan
Jika terdaftar, kamu akan melihat informasi mengenai:
- Jenis bantuan yang diterima
- Status penyaluran
- Periode pencairan bantuan
Jika nama kamu belum muncul, kemungkinan data belum terverifikasi atau kamu belum masuk dalam daftar KPM aktif.
Pentingnya Memastikan Data Kependudukan Valid
Salah satu penyebab utama warga gagal menerima bansos adalah data kependudukan yang tidak sinkron, seperti NIK tidak aktif, alamat berbeda, atau perubahan status keluarga yang belum diperbarui.
Pastikan data KTP dan Kartu Keluarga kamu sudah sesuai dengan kondisi terbaru di Dukcapil agar peluang menerima bantuan sosial tetap terbuka.




