Pemerintah kembali menyalurkan bantuan sosial (bansos) reguler kepada masyarakat pada April 2026. Program yang akan memasuki tahap kedua ini mencakup Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) yang ditujukan bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Penyaluran bansos tahap pertama telah berlangsung pada Januari hingga Maret 2026. Selanjutnya, tahap kedua dijadwalkan cair mulai April sampai Juni 2026.
Bansos Tetap Cair Meski Ada Efisiensi Anggaran
Di tengah rencana efisiensi anggaran kementerian, pemerintah memastikan penyaluran bansos tetap berjalan. Menteri Sosial, Saifullah Yusuf, menegaskan bahwa program bantuan sosial tidak akan terdampak kebijakan tersebut. Menurutnya, bansos merupakan instrumen penting dalam menjaga ketahanan ekonomi masyarakat, khususnya kelompok rentan dan kurang mampu.
Pengertian PKH dan BPNT
PKH adalah bantuan berupa uang tunai yang diberikan kepada keluarga dengan kategori tertentu. Penyalurannya dilakukan dalam empat tahap setiap tahun. Sementara itu, BPNT merupakan bantuan pangan senilai Rp200.000 per bulan yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan bahan pokok. Dalam beberapa kondisi, kedua bantuan ini bisa diterima secara bersamaan oleh satu keluarga penerima.
Target Penerima Bansos 2026
Penyaluran banso berdasarkan pada data terbaru pemerintah, yaitu Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). Sistem ini menggantikan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) sebagai basis utama penerima bantuan. Masyarakat yang masuk dalam kelompok desil rendah memiliki peluang lebih besar untuk menerima bansos. Oleh karena itu, penting memastikan Nomor Induk Kependudukan (NIK) pada KTP sudah terdaftar dalam sistem DTSEN.
Cara Cek Penerima Bansos April 2026
Berikut langkah mudah untuk mengecek status penerima bansos:
Melalui Website Resmi
- Kunjungi situs resmi https://cekbansos.kemensos.go.id
- Pilih wilayah (provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, desa/kelurahan)
- Masukkan nama sesuai KTP
- Isi kode captcha
- Klik “Cari Data”
- Sistem akan menampilkan status penerimaan jika terdaftar
Melalui Aplikasi Cek Bansos
- Unduh aplikasi Cek Bansos di Play Store atau App Store
- Login atau daftar akun
- Pilih menu “Cek Bansos”
- Isi data sesuai KTP
- Lakukan verifikasi
- Klik “Cari Data”
- Informasi penerimaan akan ditampilkan secara lengkap
Besaran Bantuan PKH 2026
Berikut rincian nominal bantuan PKH berdasarkan kategori penerima:
- Ibu hamil/nifas: Rp750.000 per tahap (Rp3.000.000 per tahun)
- Anak usia dini (0–6 tahun): Rp750.000 per tahap (Rp3.000.000 per tahun)
- Anak SD/sederajat: Rp225.000 per tahap (Rp900.000 per tahun)
- Anak SMP/sederajat: Rp375.000 per tahap (Rp1.500.000 per tahun)
- Anak SMA/sederajat: Rp500.000 per tahap (Rp2.000.000 per tahun)
- Penyandang disabilitas berat: Rp600.000 per tahap (Rp2.400.000 per tahun)
- Lanjut usia: Rp600.000 per tahap (Rp2.400.000 per tahun)
- Korban pelanggaran HAM berat: Rp2.700.000 per tahap (Rp10.800.000 per tahun)
Kesimpulan
Pencairan bansos PKH dan BPNT tahap kedua pada April 2026 menjadi kabar baik bagi masyarakat. Meski ada efisiensi anggaran, pemerintah memastikan bantuan tetap disalurkan secara optimal. Agar tidak ketinggalan, masyarakat disarankan segera mengecek status penerimaan bansos melalui situs resmi atau aplikasi, serta memastikan data NIK sudah terdaftar dalam DTSEN.
Sumber
https://jabar.tribunnews.com/lifestyle/1168304/siap-siap-bansos-pkh-dan-bpnt-masuk-tahap-2-bulan-april-2026-cek-nik-ktp-terdaftar-atau-tidak?page=all#goog_rewarded




