Menjelang akhir Januari 2026, tepatnya pada rentang tanggal 26 hingga 31 Januari, masyarakat kembali menanti kepastian penyaluran bantuan sosial dari pemerintah.
Melalui Kementerian Sosial (Kemensos), pemerintah terus melanjutkan distribusi dua bantuan utama, yaitu Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).
Kedua program tersebut menyasar kurang lebih 18 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di seluruh wilayah Indonesia.
Agar bantuan tepat sasaran, Kemensos menyediakan fasilitas pengecekan data penerima yang dapat diakses langsung oleh masyarakat secara mandiri.
Panduan Mengecek Penerima Bansos PKH dan BPNT Januari 2026
Masyarakat yang ingin memastikan status sebagai penerima PKH atau BPNT pada Januari 2026 dapat melakukan pengecekan secara daring menggunakan ponsel maupun komputer.
Dilansir dari kompas.tv, adapun langkah-langkah pengecekan data bansos adalah sebagai berikut:
- Akses laman resmi Kemensos melalui situs cekbansos.kemensos.go.id
- Tentukan wilayah sesuai alamat pada KTP, mulai dari provinsi hingga desa atau kelurahan
- Masukkan nama lengkap penerima manfaat sesuai identitas kependudukan
- Isi kode captcha sebagai verifikasi
- Tekan tombol “Cari Data”
Apabila nama terdaftar, sistem akan menampilkan informasi penerima, jenis bantuan yang diterima, serta periode penyaluran bansos.
Besaran Bantuan PKH Tahun 2026
Pada 2026, bantuan PKH diberikan berdasarkan kategori atau komponen yang dimiliki oleh masing-masing keluarga penerima. Penyalurannya dilakukan secara berkala setiap tiga bulan.
Berikut rincian bantuan PKH per tahap pencairan:
- Ibu hamil atau masa nifas: Rp750.000
- Anak usia dini (0–6 tahun): Rp750.000
- Lansia berusia 60 tahun ke atas: Rp600.000
- Penyandang disabilitas berat: Rp600.000
- Korban pelanggaran HAM berat: Rp2.700.000
Bantuan PKH Untuk Sektor Pendidikan
Selain komponen kesehatan dan sosial, PKH juga mencakup bantuan pendidikan yang disesuaikan dengan jenjang sekolah anak penerima, dengan rincian sebagai berikut:
- Peserta didik SD atau sederajat: Rp225.000
- Peserta didik SMP atau sederajat: Rp375.000
- Peserta didik SMA atau sederajat: Rp500.000
Besaran Bantuan BPNT Januari 2026
Tidak seperti PKH, bantuan BPNT diberikan dengan nominal yang sama kepada seluruh KPM. Setiap keluarga menerima bantuan sebesar Rp200.000 setiap bulan.
Apabila penyaluran dilakukan untuk periode tiga bulan sekaligus, maka total dana BPNT yang diterima pada Januari 2026 mencapai Rp600.000 per KPM.
Sasaran Dan Manfaat Program PKH dan BPNT 2026
Pelaksanaan PKH dan BPNT pada 2026 bertujuan untuk membantu meringankan beban ekonomi keluarga miskin dan rentan. Selain itu, program ini juga difokuskan pada pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat, seperti pangan, pendidikan, dan layanan kesehatan.
Penyaluran bantuan diharapkan mampu meningkatkan kualitas gizi keluarga penerima sehingga dapat menekan angka stunting dan kekurangan gizi.
Di sisi lain, perputaran dana bansos di tingkat lokal turut membantu menjaga daya beli masyarakat serta mendorong aktivitas ekonomi, khususnya bagi pasar tradisional dan pelaku usaha kecil di sekitar wilayah penerima.
Kesimpulan
Semoga program PKH dan BPNT ini benar-benar tepat sasaran, berjalan lancar, dan mampu meningkatkan kesejahteraan serta kualitas hidup keluarga penerima manfaat di seluruh Indonesia.
Sumber: https://www.kompas.tv/info-publik/644139/bansos-pkh-bpnt-2026-cair-januari-hingga-maret-ini-cara-cek-penerimanya




