Pemerintah, melalui Kementerian Sosial, kembali menyalurkan Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) untuk tahap pertama tahun 2026.
Penyaluran bantuan ini dijadwalkan mulai cair pada bulan Februari 2026.
Program bansos ini bertujuan untuk meringankan beban ekonomi keluarga miskin dan rentan miskin, sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Pengertian BPNT
Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) merupakan bantuan yang diberikan untuk membeli kebutuhan pokok dalam bentuk non-tunai.
BPNT disalurkan empat kali dalam setahun, dengan total bantuan sebesar Rp600.000 per tahap.
Tujuan BPNT
Dilansir dari Detik.com Program Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) memiliki beberapa tujuan, yaitu:
- Meringankan beban biaya Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dengan membantu pemenuhan sebagian kebutuhan pangan mereka
- Memberikan asupan makanan bergizi dan seimbang bagi KPM
- Meningkatkan akurasi dan ketepatan waktu penyaluran bantuan pangan kepada KPM
- Memberikan kebebasan pilihan bagi KPM dalam memenuhi kebutuhan pangan mereka
- Mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) atau tujuan pembangunan berkelanjutan
Nominal Penerima Bansos Tahap 1
Pada tahap pertama, jumlah keluarga yang mendapatkan PKH dan BPNT mencapai sekitar 18 juta keluarga di seluruh Indonesia. Informasi ini disampaikan oleh Menteri Sosial Saifullah Yusuf di Jakarta pada Jumat, 23 Januari 2026.
Besaran dan Jadwal Penyaluran BPNT
Untuk tahun 2026, BPNT diberikan sebesar Rp200.000 per bulan kepada setiap Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Penyaluran dilakukan per tahap setiap triwulan, sehingga total bantuan yang diterima selama Januari, Februari, dan Maret mencapai Rp600.000.
Cara Mengecek Penerima Bansos 2026
Dilansir dari Kompas.com masyarakat yang ingin memastikan apakah termasuk penerima PKH atau BPNT tahap 1 tahun 2026 dapat melakukan pengecekan mandiri dengan Kartu Tanda Penduduk (KTP). Berikut langkah-langkahnya:
- Buka laman resmi cekbansos.kemensos.go.id
- Masukkan alamat lengkap sesuai KTP (provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, dan desa/kelurahan)
- Ketik nama lengkap sesuai KTP
- Masukkan kode captcha yang muncul pada layar
- Klik tombol “Cari Data”
- Sistem akan menampilkan hasil apakah Anda terdaftar sebagai penerima bantuan atau tidak
Penyaluran PKH Berdasarkan Kategori Penerima
Bantuan PKH diberikan secara bertahap sesuai kategori penerima, meliputi:
- Ibu hamil
- Anak usia dini
- Pelajar SD, SMP, dan SMA
- Lansia
- Penyandang disabilitas berat
Sementara itu, BPNT diberikan dalam bentuk saldo elektronik yang dapat digunakan untuk membeli kebutuhan pokok di e-warong yang telah ditentukan pemerintah.
Kesimpulan
Bansos PKH dan BPNT tahap 1 tahun 2026 mulai dicairkan Februari untuk 18 juta keluarga, dan masyarakat bisa memeriksa sendiri apakah termasuk penerima.
Sumber Referensi
https://www.kompas.tv/info-publik/646921/bansos-pkh-bpnt-2026-tahap-1-cair-februari-untuk-18-juta-penerima-ini-cara-cek-apakah-kamu-termasuk
https://www.detik.com/sumbagsel/berita/d-8328092/kriteria-penerima-bansos-bpnt-2026-cek-aturan-kuota-terbaru-dan-nominal



