Bansos PKH–BPNT Akhir 2025 Belum Cair: Ini Solusi yang Bisa Dilakukan KPM
Menjelang berakhirnya tahun 2025, sejumlah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) masih menunggu pencairan bansos PKH dan BPNT yang belum masuk ke rekening. Padahal, penyaluran tahap keempat disebut sebagai bantuan terakhir di tahun ini.
Meski begitu, masyarakat diminta tidak langsung khawatir. Penyaluran PKH dan BPNT masih berjalan hingga 31 Desember 2025, sehingga KPM masih memiliki kesempatan untuk mengecek saldo Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) sebelum menganggap bantuan bermasalah.
Pencairan PKH dan BPNT Dilakukan Bertahap
KPM disarankan tetap tenang dan rutin mengecek saldo, terutama pada 30–31 Desember 2025. Perlu diketahui, pencairan bansos tidak dilakukan secara bersamaan karena mengikuti proses validasi dan sinkronisasi data penerima.
Mengacu pada informasi dari kanal YouTube Pendamping Sosial, jika memasuki Januari 2026 bansos belum juga cair, KPM dianjurkan segera memeriksa status kepesertaan melalui sistem SIKS-NG.
Langkah ini penting karena bantuan yang tertunda umumnya disebabkan oleh kendala data, seperti:
- Status kepesertaan tidak aktif
- Nama KPM sudah tidak terdaftar sebagai penerima
- Terjadi perubahan kondisi ekonomi keluarga
- Data belum diperbarui atau belum tersinkron
Akhir Tahun, Saldo Bansos Bisa Muncul Mendadak
Pada penghujung tahun, saldo bansos bisa masuk secara tiba-tiba. Hal ini berkaitan dengan upaya pemerintah melakukan penyesuaian kuota bansos nasional yang belum sepenuhnya tersalurkan.
Dalam kondisi tersebut, dana dapat dialihkan kepada KPM yang sebelumnya belum menerima bantuan. Namun, apabila saldo KKS tidak pernah dicek, sistem berpotensi menonaktifkan saldo karena dianggap tidak digunakan.
Oleh sebab itu, seluruh pemegang KKS—baik yang lama tidak menerima bansos maupun yang merasa bantuan sudah cair—tetap disarankan melakukan pengecekan rutin hingga akhir tahun.
Viral Dana Rp400 Ribu, Ini Penjelasan Sebenarnya
Beredarnya bukti penarikan bansos Rp400.000 pada bulan Desember memicu salah paham di masyarakat. Dana tersebut bukan bantuan baru tahap keempat, melainkan bantuan lama yang pencairannya sempat tertunda.
Keterlambatan pencairan bisa disebabkan oleh:
- Proses pembaruan dan pemutakhiran data penerima
- Keterlambatan pencetakan atau distribusi KKS
- KPM yang baru dinyatakan memenuhi syarat
Dana tersebut sejatinya merupakan alokasi bansos pertengahan tahun yang baru dapat dicairkan menjelang akhir 2025.
Tidak Semua Lansia Berhak Menerima Bansos
Masih berkembang anggapan bahwa setiap lansia otomatis mendapatkan bansos. Faktanya, penetapan penerima bantuan sosial berdasarkan kondisi ekonomi, bukan semata faktor usia.
Lansia yang dinilai mampu, memiliki aset, atau masih ditanggung keluarga dengan kondisi ekonomi stabil tidak menjadi prioritas penerima. Program bansos difokuskan untuk keluarga miskin dengan anggota rentan.
Kesimpulan
Jika bansos PKH dan BPNT belum cair hingga akhir Desember 2025, KPM tidak perlu panik. Pastikan rutin mengecek saldo KKS dan memastikan status kepesertaan di SIKS-NG tetap aktif.
Apabila memasuki Januari bantuan masih belum diterima, segera lakukan koordinasi dengan pendamping sosial atau aparat desa setempat agar permasalahan data dapat segera ditindaklanjuti.




