Pemerintah kembali menyalurkan Bantuan Sosial Program Keluarga Harapan (PKH) kepada masyarakat yang memenuhi syarat sebagai penerima.
Program ini bertujuan membantu keluarga kurang mampu dalam memenuhi kebutuhan dasar, terutama di sektor pendidikan, kesehatan, dan kesejahteraan sosial.
PKH menjadi salah satu program prioritas pemerintah yang telah berjalan lama dan terus dimanfaatkan oleh jutaan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di berbagai daerah di Indonesia. Penyaluran bantuan dilakukan secara bertahap dalam satu tahun anggaran.
Berdasarkan keterangan dari Kementerian Sosial, penerima bansos PKH mencakup beberapa kelompok, seperti ibu hamil, anak usia dini, pelajar, penyandang disabilitas, serta lansia. Besaran bantuan yang diberikan berbeda sesuai dengan kategori penerima, dengan rincian sebagai berikut:
- Ibu hamil: Rp 3 juta per tahun (Rp 750.000 per tahap)
- Anak usia dini: Rp 3 juta per tahun (Rp 750.000 per tahap)
- Siswa SD: Rp 900.000 per tahun (Rp 225.000 per tahap)
- Siswa SMP: Rp 1,5 juta per tahun (Rp 375.000 per tahap)
- Siswa SMA: Rp 2 juta per tahun (Rp 500.000 per tahap)
- Disabilitas berat: Rp 2,4 juta per tahun (Rp 600.000 per tahap)
- Lansia usia 60 tahun ke atas: Rp 2,4 juta per tahun (Rp 600.000 per tahap)
- Korban pelanggaran HAM berat: Rp 10,8 juta per tahun (Rp 2,7 juta per tahap)
Dilansir dari asatunews Masyarakat juga dapat mengecek status penerimaan bansos PKH secara mandiri melalui dua cara, yakni lewat situs resmi maupun aplikasi yang telah disediakan.
Cara Mengecek Penerima PKH 2026 Lewat Situs Web
- Kunjungi laman resmi cekbansos.kemensos.go.id melalui ponsel Anda.
- Isi data wilayah domisili mulai dari provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, hingga desa atau kelurahan.
- Masukkan nama lengkap sesuai dengan yang tertera di e-KTP.
- Ketik kode verifikasi (captcha) yang ditampilkan di layar.
- Tekan tombol “CARI DATA”.
Cek Status Penerima PKH 2026 Melalui Aplikasi
- Unduh aplikasi Cek Bansos melalui App Store atau Play Store.
- Buat akun baru jika belum memiliki, dengan mengisi data diri sesuai KTP dan mengunggah foto KTP, kemudian tunggu proses verifikasi.
- Masuk ke aplikasi, lalu pilih menu “Cek Bansos”.
- Isi data wilayah tempat tinggal Anda.
- Masukkan nama penerima bansos sesuai e-KTP.
- Masukkan kode verifikasi yang diminta.
- Tekan tombol “Cari Data” dan tunggu hingga sistem menampilkan hasil pencocokan.
Dengan mengetahui prosedur pengecekan ini, masyarakat bisa mendapatkan informasi yang akurat dan terhindar dari informasi yang tidak benar. Memperoleh data dari sumber resmi juga membantu melindungi hak-hak penerima bansos.
Kesimpulan
Bansos PKH 2026 sudah mulai disalurkan, dan penerima bisa memeriksa statusnya melalui situs resmi atau aplikasi Cek Bansos.
Sumber Referensi
https://www.asatunews.co.id/penyaluran-bansos-pkh-cek-penerima




