Bansos Kemensos Cair Awal 2026, Ini Cara Cek Penerima dan Programnya
Bansos Kemensos Cair Awal 2026, Ini Cara Cek Penerima dan Programnya. Pemerintah, melalui Kementerian Sosial (Kemensos), akan terus menyalurkan bantuan sosial (bansos) di tahun 2026. Masyarakat hanya perlu memeriksa secara rutin melalui situs Cek Bansos Kemensos untuk mendapatkan informasi mengenai pencairan bulan Januari 2026.
Menurut informasi dari laman Kementerian PANRB, Menteri Sosial Saifullah Yusuf menyatakan bahwa pemerintah menargetkan 300 ribu keluarga penerima manfaat (KPM) dapat lulus dari Program Keluarga Harapan (PKH). Dengan demikian, penerima manfaat diharapkan tidak lagi bergantung pada bantuan sosial.
Selain itu, pemerintah juga akan melanjutkan distribusi bantuan pangan beras pada tahun 2026. Pada awal tahun, proses distribusi akan berlangsung selama empat bulan dengan total sekitar 720 ton yang akan dibagikan kepada 18 juta penerima.
Daftar Bansos 2026 Lengkap Nominal
Berikut adalah daftar bantuan yang direncanakan akan disalurkan sepanjang tahun 2026:
Bansos PKH
PKH merupakan bantuan tunai bersyarat yang ditujukan bagi keluarga yang hidup dalam kemiskinan. Program ini ditujukan kepada keluarga miskin yang memiliki aspek kesehatan, pendidikan, dan kesejahteraan sosial.
Berdasarkan informasi dari situs KPU Kabupaten Pegunungan Bintang, komponen tersebut mencakup keluarga yang memiliki ibu hamil, balita, anak yang sedang bersekolah, penyandang disabilitas berat, dan lansia.
Besaran bantuan bervariasi sesuai dengan kategori anggota keluarga:
- Ibu hamil: Rp 3 juta per tahun (Rp 750.000 per tahap)
- Anak usia dini: Rp 3 juta per tahun (Rp 750.000 per tahap)
- Siswa SD: Rp 900. 000 per tahun (Rp 225.000 per tahap)
- Siswa SMP: Rp 1,5 juta per tahun (Rp 375.000 per tahap)
- Siswa SMA: Rp 2 juta per tahun (Rp 500.000 per tahap)
- Penyandang disabilitas berat: Rp 2,4 juta (Rp 600.000 per tahap)
- Lansia 60+: Rp 2,4 juta per tahun (Rp 600.000 per tahap)
- Korban pelanggaran HAM berat: Rp 10,8 juta per tahun (Rp 2,7 juta per tahap)
Bansos BPNT
BPNT, yang juga dikenal sebagai Program Kartu Sembako. Bantuan sosial ini diberikan dalam bentuk saldo elektronik senilai Rp200. 000 setiap bulan.
Dana ini dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan makanan pokok seperti beras, telur, dan sumber protein lainnya di agen atau bank penyalur resmi. Melalui program ini, diharapkan dapat meringankan beban biaya hidup penerima.
Program Indonesia Pintar (PIP)
Program PIP memberikan bantuan keuangan dari pemerintah kepada anak-anak yang sedang bersekolah. Anak-anak yang mendapatkan bantuan juga berdasarkan kriteria tertentu, sehingga tidak semua siswa akan menerima PIP.
Tujuan dari program ini adalah untuk mencegah siswa dari kemungkinan putus sekolah dan mendorong mereka yang telah putus untuk kembali melanjutkan pendidikan. Bantuan pendidikan ini difokuskan pada siswa dari keluarga kurang mampu agar tetap dapat bersekolah.
Pemerintah telah menyesuaikan jumlah bantuan, khususnya untuk jenjang pendidikan menengah. Hal ini dilakukan untuk memenuhi kebutuhan biaya pendidikan. Dana PIP diberikan setahun sekali dengan rincian:
- SD/Sederajat: Rp450.000 per tahun.
- SMP/Sederajat: Rp750.000 per tahun.
- SMA/SMK/Sederajat: Hingga Rp1.800.000 per tahun (sesuai dengan penyesuaian terbaru).
Dana ini akan disalurkan melalui rekening Simpanan Pelajar (SimPel) di bank penyalur resmi seperti BRI (untuk SD/SMP) dan BNI (untuk SMA/SMK).
PBI Jaminan Kesehatan (PBI-JK)
Berbeda dengan peserta BPJS Kesehatan mandiri yang harus membayar iuran bulanan, peserta PBI-JK adalah masyarakat tidak mampu yang iurannya sebesar Rp42. 000 per orang per bulan dibiayai sepenuhnya oleh Pemerintah Pusat melalui APBN.
PBI-JK merupakan bantuan untuk iuran BPJS Kesehatan Kelas 3 yang seluruh biayanya ditanggung oleh pemerintah. Penerima manfaat dapat berobat gratis di fasilitas kesehatan yang bekerja sama dengan BPJS tanpa perlu membayar iuran bulanan.
Keuntungan utama dari program ini:
- Iuran Bulanan Gratis: Masyarakat tidak perlu khawatir tentang tunggakan iuran.
- Pelayanan Komprehensif: Meliputi perawatan outpatient di Puskesmas hingga rawat inap di rumah sakit yang berkolaborasi dengan BPJS Kesehatan, berdasarkan rujukan medis.
- Keberlanjutan Data: Data penerima PBI-JK diperiksa dan dipastikan secara berkala oleh Kementerian Sosial melalui Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) untuk memastikan bahwa bantuan tersebut tepat sasaran.
Cara Cek Penerima Bansos Terbaru 2026
Pemeriksaan status bantuan dapat dilakukan oleh penerima secara mandiri kapan saja melalui ponsel tanpa perlu datang ke kantor.
Berikut adalah langkah-langkahnya:
- Kunjungi situs resmi di https://cekbansos.kemensos.go.id/
- Masukkan informasi wilayah tinggal mulai dari Provinsi, Kabupaten/Kota, Kecamatan, hingga Desa/Kelurahan.
- Cantumkan nama lengkap sesuai yang tertera di e-KTP.
- Ketik kode huruf (captcha) yang tampak di layar.
- Tekan tombol “CARI DATA”.
Sistem akan menunjukkan informasi mengenai apakah nama tersebut terdaftar sebagai penerima bantuan, jenis bantuan yang diperoleh (PKH, BPNT, atau PBI-JK), serta status periode pencairannya.
Cara Cek Penerima Bansos via JMO
Sebelum mengecek pencairan bantuan sosial, penerima perlu mendownload terlebih dulu aplikasi Cek Bansos di Appstore atau Play Store.
Setelah aplikasi terpasang, ikuti langkah-langkah berikut:
- Buka aplikasi Cek Bansos
- Login dengan menggunakan username dan password
- Jika belum memiliki akun, silakan registrasi dengan mengisi data yang diperlukan
- Setelah berhasil login, klik menu “Cek Bansos”
- Masukkan data wilayah tinggal pada form yang muncul
- Cantumkan nama penerima bantuan sesuai KTP
- Isi kode verifikasi
- Tekan “Cari Data”
- Tunggu beberapa saat sampai muncul hasil pencocokan data dengan daftar penerima
Jadwal Pencairan Bansos PKH BPNT 2026
Berdasarkan pencairan tahun 2025, PKH dan BPNT disalurkan setiap tiga bulan sekali dalam satu kali pencairan. Pemerintah tidak menetapkan tanggal pasti untuk pencairan bantuan, sehingga penerima disarankan untuk memeriksa secara berkala.
Berikut adalah jadwal lengkap pencairan bantuan PKH BPNT:
- Tahap 1: Januari, Februari, Maret
- Tahap 2: April, Mei, Juni
- Tahap 3: Juli, Agustus, September
- Tahap 4: Oktober, November, Desember
Proses pencairan bantuan umumnya dilakukan secara berkala, bisa di minggu pertama hingga keempat. Penerima hanya perlu terus memeriksa untuk mengetahui kapan dana bantuan sudah dikirim ke rekening.
Demikian informasi lengkap mengenai cek bansos dari Kemensos dan daftar bantuan yang cair di tahun 2026. Semoga bermanfaat.




