Pemerintah memastikan bantuan sosial (bansos) tahun 2026 tetap disalurkan kepada masyarakat kurang mampu secara bertahap sepanjang tahun.
Penyaluran bansos dilakukan sesuai jadwal resmi pemerintah guna menjamin distribusi yang adil dan tepat sasaran. Lantas, kapan bansos Januari 2026 mulai cair?
Pada tahun 2026, sejumlah program bansos utama kembali dilanjutkan sebagai bagian dari upaya perlindungan sosial nasional.
Aturan Terbaru Penyaluran Bansos 2026
Memasuki tahun 2026, pemerintah mulai menerapkan kebijakan baru yang menitikberatkan pada pengurangan ketergantungan terhadap bantuan sosial.
Salah satu kebijakan penting adalah pembatasan masa penerimaan bansos bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM) reguler, seperti PKH dan BPNT. KPM yang telah menerima bantuan selama lima tahun berturut-turut akan dievaluasi kembali.
Apabila hasil evaluasi menunjukkan bahwa keluarga tersebut telah mandiri secara ekonomi, maka kepesertaan bansos dapat dihentikan dan dialihkan kepada masyarakat lain yang lebih membutuhkan.
Namun, aturan ini tidak berlaku bagi lansia dan penyandang disabilitas berat. Kedua kelompok tersebut tetap mendapatkan bansos karena memerlukan perlindungan sosial jangka panjang.
Pemerintah menegaskan bansos tetap menjadi jaring pengaman sosial nasional.
Daftar Bantuan Sosial yang Cair Tahun 2026
Dilansir dari Detik.com, berikut jenis bansos yang diperkirakan tetap disalurkan sepanjang tahun 2026:
1. Program Keluarga Harapan (PKH)
PKH merupakan bantuan tunai bersyarat bagi keluarga miskin yang memiliki komponen kesehatan, pendidikan, dan kesejahteraan sosial.
Penerima PKH meliputi ibu hamil, balita, anak sekolah, lansia, dan penyandang disabilitas berat. Besaran bantuan disesuaikan dengan kategori penerima, yaitu:
- Ibu hamil: Rp3.000.000/tahun
- Anak usia dini: Rp3.000.000/tahun
- Siswa SD: Rp900.000/tahun
- Siswa SMP: Rp1.500.000/tahun
- Siswa SMA: Rp2.000.000/tahun
- Disabilitas berat: Rp2.400.000/tahun
- Lansia usia 60 tahun ke atas: Rp2.400.000/tahun
- Korban pelanggaran HAM berat: Rp10.800.000/tahun
Dana PKH disalurkan dalam empat tahap pencairan setiap tahun.
2. Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT)
BPNT atau Kartu Sembako diberikan dalam bentuk saldo elektronik sebesar Rp200.000 per bulan.
Saldo tersebut dapat digunakan untuk membeli kebutuhan pokok seperti beras, telur, dan sumber protein lainnya di e-warong atau agen resmi. Program ini bertujuan membantu menekan pengeluaran rumah tangga penerima.
3. Program Indonesia Pintar (PIP)
PIP adalah bantuan pendidikan bagi siswa dari keluarga kurang mampu guna mencegah putus sekolah.
Besaran bantuan PIP 2026 disesuaikan dengan jenjang pendidikan, yaitu:
- SD/sederajat: Rp450.000/tahun
- SMP/sederajat: Rp750.000/tahun
- SMA/SMK/sederajat: hingga Rp1.800.000/tahun
Dana PIP disalurkan melalui rekening Simpanan Pelajar (SimPel) di bank penyalur resmi.
4. PBI Jaminan Kesehatan (PBI-JK)
PBI-JK merupakan bantuan iuran BPJS Kesehatan bagi masyarakat fakir miskin dan tidak mampu.
Pemerintah membayarkan iuran sebesar Rp42.000 per orang per bulan, sehingga penerima dapat menikmati layanan BPJS Kelas 3 tanpa biaya iuran bulanan.
5. Bansos Beras 10 Kg
Pemerintah juga melanjutkan bantuan pangan beras 10 kg pada tahun 2026 dengan total alokasi mencapai 720.000 ton.
Bantuan ini diberikan kepada masyarakat tidak mampu dan disalurkan selama empat bulan dalam setahun. Hingga saat ini, jadwal pasti pencairannya masih menunggu keputusan pemerintah.
Jadwal Pencairan Bansos 2026
Mengacu pada pola tahun sebelumnya, pencairan bansos 2026 dilakukan setiap tiga bulan sekali, dengan rincian:
- Tahap 1: Januari – Maret
- Tahap 2: April – Juni
- Tahap 3: Juli – September
- Tahap 4: Oktober – Desember
Pemerintah tidak menetapkan tanggal pasti pencairan, sehingga dana bansos bisa masuk kapan saja dalam rentang waktu tersebut.
Cara Cek Bansos Januari 2026 Secara Online
Masyarakat dapat mengecek status penerima bansos secara mandiri melalui website resmi Kemensos:
- Kunjungi cekbansos.kemensos.go.id
- Pilih wilayah sesuai e-KTP
- Masukkan nama lengkap penerima
- Isi kode captcha
- Klik Cari Data
Sistem akan menampilkan status kepesertaan serta jenis bansos yang diterima.
Cara Cek Penerima Bansos Lewat Aplikasi
Selain website, pengecekan bansos juga dapat dilakukan melalui aplikasi Cek Bansos Kemensos dengan langkah:
- Unduh aplikasi di Play Store atau App Store
- Login atau registrasi akun
- Pilih menu Cek Bansos
- Masukkan data wilayah dan nama penerima
- Klik Cari Data
Cara Cek Bansos Secara Offline
Bagi masyarakat yang tidak memiliki akses internet, pengecekan bansos dapat dilakukan dengan mendatangi Dinas Sosial (Dinsos) setempat sambil membawa KTP atau KK.
Alternatif lainnya, masyarakat juga bisa menanyakan langsung ke RT/RW atau kelurahan, karena pihak tersebut memiliki data penerima bansos di wilayah masing-masing.
Demikian informasi lengkap seputar bansos Januari 2026, mulai dari aturan terbaru, daftar bantuan yang cair, jadwal pencairan, hingga cara cek penerima. Pastikan selalu mengikuti informasi resmi pemerintah agar terhindar dari hoaks atau kabar tidak valid.
Sumber: Detik.com




