Penyaluran bantuan sosial (bansos) untuk ibu hamil dalam Program Keluarga Harapan (PKH) resmi berlangsung pada Februari 2026, menjadi bagian dari upaya pemerintah Indonesia meringankan beban ekonomi keluarga prasejahtera di awal tahun. Bagi ibu hamil yang merasa berhak, pemeriksaan status penerima bansos kini dapat dilakukan secara mandiri dan praktis hanya dengan NIK KTP. Artikel ini menyajikan panduan lengkap dan up-to-date cara cek status penerima agar bantuan tidak terlewatkan.
Apa Itu Bansos Ibu Hamil dan Berapa Nominalnya?
Program Keluarga Harapan (PKH) memberikan komponen bantuan khusus bagi ibu hamil sebagai bagian dari dukungan pemerintah terhadap kesehatan ibu dan anak. Pada periode pencairan Februari 2026, dilansir dari laman rsupleimena ibu hamil yang terdaftar menerima dana Rp750.000 per tahap, dengan total Rp3.000.000 per tahun bila memenuhi semua persyaratan. Penyaluran dilakukan secara bertahap tiga bulan sekali dalam satu tahun berjalan, dan ibu hamil termasuk salah satu kategori prioritas bersama dengan anak usia dini, siswa, lansia, dan penyandang disabilitas.
Syarat Penerima Bansos Ibu Hamil
Agar terdaftar dan berpeluang menerima dana, beberapa syarat umum yang perlu dipenuhi adalah:
- Terdaftar dalam database Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) dan berada dalam kategori keluarga kurang mampu.
- Memiliki KTP Elektronik dengan NIK yang valid.
- Tidak sedang menerima bantuan lain sejenis yang dilarang sekaligus.
- Pencocokan data sesuai dengan pendataan terbaru di wilayah masing-masing.
Cara Cek Status Penerima Bansos Ibu Hamil (PKH) Februari 2026
Berikut langkah resmi dan aman untuk mengecek status penerima bansos ibu hamil dengan NIK KTP:
Melalui Website Resmi Pemerintah
- Buka browser di perangkat Anda.
- Kunjungi portal resmi cek status bansos di https://cekbansos.kemensos.go.id.
- Masukkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) sesuai yang tertera di KTP.
- Input kode captcha yang muncul.
- Klik tombol “Cari Data” untuk melihat hasil pencocokan data.
Melalui Aplikasi Resmi “Cek Bansos”
Selain website, pemerintah juga menyediakan aplikasi Cek Bansos yang bisa diunduh secara gratis melalui Google Play Store atau App Store.
Langkahnya mirip dengan website:
- Unduh dan buka aplikasi Cek Bansos.
- Lakukan registrasi (jika belum memiliki akun).
- Masuk ke menu “Cek Bansos”.
- Masukkan data alamat dan NIK KTP.
- Klik Cari Data untuk melihat status Anda.
Aplikasi ini cocok bagi pengguna smartphone yang ingin memantau status bansos secara cepat kapan saja.
Cek Status Secara Berkala
Mengetahui status kepesertaan bansos sangat penting untuk memastikan bahwa Anda atau keluarga benar-benar terdaftar dan berhak menerima bantuan. Pemerintah mendorong masyarakat untuk mengakses data kepesertaan secara proaktif agar penyaluran dapat berjalan tanpa kendala administratif, seperti data yang tidak cocok atau belum terupdate.
Terlebih di awal tahun 2026, fase pencairan PKH dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) telah dimulai. Penyaluran tahap pertama biasanya berjalan dari Januari hingga Maret, sehingga pengecekan dini membantu penerima merencanakan pencairan dan pemanfaatan dana bantuan.
Kesimpulan
Pengecekan status penerima bansos ibu hamil PKH Februari 2026 penting dilakukan segera terutama bagi calon penerima yang sedang menjalani masa kehamilan dan tergolong prasejahtera. Prosesnya sederhana dan bisa dilakukan melalui situs resmi pemerintah https://cekbansos.kemensos.go.id atau aplikasi Cek Bansos, hanya dengan NIK KTP dan data wilayah sesuai domisili. Langkah ini memastikan bantuan sosial tepat sasaran dan membantu memenuhi kebutuhan dasar ibu dan calon bayi di masa krusial awal kehidupan.
Sumber
Bantuan Sosial PKH Ibu Hamil 2026 Cair Rp3 Juta, Cek Syarat dan Cara Daftarnya




