Memasuki Januari 2026, pemerintah kembali menyalurkan bantuan sosial (bansos) sebagai penopang ekonomi masyarakat di awal tahun.
Program ini ditujukan bagi keluarga miskin dan rentan yang telah terdata dalam sistem kesejahteraan nasional. Informasi ini penting agar kamu tidak melewatkan hak bantuan yang tersedia.
Artikel ini membahas daftar bansos yang mulai cair di awal 2026, alasan penyalurannya, hingga cara mengecek status penerima secara resmi dengan alur yang ringkas dan mudah dipahami.
Awal Tahun Jadi Prioritas Penyaluran Bansos
Awal tahun kerap menjadi masa transisi ekonomi bagi banyak keluarga. Kebutuhan meningkat, sementara pendapatan belum sepenuhnya stabil. Karena itu, pemerintah memprioritaskan pencairan bansos sejak Januari 2026 untuk:
- Menjaga daya beli rumah tangga
- Memastikan akses pangan tetap aman
- Menopang keberlanjutan pendidikan anak
- Mengurangi risiko tekanan ekonomi pasca pergantian tahun
Penyaluran dilakukan secara bertahap melalui Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) maupun layanan pos, tergantung jenis bantuan.
Daftar Bansos yang Mulai Cair Januari 2026
PKH Jadi Program Pertama yang Disalurkan
Program Keluarga Harapan (PKH) kembali memasuki tahap awal pencairan. Bantuan ini bersifat bersyarat dan diberikan berdasarkan komponen dalam keluarga.
Besaran PKH per tahun meliputi:
- Ibu hamil dan anak usia dini: Rp3.000.000
- Anak SD/sederajat: Rp900.000
- Anak SMP/sederajat: Rp1.500.000
- Anak SMA/sederajat: Rp2.000.000
- Lansia dan penyandang disabilitas: Rp2.400.000
Dana disalurkan secara bertahap, tidak sekaligus dalam satu waktu.
BPNT Tetap Fokus pada Ketahanan Pangan
Selain PKH, Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) juga mulai mengalir di awal 2026. Program ini bertujuan menjaga kecukupan pangan keluarga penerima.
Karakteristik BPNT:
- Bantuan berupa saldo elektronik
- Nilai bantuan Rp200.000 per bulan per KPM
- Digunakan khusus untuk membeli bahan pangan pokok
- Transaksi dilakukan di e-warung atau mitra resmi
- BPNT tidak bisa dicairkan dalam bentuk uang tunai.
PIP Mendukung Pendidikan Sejak Awal Tahun
Dari sektor pendidikan, Program Indonesia Pintar (PIP) juga masuk jadwal pencairan awal tahun bagi siswa pemegang KIP.
Besaran bantuan PIP per semester:
- SD/sederajat: Rp450.000
- SMP/sederajat: Rp750.000
- SMA/SMK/sederajat: Rp1.000.000
Dana ini digunakan untuk menunjang kebutuhan pendidikan siswa.
Cara Cek Status Penerima Bansos Secara Resmi
Cek Bansos Melalui Website
Pengecekan bisa dilakukan secara mandiri tanpa perantara melalui situs resmi pemerintah:
- Buka cekbansos.kemensos.go.id
- Pilih wilayah sesuai data KTP
- Masukkan nama lengkap penerima
- Isi kode captcha
- Klik tombol Cari Data
- Jika terdaftar, informasi jenis bantuan dan periode pencairan akan ditampilkan.
Cek Bansos Lewat Aplikasi Resmi
Alternatif lain adalah menggunakan aplikasi di ponsel:
- Unduh aplikasi Cek Bansos
- Login atau daftar akun
- Pilih menu pengecekan bansos
- Masukkan data sesuai KTP
- Lakukan verifikasi sistem
- Aplikasi akan menampilkan status penerimaan secara detail.
Penyebab Nama Tidak Muncul sebagai Penerima
Jika nama belum muncul, beberapa hal berikut bisa menjadi penyebab:
- Data KTP dan KK belum sinkron
- Alamat domisili tidak sesuai
- Belum masuk data kesejahteraan terbaru
- Kondisi ekonomi keluarga sudah berubah
Koordinasi dengan RT/RW dan pemerintah desa dapat membantu proses pembaruan data.
Pencairan bansos di awal 2026 menjadi langkah penting pemerintah dalam menjaga kesejahteraan masyarakat sejak awal tahun.




