Bansos ATENSI YAPI 2025: Ketentuan, Waktu Pencairan, dan Cara Mengecek Penerima
Pada tahun 2025, Kementerian Sosial (Kemensos) kembali menyalurkan Bantuan Sosial ATENSI YAPI (Asistensi Rehabilitasi Sosial Anak Yatim Piatu).
Program ini ditujukan untuk memberikan perlindungan dan dukungan bagi anak yatim, piatu, maupun yatim piatu agar tetap dapat hidup layak, berkembang dengan baik, serta memperoleh akses pendidikan dan kebutuhan pokok di lingkungan yang aman.
Bantuan ini juga menjadi wujud nyata komitmen negara dalam memastikan keadilan sosial bagi anak-anak Indonesia.
Tujuan Program ATENSI YAPI
ATENSI YAPI tidak hanya memberikan bantuan finansial, tetapi juga menjadi bagian dari upaya pemerintah memperkuat sistem perlindungan sosial bagi anak-anak.
Beberapa tujuan utama dari program ini meliputi:
- Menjamin anak yatim, piatu, atau yatim piatu tetap melanjutkan pendidikan hingga jenjang lebih tinggi.
- Meningkatkan motivasi belajar meskipun terdapat keterbatasan ekonomi.
- Mengurangi potensi putus sekolah akibat biaya pendidikan.
- Memperkokoh jaringan perlindungan sosial untuk mengurangi kerentanan keluarga.
Dengan demikian, bantuan ini tidak hanya meringankan kebutuhan saat ini, tetapi juga menjadi investasi jangka panjang bagi pembangunan sumber daya manusia.
Nominal Bantuan dan Waktu Pencairan ATENSI YAPI 2025
Pencairan bantuan ATENSI YAPI untuk periode Oktober–Desember 2025 dilakukan per tiga bulan, dan dana dikirimkan ke rekening anak penerima atau wali yang sah.
Besaran bantuannya adalah:
- Rp200.000 per bulan
- Rp600.000 per triwulan
Jika ada bantuan sebelumnya yang belum dicairkan, dana dapat digabung dan diterima sekaligus. Penggunaan bantuan difokuskan untuk kebutuhan pendidikan anak, seperti perlengkapan sekolah, biaya transportasi, atau ditabung untuk masa depan.
Persyaratan Penerima ATENSI YAPI
Sebelum menerima bantuan, orang tua, wali, atau lembaga pengasuh perlu memastikan bahwa anak memenuhi ketentuan berikut:
- Berstatus yatim, piatu, atau yatim piatu dan sudah melalui proses verifikasi.
- Berusia di bawah 18 tahun pada saat pendaftaran.
- Terdaftar dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).
- Memiliki dokumen resmi seperti Kartu Identitas Anak (KIA), akta kelahiran, serta surat kematian orang tua.
Bagi anak yang belum tercatat dalam DTSEN, wali atau lembaga pengasuh bisa mengajukan pembaruan data ke Dinas Sosial setempat.
Cara Mengecek Penerima ATENSI YAPI Secara Online
Status penerima dapat dilihat melalui situs resmi Kemensos dengan langkah berikut:
- Buka laman cekbansos.kemensos.go.id
- Pilih kategori “Penerima Bansos Anak Yatim/Yatim Piatu”
- Masukkan nama lengkap, NIK, serta alamat domisili
- Isi kode captcha dan klik Cek Data
Sistem kemudian akan menampilkan informasi penerima bantuan, jumlah nominal, serta jadwal pencairan selanjutnya.
Tips Mengelola Dana Bantuan
Agar dana digunakan secara tepat sasaran, wali atau orang tua dianjurkan untuk:
- Memprioritaskan dana untuk kebutuhan pendidikan.
- Menabung sebagian bantuan untuk persiapan pendidikan jangka panjang.
- Menghindari penggunaan dana untuk kebutuhan konsumtif.
- Menyimpan semua bukti transaksi sebagai arsip dan bentuk pertanggungjawaban.
- Pengelolaan yang bijak akan membantu meningkatkan masa depan anak dan kualitas hidup mereka.
Kesimpulan
Bansos ATENSI YAPI 2025 merupakan wujud perhatian pemerintah terhadap anak-anak yatim, piatu, dan yatim piatu yang membutuhkan dukungan.
Dengan pencairan bantuan setiap tiga bulan, program ini diharapkan mampu membantu memenuhi kebutuhan pendidikan dan mengurangi beban ekonomi keluarga.
Masyarakat diimbau untuk rutin mengecek status bantuan melalui situs resmi Kemensos. Dukungan dari keluarga, sekolah, serta lingkungan sekitar juga sangat penting agar anak-anak penerima bantuan tumbuh menjadi generasi yang cerdas, mandiri, dan berakhlak baik.




