Tahun 2026 sudah hampir tiba, dan seperti biasa, banyak Keluarga Penerima Manfaat (KPM) bertanya-tanya: “Apakah saya masih menerima bantuan sosial?” Tenang saja, sekarang mengecek status bansos jadi sangat mudah!
Di tahun 2026, Kementerian Sosial (Kemensos) semakin modern dengan sistem DTKS (Data Terpadu Kesejahteraan Sosial) yang terintegrasi dengan DTSEN.
Meski begitu, data bisa berubah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan resmi, tapi jangan khawatir, kamu tetap bisa mengeceknya sendiri.
Yang dibutuhkan hanya smartphone dan NIK KTP! Artikel ini akan memberikan panduan lengkap langkah demi langkah untuk mengecek status bansos periode Januari 2026 melalui situs cekbansos.kemensos.go.id.
Kenapa Harus Rutin Mengecek Status Bansos?
Bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM), rutin memantau status bansos itu sangat penting. Alasannya? Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan:
- Data selalu berubah: Kemensos memperbarui DTKS setiap bulan.
- Sistem graduasi otomatis: Jika kondisi ekonomi meningkat, nama penerima bisa otomatis dihapus dari daftar.
- Perubahan anggaran awal tahun: Status bantuan bisa sementara berubah saat proses migrasi data berlangsung.
- Validasi NIK secara real-time: Data dari Dukcapil dan DTKS kini tersinkronisasi otomatis.
Kemensos menyarankan agar pengecekan dilakukan setidaknya sebulan sekali, khususnya menjelang pencairan bantuan.
Persiapan Sebelum Mengecek Bansos
Sebelum mulai, pastikan kamu sudah menyiapkan:
- Smartphone atau komputer dengan koneksi internet.
- NIK KTP (Nomor Induk Kependudukan).
- Alamat lengkap sesuai yang tercantum di KTP.
Cara Mengecek Bansos di Situs cekbansos.kemensos.go.id
Dilansir dari Desanaob.id Ini merupakan metode paling mudah karena tidak memerlukan pengunduhan aplikasi tambahan. Ikuti langkah-langkah berikut:
Langkah 1: Buka Browser
Buka browser di HP atau komputer kamu. Bisa Chrome, Firefox, Safari, atau yang lainnya.
Langkah 2: Akses Website Resmi
Ketik cekbansos.kemensos.go.id di kolom URL, lalu tekan Enter.
Langkah 3: Pilih Wilayah Administrasi
Di halaman utama, kamu akan lihat kolom “Wilayah PM” (Penerima Manfaat). Isi secara berurutan:
Pilih Provinsi sesuai KTP.
- Pilih Kabupaten/Kota sesuai KTP.
- Pilih Kecamatan sesuai KTP.
- Pilih Desa/Kelurahan sesuai KTP.
Catatan penting: Wilayah harus sama persis dengan alamat di KTP. Kalau sudah pindah domisili tapi KTP belum diurus, pakai alamat KTP lama dulu ya.
Langkah 4: Masukkan Nama Lengkap
Ketik nama lengkap persis seperti yang tertera di KTP. Perhatikan ini:
Bisa huruf kapital atau kecil (sistem nggak case-sensitive).
Jangan disingkat!
Perhatikan ejaan, spasi, dan tanda baca.
Salah satu huruf aja bisa bikin data nggak ketemu!
Langkah 5: Isi Kode Captcha
Sistem akan menampilkan kombinasi huruf acak buat verifikasi keamanan. Ketik kode itu di kolom yang disediakan.
Tips: Kalau kode nggak jelas atau terlalu rumit, klik ikon refresh (panah memutar) buat dapetin kode baru.
Langkah 6: Klik “CARI DATA”
Tekan tombol biru bertuliskan “Cari Data”. Sistem akan memproses permintaan dalam beberapa detik.
Langkah 7: Lihat Hasil Pencarian
Setelah proses selesai, akan muncul tabel yang berisi informasi status bansos kamu.
Cara Mengecek Bansos Melalui Aplikasi Resmi
Selain lewat situs web, kamu juga bisa menggunakan aplikasi resmi yang disediakan oleh Kemensos
Langkah 1: Download Aplikasi
Buka Google Play Store (Android) atau App Store (iOS), cari “Aplikasi Cek Bansos” dengan pengembang Kementerian Sosial Republik Indonesia.
Langkah 2: Buat Akun Baru
Buka aplikasi dan pilih “Buat Akun Baru.”
Isi data: Nomor KK, NIK, Nama Lengkap, Alamat, Email, Nomor HP.
Unggah foto KTP dengan jelas.
Unggah swafoto (selfie) memegang KTP.
Klik “Buat Akun Baru.”
Langkah 3: Tunggu Verifikasi
Proses verifikasi akun biasanya butuh waktu 1-3 hari kerja. Cek email kamu buat notifikasi aktivasi.
Langkah 4: Login dan Cek Status
Setelah akun aktif:
- Login dengan username dan password.
- Pilih menu “Cek Bansos.”
- Masukkan data wilayah dan nama.
- Lihat status kepesertaan.
Makna Hasil Pencarian
Jika Nama Ditemukan
Nama kamu tercatat di DTKS. Perhatikan status pada masing-masing program:
- PKH = Ya: Terdaftar dan berhak menerima Program Keluarga Harapan.
- BPNT = Ya: Terdaftar dan berhak menerima bantuan sembako.
- PBI-JK = Ya: Iuran BPJS Kesehatan dibayarkan oleh pemerintah.
Jika “Tidak Terdapat Peserta/PM”
Artinya nama kamu belum tercatat di DTKS untuk wilayah tersebut. Beberapa kemungkinan penyebab:
- Belum pernah didaftarkan sebagai KPM.
- Nama atau data diketik salah saat pendaftaran.
- Data belum sinkron dengan sistem Dukcapil.
- Sudah keluar/tergradusi dari program.
Langkah Jika Nama Tidak Ditemukan
Jangan langsung panik jika nama kamu tidak muncul. Berikut beberapa cara yang bisa dilakukan:
1. Periksa Kembali Ejaan
Pastikan nama diketik persis seperti di KTP, termasuk spasi dan tanda baca.
2. Cek Wilayah Lain
Jika pernah pindah alamat, coba periksa menggunakan alamat KTP lama.
3. Daftar Melalui Fitur Usulan
Jika memang belum terdaftar tapi merasa berhak menerima bantuan:
- Buka Aplikasi Cek Bansos.
- Pilih menu “Daftar Usulan”.
- Lengkapi data dengan benar dan jujur.
- Unggah foto rumah (bagian depan dan dalam).
- Tunggu proses verifikasi dari pihak terkait.
4. Lapor ke Kantor Desa/Kelurahan
Datang ke kantor desa/kelurahan dengan membawa KTP dan KK. Minta petugas operator SIKS-NG untuk mengecek atau mengusulkan nama kamu pada Musyawarah Desa.
Jadwal Pencairan Bansos Januari 2026
Untuk periode Januari 2026, estimasi pencairan bantuan sosial adalah sebagai berikut:
- Program Keluarga Harapan (PKH) diperkirakan dicairkan pada minggu kedua Januari 2026.
- Sementara itu, Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) atau sembako dijadwalkan sekitar minggu ketiga Januari 2026.
- Untuk bantuan lainnya, jadwalnya akan disesuaikan dengan pengumuman resmi dari Kemensos.
Perlu diingat, jadwal tersebut bisa berubah sewaktu-waktu, jadi pastikan selalu memantau informasi terbaru dari situs resmi Kemensos.
Tips Agar Pengecekan Bansos Lebih Lancar
Agar proses pengecekan status bansos berjalan mulus, coba beberapa tips berikut:
- Akses di jam sepi: Misalnya tengah malam atau pagi sekali, supaya server tidak terlalu padat.
- Bersihkan cache browser: Supaya data lama tidak mengganggu hasil pengecekan.
- Gunakan mode incognito: Membantu mencegah gangguan dari data sebelumnya yang tersimpan.
- Ganti jaringan jika perlu: Jika mengalami error, coba berpindah dari data seluler ke WiFi atau sebaliknya.
Kesimpulan
Untuk mengecek status bansos 2026, Keluarga Penerima Manfaat cukup menggunakan NIK KTP melalui website resmi Kemensos secara cepat dan mudah.
Sumber Referensi
Cek Bansos 2026: NIK KTP Langsung Cek di cekbansos.kemensos.go.id!




