Umat Islam di seluruh dunia kembali menunaikan ibadah puasa Ramadhan 1447 H. Salah satu amalan sunnah yang dianjurkan adalah segera berbuka ketika waktu Maghrib tiba sekaligus membaca doa sebagai bentuk rasa syukur kepada Allah SWT.
Banyak orang bertanya-tanya, kapan sebenarnya waktu yang paling utama untuk membaca doa buka puasa? Apakah sebaiknya sebelum menyantap hidangan atau setelahnya?
Menurut penjelasan NU Online, waktu yang paling dianjurkan untuk melafalkan doa berbuka puasa adalah setelah selesai makan dan minum. Artinya, doa dibaca ketika seseorang telah benar-benar membatalkan puasanya.
Meski begitu, membaca doa sebelum makan tetap diperbolehkan dan termasuk sunnah. Namun, membacanya setelah berbuka dianggap lebih utama karena mengekspresikan syukur atas rezeki yang telah dinikmati.
Pendapat ini sejalan dengan kitab Busyral Karim, yang menekankan pentingnya membaca doa setelah selesai berbuka.
Beberapa Bacaan Doa Buka Puasa
Dilansir dari beritajejakfakta, berikut beberapa bacaan doa buka puasa:
Doa Riwayat Mu’adz bin Zuhrah
اللَّهُمَّ لَكَ صُمْتُ، وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْتُ
Allahumma laka shumtu wa ‘ala rizqika afthartu
Artinya: “Ya Allah, karena-Mu aku berpuasa dan dengan rezeki-Mu aku berbuka.” Doa ini umum dibaca saat berbuka.
Doa Riwayat Abdullah bin Umar
ذَهَبَ الظَّمَأُ وَابْتَلَّتِ الْعُرُوقُ، وَثَبَتَ الأَجْرُ إِنْ شَاءَ اللهُ
Dzahabadzh dzhama-u wabtallatil ‘uruqu wa tsabatal ajru insyaaAllah
Artinya: “Rasa haus telah hilang, urat-urat telah basah, dan pahala telah ditetapkan, insyaallah.” Doa ini biasanya dibaca setelah minum air saat berbuka.
Syekh Abu Bakar Syatha ad-Dimyathi menjelaskan, doa pertama dianjurkan dibaca setelah berbuka, sementara doa kedua bisa ditambahkan terutama jika berbuka dengan minuman.
Doa Versi Panjang
اللّهُمَّ لَكَ صُمْتُ وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْتُ، وَبِكَ آمَنْتُ، وَبِكَ وَعَلَيْكَ تَوَكَّلْتُ. ذَهَبَ الظَّمَأُ وَابْتَلَّتِ العُرُوقُ وَثَبَتَ الأَجْرُ إِنْ شاءَ اللهُ. يا وَاسِعَ الفَضْلِ اِغْفِرْ لِي الحَمْدُ لِلهِ الَّذِي هَدَانِي فَصُمْتُ، وَرَزَقَنِي فَأَفْطَرْتُ
Allahumma laka shumtu wa ‘ala rizqika afthartu, wa bika amantu, wa bika ‘alaika tawakkalatu, dzahabadzh dzhama-u wabtalatil-‘uruqu wa tsabatal-ajru insyaa-Allah. Ya wasi’al-fadhli ighfirli alhamdulillahilladzi hadani fashumtu, wa razaqani fa-afthartu
Artinya: Ya Allah, hanya untuk-Mu aku berpuasa. Dengan rezeki-Mu aku membatalkannya. Kepada-Mu aku berpasrah. Dahaga telah pergi. Urat-urat telah basah dan Insyaallah pahala sudah tetap. Wahai Dzat Yang Luas Karunia, ampuni aku. Segala puji bagi Tuhan yang memberi petunjuk padaku, lalu aku berpuasa. Dan segala puji Tuhan yang memberiku rezeki, lalu aku berbuka.
Keutamaan Membaca Doa Saat Berbuka
Membaca doa ketika berbuka merupakan bentuk pengakuan bahwa puasa dilakukan karena Allah SWT dan sekaligus ungkapan syukur atas rezeki yang diberikan.
Selain itu, momen berbuka adalah waktu yang mustajab untuk berdoa. Umat Islam dianjurkan memperbanyak doa, baik dengan lafadz yang diajarkan Rasulullah SAW maupun doa lainnya sesuai kebutuhan.
Kesimpulan
Semoga dengan melaksanakan puasa di bulan ramadhan ini, ibadah puasa kita diterima, rezeki bertambah berkah, dan hati senantiasa penuh rasa syukur.
Sumber Referensi
- https://www.beritajejakfakta.id/doa-buka-puasa-ramadhan-waktu-utama




