Berbuka puasa merupakan momen yang paling dinanti setelah seharian menahan lapar dan dahaga. Saat waktu Maghrib tiba, umat Islam dianjurkan untuk segera membatalkan puasa dan membaca doa berbuka sebagai bentuk rasa syukur kepada Allah SWT. Salah satu doa berbuka puasa yang sering diamalkan adalah doa “Dzahaba Dzoma’u” yang berasal dari hadis Rasulullah SAW.
Terdapat dalam sebuah hadis yang berbunyi sebagai berikut:
عَنِ ابْنِ عُمَرَ مَرْفُوعًا : كَانَ إِذَا أَفْطَرَ قَالَ: ذَهَبَ الظَّمَأُ وَابْتَلَتِ الْعُرُوقُ، وَثَبَتَ الْأَجْرُ إِنْ شَاءَ اللَّهُ
Artinya: “Dari Ibnu Umar secara marfu’ (sampai kepada Nabi), dia berkata, ‘Jika berbuka puasa, beliau (Rasulullah SAW) biasa mengucapkan, “Telah hilang dahaga, telah basah urat-urat, dan telah tetap pahala, insya Allah”.” (HR ad-Daruquthni)
Doa ini dikenal sebagai doa berbuka puasa sesuai sunnah karena diriwayatkan dalam hadis yang menjelaskan kebiasaan Nabi Muhammad SAW ketika berbuka puasa.
Bacaan Doa Berbuka Puasa Dzahaba Dzoma’u
Dilansir dari laman detik.com, berikut adalah bacaannya.
ذَهَبَ الظَّمَـأُ، وابْــتَلَّتِ العُرُوقُ، وثَــبَتَ الأَجْرُ إِن شَاءَ اللهُ
Arab Latin: Dzahabaẓ-ẓama’u, wabtallatil-‘urūqu, wa tsabatal-ajru in syā’allâh.
Artinya: “Hilanglah rasa haus dan basahlah badan dan insya Allah mendapatkan pahala.”
Doa ini dibaca setelah seseorang membatalkan puasanya, baik dengan air putih maupun makanan ringan seperti kurma. Kalimat dalam doa tersebut mengandung makna syukur atas nikmat yang diberikan Allah SWT setelah menjalani ibadah puasa sepanjang hari.
Waktu dan Keutamaan Membaca Doa Berbuka Puasa
Doa berbuka puasa dibaca ketika waktu Maghrib telah tiba, yaitu saat seseorang hendak atau setelah membatalkan puasanya. Rasulullah SAW menganjurkan umat Islam untuk menyegerakan berbuka ketika azan Maghrib telah berkumandang. Selain membaca doa, umat Islam juga dianjurkan berbuka dengan makanan sederhana. Rasulullah SAW biasanya berbuka dengan kurma, dan jika tidak ada maka dengan air putih. Kebiasaan ini menunjukkan bahwa berbuka puasa tidak harus dengan makanan yang berlebihan. Membaca doa berbuka puasa memiliki makna penting karena merupakan bentuk rasa syukur kepada Allah SWT atas kekuatan menjalani ibadah puasa. Selain itu, waktu berbuka juga termasuk waktu yang baik untuk berdoa karena doa orang yang berpuasa memiliki keutamaan tersendiri.
Sumber referensi
https://www.detik.com/jateng/berita/d-8365793/doa-buka-puasa-dzahaba-tulisan-arab-latin-dan-artinya-lengkap



