• Beranda – Info Bansos
  • Bansos
  • Bantuan PIP
  • Cek Bansos
  • Beranda – Info Bansos
  • Bansos
  • Bantuan PIP
  • Cek Bansos
No Result
View All Result
Informasi Bantuan Sosial Aktual
  • Beranda – Info Bansos
  • Bansos
  • Bantuan PIP
  • Cek Bansos
No Result
View All Result
Informasi Bantuan Sosial Aktual
No Result
View All Result

Amalan Hari Jum’at Yang Membawa Keberkahan Dan Pahala

Ahmad Rian by Ahmad Rian
21 Februari 2026
in Info, Informasi, Pendidikan
Reading Time: 7 mins read
A A
Amalan Hari Jum'at Yang Membawa Keberkahan Dan PahalaAmalan Hari Jum'at Yang Membawa Keberkahan Dan Pahala

Amalan Hari Jum'at Yang Membawa Keberkahan Dan Pahala

Contents

  • Dalil Keutamaan Hari Jumat
  • Amalan Sunnah di Hari Jumat Beserta Dalilnya
    • Persiapan Diri dan Kebersihan (Thaharah)
    • Perjalanan dan Adab di Masjid
  • Dzikir, Doa, dan Ibadah Lainnya
  • Sempurnakan Jumat dengan Sedekah Terbaik
  • Keutamaan Mengamalkan Sunnah Hari Jumat
  • Kesimpulan
  • Sumber

Hari Jumat memegang kedudukan yang sangat istimewa dalam Islam, dikenal sebagai Sayyidul Ayyam atau penghulunya hari. Di hari ini, pintu-pintu rahmat dan ampunan Allah sallallahu’alaihi wa sallam terbuka lebar. Rasulullah sallallahu’alai wa sallam bersabda bahwa hari Jumat adalah hari terbaik di mana matahari terbit. Oleh karena itu, menyambut hari Jumat tidak cukup hanya dengan sekadar menggugurkan kewajiban Sholat Jumat, melainkan harus diisi dengan berbagai amalan sunnah yang telah diajarkan oleh Nabi Muhammad sallallahu’alai wa sallam.

Seringkali kita melewatkan detail-detail kecil sunnah di hari Jumat yang ternyata memiliki bobot pahala luar biasa. Mulai dari persiapan kebersihan diri hingga adab di dalam masjid, semuanya memiliki landasan dalil yang kuat. Artikel ini akan mengupas tuntas 17 amalan hari Jumat beserta dalil shahihnya, agar kita dapat mengamalkannya dengan ilmu dan keyakinan, serta meraih keberkahan total di hari yang agung ini.



Dalil Keutamaan Hari Jumat

Hari Jumat memiliki keutamaan yang ditegaskan dalam Al-Qur’an dan hadis Rasulullah.

Allah SWT berfirman:

“Wahai orang-orang yang beriman! Apabila diseru untuk melaksanakan shalat pada hari Jumat, maka segeralah kamu mengingat Allah dan tinggalkan jual beli. Yang demikian itu lebih baik bagimu jika kamu mengetahui.”
(QS. Al-Jumu’ah: 9)

Selain itu, Rasulullah bersabda:

“Sebaik-baik hari yang pada hari itu matahari terbit adalah hari Jumat. Pada hari itu Adam diciptakan, pada hari itu ia dimasukkan ke surga, dan pada hari itu ia dikeluarkan darinya.” (HR. Muslim)

Dari dalil-dalil tersebut, jelas bahwa Jumat bukanlah hari biasa, melainkan hari istimewa yang memiliki banyak keutamaan dan kesempatan untuk mendulang pahala.



Amalan Sunnah di Hari Jumat Beserta Dalilnya

Berikut adalah rincian amalan yang dianjurkan, dibagi berdasarkan waktu dan jenis kegiatannya:

Persiapan Diri dan Kebersihan (Thaharah)

Mandi Jumat

Mandi ini sangat ditekankan (sunnah muakkadah) bagi setiap laki-laki yang baligh yang hendak menghadiri Sholat Jumat.

غُسْلُ يَوْمِ الْجُمُعَةِ وَاجِبٌ عَلَى كُلِّ مُحْتَلِمٍ

Ghuslu yaumil jumu’ati waajibun ‘alaa kulli muhtalimin.

Artinya: “Mandi pada hari Jumat itu wajib (sangat ditekankan) bagi setiap orang yang sudah baligh.” (HR. Bukhari no. 879)

Memotong Kuku dan Mencukur Kumis

Membersihkan diri dari kotoran fisik adalah bagian dari fitrah yang dianjurkan dilakukan sebelum berangkat sholat.

كَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُقَلِّمُ أَظْفَارَهُ وَيَقُصُّ شَارِبَهُ يَوْمَ الْجُمُعَةِ قَبْلَ أَنْ يَخْرُجَ إِلَى الصَّلَاةِ

Kaana an-nabiyyu shallallaahu ‘alaihi wa sallama yuqallimu azhfaarahu wa yaqushshu syaaribahu yaumal jumu’ati qabla an yakhruja ilash-shalaati.

Artinya: “Nabi SAW biasa memotong kuku dan mencukur kumisnya pada hari Jumat sebelum beliau keluar untuk sholat.” (HR. Al-Baihaqi & Ath-Thabrani)

Bersiwak (Membersihkan Gigi)

Mulut yang bersih adalah etika menghadap Allah dan berkumpul dengan sesama Muslim.



لَوْلَا أَنْ أَشُقَّ عَلَى أُمَّتِي لَأَمَرْتُهُمْ بِالسِّوَاكِ مَعَ كُلِّ صَلَاةٍ

Laulaa an asyuqqa ‘alaa ummatii la-amartuhum bis-siwaaki ma’a kulli shalaatin.

Artinya: “Seandainya tidak memberatkan umatku, niscaya akan aku perintahkan mereka untuk bersiwak setiap kali hendak sholat.” (HR. Bukhari no. 887)

Memakai Wewangian (Parfum)

Khusus bagi laki-laki, disunnahkan memakai wewangian terbaik yang dimilikinya agar harum saat berkumpul di masjid.

وَيَمَسُّ مِنْ طِيبٍ إِنْ كَانَ لَهُ

Wa yamassu min thiibin in kaana lahu.

Artinya: “Dan (hendaklah) ia memakai wewangian jika ia memilikinya.” (HR. Bukhari no. 880)

Memakai Pakaian Terbaik (Disukai Warna Putih)

الْبَسُوا مِنْ ثِيَابِكُمُ الْبَيَاضَ ، فَإِنَّهَا مِنْ خَيْرِ ثِيَابِكُمْ

Ilbasuu min tsiyaabikumul-bayaadha, fa innahaa min khairi tsiyaabikum.

Artinya: “Pakailah pakaian kalian yang berwarna putih, karena itu adalah sebaik-baik pakaian kalian.” (HR. Abu Daud no. 4061)




Perjalanan dan Adab di Masjid

Bersegera Datang ke Masjid (Pagi Hari)

Datang lebih awal memiliki tingkatan pahala seperti berkurban.

مَنْ اغْتَسَلَ يَوْمَ الْجُمُعَةِ … ثُمَّ رَاحَ فِي السَّاعَةِ الْأُولَى فَكَأَنَّمَا قَرَّبَ بَدَنَةً

Manightasala yaumal jumu’ati… tsumma raaha fis-saa’atil uulaa faka-annamaa qarraba badanah.

Artinya: “Barangsiapa mandi pada hari Jumat… lalu pergi di waktu yang pertama, maka seolah-olah ia berkurban seekor unta…” (HR. Bukhari no. 881)

Berjalan Kaki Menuju Masjid

Setiap langkah kaki menuju sholat Jumat menghapus dosa dan mengangkat derajat.

وَمَشَى وَلَمْ يَرْكَبْ … كَانَ لَهُ بِكُلِّ خُطْوَةٍ عَمَلُ سَنَةٍ أَجْرُ صِيَامِهَا وَقِيَامِهَا

Wa masyaa wa lam yarkab… kaana lahu bikulli khuthwatin ‘amalu sanatin ajru shiyaamihaa wa qiyaamihaa.

Artinya: “Dan ia berjalan kaki tidak berkendaraan… maka baginya pahala puasa dan sholat setahun untuk setiap langkah kakinya.” (HR. Tirmidzi no. 496)

Masuk Masjid dengan Kaki Kanan dan Berdoa

إِذَا دَخَلَ أَحَدُكُمُ الْمَسْجِدَ فَلْيَقُلْ اللَّهُمَّ افْتَحْ لِي أَبْوَابَ رَحْمَتِكَ

Idzaa dakhala ahadukumul masjida falyaqul: Allahummaftah lii abwaaba rahmatik.

Artinya: “Jika salah seorang di antara kalian masuk masjid, maka ucapkanlah: Ya Allah, bukakanlah untukku pintu-pintu rahmat-Mu.” (HR. Muslim no. 713)





Sholat Tahiyatul Masjid

Dilakukan saat masuk masjid sebelum duduk, bahkan jika khatib sedang berkhutbah (lakukan dengan ringan/cepat).

إِذَا جَاءَ أَحَدُكُمْ يَوْمَ الْجُمُعَةِ وَالْإِمَامُ يَخْطُبُ فَلْيَرْكَعْ رَكْعَتَيْنِ وَلْيَتَجَوَّزْ فِيهِمَا

Idzaa jaa-a ahadukum yaumal jumu’ati wal imaamu yakhtubu falyarka’ rak’ataini walyatajawwaz fiihimaa.

Artinya: “Jika salah seorang dari kalian datang pada hari Jumat sedangkan imam sedang berkhutbah, maka hendaklah ia sholat dua rakaat dan ringkaskanlah sholatnya.” (HR. Muslim no. 875)

Diam dan Menyimak Khutbah

Dilarang berbicara saat khutbah berlangsung, karena dapat menggugurkan pahala Jumat.

إِذَا قُلْتَ لِصَاحِبِكَ يَوْمَ الْجُمُعَةِ أَنْصِتْ وَالإِمَامُ يَخْطُبُ فَقَدْ لَغَوْتَ

Idza qulta lishaahibika yaumal jumu’ati anshit wal imaamu yakhtubu faqad laghauta.

Artinya: “Jika engkau berkata kepada temanmu pada hari Jumat, ‘Diamlah’, sedangkan imam sedang berkhutbah, maka sungguh engkau telah berbuat sia-sia.” (HR. Bukhari no. 934)

Tidak Melangkahi Pundak Orang Lain

Rasulullah SAW pernah menegur orang yang melangkahi pundak jamaah lain:

اجْلِسْ فَقَدْ آذَيْتَ وَآنَيْتَ

Ijlis faqad aadzaita wa aanaita.

Artinya: “Duduklah! Sungguh engkau telah mengganggu dan datang terlambat.” (HR. Abu Daud & An-Nasa’i)




Dzikir, Doa, dan Ibadah Lainnya

Membaca Surat Al-Kahfi

مَنْ قَرَأَ سُورَةَ الْكَهْفِ فِى يَوْمِ الْجُمُعَةِ أَضَاءَ لَهُ مِنَ النُّورِ مَا بَيْنَ الْجُمُعَتَيْنِ

Man qara-a suuratal kahfi fii yaumil jumu’ati adhaa-a lahu minan nuuri maa bainal jumu’ataini.

Artinya: “Barangsiapa yang membaca surat Al Kahfi pada hari Jumat, dia akan disinari cahaya di antara dua Jumat.” (HR. Al-Baihaqi & Al-Hakim)

Memperbanyak Sholawat Nabi

فَأَكْثِرُوا عَلَيَّ مِنَ الصَّلَاةِ فِيهِ فَإِنَّ صَلَاتَكُمْ مَعْرُوضَةٌ عَلَيَّ

Fa-aktsiruu ‘alayya minash shalaati fiihi fa-inna shalaatakum ma’ruudhatun ‘alayya.

Artinya: “Maka perbanyaklah sholawat kepadaku di hari Jumat, karena sesungguhnya sholawat kalian akan ditampakkan kepadaku.” (HR. Abu Daud no. 1047)

Membaca Surat As-Sajdah dan Al-Insan (Saat Subuh)

كَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقْرَأُ فِي الْجُمُعَةِ فِي صَلَاةِ الْفَجْرِ الم تَنْزِيلُ السَّجْدَةَ وَهَلْ أَتَى عَلَى الْإِنْسَانِ

Kaana an-nabiyyu SAW yaqra-u fil jumu’ati fii shalaatil fajri Alif Laam Miim Tanziil as-Sajdah wa Hal Ataa ‘alal Insaan.

Artinya: “Nabi SAW biasa membaca pada hari Jumat dalam shalat Fajar (Subuh) surat As-Sajdah dan Al-Insan.” (HR. Bukhari no. 891)





Mencari Waktu Mustajab untuk Berdoa (Ba’da Ashar)

فِيهِ سَاعَةٌ لَا يُوَافِقُهَا عَبْدٌ مُسْلِمٌ وَهُوَ قَائِمٌ يُصَلِّي يَسْأَلُ اللَّهَ تَعَالَى شَيْئًا إِلَّا أَعْطَاهُ إِيَّاهُ

Fiihi saa’atun laa yuwaafiquhaa ‘abdun muslimun wa huwa qaa-imum yushallii yas-alullaha ta’aalaa syai-an illaa a’thaahu iyyaahu.

Artinya: “Di hari Jumat itu terdapat satu waktu yang jika seorang Muslim melakukan shalat di dalamnya dan memohon sesuatu kepada Allah Ta’ala, niscaya permintaan itu akan dikabulkan.” (HR. Bukhari no. 6400)

Ziarah Kubur (Khususnya Orang Tua) Meskipun ziarah kubur bisa kapan saja, hari Jumat adalah waktu yang baik untuk mengingat kematian dan mendoakan orang tua.

مَنْ زَارَ قَبْرَ أَبَوَيْهِ أَوْ أَحَدِهِمَا فِي كُلِّ جُمُعَةٍ غُفِرَ لَهُ وَكُتِبَ بَرًّا

Man zaara qabra abawaihi au ahadihimaa fii kulli jumu’atin ghufira lahu wa kutiba barran.

Artinya: “Barangsiapa menziarahi kubur kedua orang tuanya atau salah satu dari keduanya setiap hari Jumat, maka ia diampuni dosanya dan dicatat sebagai anak yang berbakti.” (HR. Ath-Thabrani – hadits ini memiliki perbincangan sanad namun maknanya baik dalam fadhail amal)

Memperbanyak Sedekah

Sedekah di hari Jumat memiliki kedudukan istimewa dibanding hari lainnya. Ibnul Qayyim rahimahullah berkata tentang keutamaan hari Jumat:

وَالصَّدَقَةُ فِيهِ بِالنِّسْبَةِ إِلَى سَائِرِ أَيَّامِ الْأُسْبُوعِ كَالصَّدَقَةِ فِي شَهْرِ رَمَضَانَ بِالنِّسْبَةِ إِلَى سَائِرِ الشُّهُورِ

Wash-shadaqatu fiihi bin-nisbati ilaa saa-iri ayyaamil usbuu’i kash-shadaqati fii syahri ramadhaana bin-nisbati ilaa saa-irisy syuhuur.

Artinya: “Sedekah di hari Jumat dibanding dengan sedekah di hari lain adalah seperti sedekah di bulan Ramadhan dibanding sedekah di bulan-bulan selainnya.” (Kitab Zadul Ma’ad)

Melaksanakan amalan-amalan sunnah di hari Jumat dengan landasan dalil yang kuat akan membuat hati lebih tenang dan ibadah lebih bermakna. Semoga kita termasuk hamba Allah yang senantiasa menghidupkan sunnah Nabi-Nya di hari yang paling mulia ini. Jangan biarkan Jumat berlalu begitu saja tanpa tabungan pahala.



Sempurnakan Jumat dengan Sedekah Terbaik

Sebagaimana disebutkan sedekah di hari Jumat memiliki nilai pahala yang berlipat ganda layaknya sedekah di bulan Ramadhan. Ini adalah kesempatan emas untuk membersihkan harta sekaligus membantu sesama.

Keutamaan Mengamalkan Sunnah Hari Jumat

Mengamalkan amalan hari Jumat membawa banyak manfaat dan keutamaan, di antaranya:

Pahala yang berlipat ganda  ibadah yang dilakukan pada hari Jumat memiliki nilai pahala yang lebih besar dibanding hari lain. Doa lebih mustajab  terutama di waktu sore menjelang maghrib, doa seorang muslim lebih mudah dikabulkan.

Menghapus dosa-dosa kecil  dengan memperbanyak ibadah, Allah menghapus dosa-dosa seorang hamba. Tanda cinta kepada sunnah Rasulullah melaksanakan sunnah hari Jumat adalah bukti cinta seorang muslim kepada Nabi Muhammad. Mendapatkan keberkahan hidup siapa yang menghidupkan sunnah Jumat, kehidupannya akan diliputi ketenteraman dan keberkahan.

Hari Jumat adalah hari penuh keutamaan yang seharusnya tidak dilewatkan begitu saja. Melaksanakan amalan hari Jumat seperti mandi sunnah, membaca Surah Al-Kahfi, memperbanyak doa, bersedekah, datang lebih awal ke masjid, hingga memperbanyak zikir dan istighfar, semuanya akan mendatangkan pahala dan keberkahan.



Kesimpulan

Bagi seorang muslim, hari Jumat bukan hanya sekadar hari libur atau rutinitas pekanan, tetapi sebuah kesempatan besar untuk memperbanyak amal saleh. Dengan menjadikan hari Jumat sebagai momentum untuk mendekatkan diri kepada Allah, maka seorang hamba akan meraih keberkahan dunia dan kebahagiaan akhirat.

Sumber

https://kabtrenggalek.baznas.go.id/artikel/show/amalan-hari-jumat-yang-membawa-keberkahan-dan-pahala-besar/29205

Tags: bersedekah di hari jum'atdalil keutamaan di hari jum'atdoa dan dzikir di hari jum'atkeutamaan di hari jum'atsempurnakan di hari jum'at
Ahmad Rian

Ahmad Rian

Info Bansos

Cara Cek Bansos, Informasi Bansos, Kapan Bansos Cair, Bansos 2026, Cek Bansos KTP, Cek PKH 2026

Nama Bayi Perempuan Islami yang Cerdas, Sholehah, dan Penuh Doa

Nama Bayi Perempuan Islami yang Cerdas, Sholehah, dan Penuh Doa

Daftar Bansos Maret 2026 Yang Akan Cair Beserta Cara Cek Nama Penerima Pakai NIK KTP

Daftar Bansos Maret 2026 Yang Akan Cair Beserta Cara Cek Nama Penerima Pakai NIK KTP

Daftar Bansos Maret 2026 Yang Akan Cair Beserta Cara Cek Nama Penerima Pakai NIK KTP

Mudik Gratis Lebaran Kemenhub 2026 Dibuka! Ini Jadwal, Rute, dan Cara Daftarnya

Mudik Gratis Lebaran Kemenhub 2026 Dibuka! Ini Jadwal, Rute, dan Cara Daftarnya

Mudik Gratis Lebaran Kemenhub 2026 Dibuka! Ini Jadwal, Rute, dan Cara Daftarnya

THR ASN 2026: Bocoran Jadwal Cair dan Komponen yang Diterima

THR ASN 2026: Bocoran Jadwal Cair dan Komponen yang Diterima

THR ASN 2026: Bocoran Jadwal Cair dan Komponen yang Diterima

Informasi Bantuan Sosial Aktual

© 2025 Informasi Bantuan Sosial

Link

  • Beranda – Info Bansos
  • Bansos
  • Bantuan PIP
  • Cek Bansos

Follow Us

No Result
View All Result
  • Beranda – Info Bansos
  • Bansos
  • Bantuan PIP
  • Cek Bansos

© 2025 Informasi Bantuan Sosial