Bulan Ramadhan adalah bulan yang penuh ampunan bagi setiap umat Islam, didalam bulan ini seluruh umat Islam diwajibkan untuk berpuasa sebulan penuh. Puasa ini bukan sekedar menahan diri dari makan, minum, tetapi juga menahan diri perbuatan yang membatalkan dari terbit fajar hingga terbenam matahari.
Ketika azan magrib berkumandang maka semua umat Islam yang berpuasa wajib berbuka puasa atau membatalkan puasa. Tetapi ada beberapa adab yang harus dilakukan ketika saat berbuka puasa.
Ada beberapa adab yang diajarkan oleh Nabi Muhammad SAW Ketika akan berbuka puasa. Mengetahui adab berbuka puasa tidak hanya membantu kita menunaikan sunnah Rasulullah, tetapi juga menjaga kesehatan tubuh dan meningkatkan kualitas ibadah.
Adab Berbuka Puasa Sesuai Sunnah Nabi
Berikut 5 adab ketika berbuka puasa seperti yang diajarkan oleh Nabi Muhammad SAW, seperti dilansir dari Inilah.com.
Tidak Menunda Berbuka Puasa
Salah satu adab yang sangat dianjurkan adalah berbuka segera begitu waktu Maghrib tiba. Rasulullah bersabda bahwa umat Islam sebaiknya tidak menunda berbuka.
Menunda berbuka tanpa alasan dapat membuat tubuh mengalami dehidrasi dan energi menurun, serta mengurangi berkah ibadah puasa. Dengan segera berbuka, tubuh mendapatkan asupan energi yang diperlukan untuk beraktivitas setelah seharian menahan lapar dan dahaga.
Membaca Doa Buka Puasa
Sebelum menikmati hidangan, disunnahkan membaca doa berbuka puasa. Doa ini merupakan wujud rasa syukur kepada Allah SWT atas kekuatan dan kesempatan yang diberikan untuk menunaikan ibadah puasa.
Membaca doa bukan sekadar kebiasaan, tetapi juga mengingatkan kita untuk selalu bersyukur dan menyadari bahwa rezeki berasal dari-Nya. Dengan doa ini, berbuka puasa menjadi ibadah yang lebih bermakna dan penuh kesadaran spiritual.
Doa buka puasa biasanya dibaca setelah membatalkan puasa dengan makan atau minum. Karena pada doa berbuka puasa yang diajarkan Rasulullah SAW, terdapat kata “telah” di dalamnya. Dengan begitu, waktu membacanya dilaksanakan usai berbuka.
Berbuka dengan Kurma atau Air
Nabi Muhammad biasa berbuka puasa dengan kurma, dan apabila tidak ada, beliau berbuka dengan air. Kurma memberikan energi instan karena kandungan gula alaminya, sementara air mengembalikan cairan tubuh yang hilang selama berpuasa.
Adab ini tidak hanya mengikuti sunnah, tetapi juga memiliki manfaat kesehatan. Kurma membantu menaikkan gula darah secara cepat setelah puasa, sementara air mencegah dehidrasi dan menjaga metabolisme tubuh tetap seimbang.
Makan Secukupnya
Setelah berbuka dengan kurma atau air, dianjurkan untuk makan dengan porsi yang cukup dan tidak berlebihan. Rasulullah mengajarkan prinsip sederhana: “Makanlah secukupnya.” Makan berlebihan setelah seharian menahan lapar dapat menyebabkan gangguan pencernaan, perut kembung, dan rasa lelah.
Makan secukupnya memastikan tubuh tetap bertenaga dan nyaman, serta ibadah puasa tetap berkualitas. Pilihlah makanan yang sehat dan bergizi agar energi yang diperoleh optimal untuk beribadah malam hari, seperti shalat Tarawih.
Membaca Doa Setelah Makan
Setelah selesai berbuka dan makan, membaca doa penutup juga termasuk sunnah yang dianjurkan. Doa ini menjadi wujud rasa syukur karena Allah SWT telah memberikan rezeki dan kesehatan.
Dengan menutup kegiatan berbuka dengan doa, hati menjadi tenang, ibadah puasa lebih sempurna, dan kesadaran spiritual semakin meningkat.
Ini juga mengajarkan umat Islam untuk selalu bersyukur dalam setiap kesempatan, baik saat menerima nikmat maupun menghadapi tantangan.
Baca : Amalan Ramadan yang Dianjurkan untuk Dilakukan Setiap Hari
Kesimpulan
Berbuka puasa bukan hanya soal mengisi perut, tetapi juga menjalankan adab yang diajarkan Nabi Muhammad. 5 adab utama, yaitu segera berbuka, membaca doa buka puasa, berbuka dengan kurma atau air, makan secukupnya, dan membaca doa setelah makan, membantu menjadikan puasa lebih bermanfaat secara fisik dan spiritual.
Dengan memahami dan mengamalkan adab-adab ini, ibadah puasa menjadi lebih bermakna, tubuh tetap sehat, dan hati tetap bersyukur. Mempraktikkan adab berbuka sesuai sunnah juga menguatkan ikatan kita dengan ajaran Nabi dan meningkatkan kualitas ibadah selama Ramadan.
Sumber
https://mozaik.inilah.com/dakwah/adab-berbuka-puasa-sesuai-sunah




