Bulan suci Ramadan 1447 Hijriah semakin dekat dan umat Islam mulai bersiap menyambut datangnya bulan penuh berkah ini. Banyak yang penasaran, kapan tepatnya 1 Ramadan 2026 dimulai dan berapa hari lagi menuju awal puasa tahun depan.
Berdasarkan perhitungan kalender Hijriah dan prediksi astronomi, awal Ramadan 1447 H diperkirakan jatuh pada awal tahun 2026. Meski demikian, penetapan resmi tetap menunggu hasil sidang isbat pemerintah serta metode hisab dan rukyat yang digunakan masing-masing organisasi Islam.
Berikut perkiraan tanggal 1 Ramadan 2026 lengkap dengan hitung mundurnya.
Proyeksi Kalender: Ramadan 2026 Diperkirakan Tiba pada Bulan Maret
Dilansir dari sultramedia.id, Antusiasme menyambut bulan suci Ramadan biasanya diawali dengan menghitung mundur berdasarkan proyeksi kalender Hijriah. Berdasarkan perhitungan kalender yang umum digunakan di Indonesia, awal puasa Ramadan 1447 H diperkirakan jatuh pada pertengahan Maret 2026.
Secara hitungan astronomi dan konversi kalender Masehi ke Hijriah, 1 Ramadan 1447 H diproyeksikan berada di sekitar tanggal 18 atau 19 Maret 2026. Perkiraan ini mengikuti pola pergerakan kalender Hijriah yang setiap tahunnya maju sekitar 10 hingga 11 hari dari kalender Masehi.
Meski demikian, tanggal tersebut masih bersifat prediksi. Penetapan resmi tetap menunggu keputusan pemerintah. Namun, berdasarkan hitungan mundur sementara, umat Islam diperkirakan memiliki waktu kurang dari dua bulan untuk mempersiapkan diri menyambut datangnya bulan penuh berkah tersebut.
Penentuan Resmi Melalui Sidang Isbat
Di Indonesia, awal Ramadan tidak ditentukan hanya melalui metode hisab (perhitungan astronomi), tetapi juga melalui rukyatul hilal atau pengamatan langsung bulan sabit. Penetapan tanggal resmi dilakukan oleh Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI) melalui mekanisme Sidang Isbat.
Sidang Isbat merupakan forum resmi yang melibatkan berbagai pihak, mulai dari perwakilan organisasi masyarakat (ormas) Islam, pakar astronomi, hingga instansi terkait. Sidang ini biasanya digelar pada petang hari tanggal 29 Sya’ban, menjelang waktu yang diperkirakan sebagai awal Ramadan.
Hasil pengamatan hilal dari berbagai titik pemantauan di seluruh Indonesia akan dibahas dan disimpulkan dalam sidang tersebut. Setelah itu, pemerintah akan mengumumkan secara resmi kepada masyarakat mengenai tanggal pasti 1 Ramadan. Oleh karena itu, hitungan mundur yang beredar di masyarakat hanya bersifat panduan awal, sedangkan keputusan final tetap menunggu pengumuman resmi dari Kemenag.
Momentum Persiapan Menyambut Ramadan
Terlepas dari kapan tepatnya Ramadan 2026 akan dimulai, suasana menyambut bulan suci sudah mulai terasa. Hitungan mundur ini seharusnya menjadi pengingat bagi umat Islam untuk mempersiapkan diri, baik secara fisik maupun spiritual.
Beberapa persiapan yang dapat dilakukan antara lain memperbanyak ibadah sunnah, melunasi utang puasa tahun sebelumnya (qadha), serta memperbaiki diri agar lebih siap menjalankan ibadah dengan khusyuk. Pada akhirnya, kesiapan hati dan kualitas ibadah jauh lebih penting daripada sekadar mengetahui tanggal pasti kedatangan Ramadan.
Kesimpulan
Penetapan awal Ramadan di Indonesia tetap menunggu hasil Sidang Isbat yang diselenggarakan oleh Kementerian Agama, melalui metode hisab dan rukyatul hilal. Karena itu, hitungan mundur hanya menjadi panduan sementara bagi masyarakat.
Sumber
1 Ramadhan 2026 Tinggal Sebentar Lagi, Prediksi dan Hitungan Mundur Awal Puasa 2026



