Dalam budaya Tionghoa, sejumlah tanaman dipercaya memiliki makna keberuntungan. Kehadirannya bukan hanya mempercantik ruangan, tetapi juga diyakini menghadirkan energi positif, rezeki, dan kemakmuran bagi pemiliknya.
Keyakinan ini banyak dipengaruhi oleh filosofi Feng Shui, yang menekankan keselarasan antara manusia dan lingkungan.
Dalam sejarah tersebut, tanaman dipandang sebagai elemen hidup yang mampu mengalirkan energi baik (chi) serta membatu menyeimbangkan unsur alam di dalam hunian.
Istilah Feng Shui sendiri berasal dari bahasa Tiongkok, yakni “feng” (angin) dan “shui” (air). Filosofi kuno ini mengajarkan bahwa kehidupan manusia seharusnya berjalan harmonis dengan alam. Setiap unsur di sekitar, termasuk tanaman, dipercaya berpengaruh terhadap kondisi fisik, emosional, hingga spiritual seseorang.
Dalam praktiknya, tanaman melambangkan pertumbuhan, kesuburan, serta rezeki yang terus berkembang. Oleh karena itu, pemilihannya tidak dilakukan secara sembarangan.
Bentuk daun, warna, hingga karakter pertumbuhan diyakini memiliki arti simbolis tersendiri. Tak sedikit orang menempatkan tanaman tertentu di rumah maupun tempat usaha dengan harapan mendatangkan keberuntungan dan menciptakan suasana yang lebih seimbang.
Berikut delapan tanaman yang diyakini membawa hoki dan cocok dijadikan dekorasi menyambut Tahun Baru Imlek 2026:
Pohon Uang – Simbol Stabilitas Finansial
Pachira aquatica atau yang populer disebut pohon uang termasuk tanaman favorit dalam Feng Shui. Tanaman ini dipercaya membantu menarik rezeki dan menciptakan energi positif di dalam ruangan.
Daunnya yang berbentuk seperti telapak tangan dengan lima helai dalam satu tangkai melambangkan lima elemen kehidupan: kayu, api, tanah, logam, dan air.
Batangnya yang sering dikepang diyakini menjadi simbol “mengikat” kekayaan agar tetap bertahan. Pohon ini kerap ditempatkan di ruang tamu atau area usaha sebagai lambang kemakmuran.
Lidah Mertua – Penjaga Energi Rumah
Sansevieria atau lidah mertua dikenal sebagai tanaman pelindung dalam Feng Shui. Daunnya yang tegak, runcing, dan kokoh melambangkan ketahanan serta perlindungan dari energi negatif.
Tanaman ini sering diletakkan di dekat pintu masuk atau sudut ruangan untuk menjaga keseimbangan chi. Selain makna simbolisnya, lidah mertua juga mudah dirawat dan membantu menyaring udara.
Gladiol – Lambang Ambisi dan Kemajuan
Bunga gladiol memiliki batang tinggi menyerupai pedang, sehingga kerap dimaknai sebagai simbol kekuatan dan semangat untuk maju. Warna merah yang sering dipilih saat Imlek dipercaya membawa keberuntungan serta kebahagiaan.
Banyak orang menghadirkan gladiol sebagai harapan untuk pencapaian baru dan perkembangan karier di tahun mendatang.
Tanaman Giok – Tanda Kelimpahan Rezeki
Crassula ovata, yang dikenal sebagai tanaman giok atau jade plant, memiliki daun tebal mengilap menyerupai koin. Bentuk ini membuatnya identik dengan simbol kekayaan.
Tanaman ini kerap dijadikan hadiah saat pembukaan usaha atau pindah rumah sebagai doa agar rezeki terus bertumbuh. Dalam Feng Shui, penempatannya di dekat pintu masuk dipercaya dapat menarik energi finansial yang baik.
Bunga Lili – Simbol Keharmonisan Keluarga
Bunga lili sering menghiasi perayaan Imlek karena melambangkan kebahagiaan dan hubungan yang harmonis.
Bentuknya yang anggun serta aromanya yang lembut menciptakan suasana hangat di dalam rumah. Maknanya erat dengan doa untuk cinta yang tulus dan kehidupan keluarga yang damai.
Peony – Lambang Kemakmuran dan Kehormatan
Peony dijuluki sebagai “Raja Bunga” dalam budaya Tionghoa. Kelopaknya yang besar dan mewah melambangkan kemakmuran, kehormatan, serta status sosial tinggi.
Bunga ini sering diasosiasikan dengan kehidupan yang berlimpah dan sejahtera, meski masa mekarnya relatif singkat.
Bunga Persik – Tanda Cinta dan Awal Baru
Bunga persik identik dengan perayaan Imlek. Dalam cerita rakyat Tionghoa, bunga ini melambangkan romansa, kesuburan, dan keberuntungan.
Dekorasi pohon persik sering dilengkapi ornamen merah sebagai simbol harapan baik dan kebahagiaan di tahun yang baru.
Anggrek – Simbol Keanggunan dan Kesuksesan
Phalaenopsis atau anggrek ngengat menjadi salah satu jenis anggrek paling diminati saat Imlek. Bentuknya elegan dan bunganya tahan lama.
Dalam tradisi Tionghoa, anggrek melambangkan kesempurnaan, keanggunan, serta keberhasilan yang berkelanjutan. Tanaman ini kerap dipilih untuk menghias rumah maupun diberikan kepada rekan bisnis sebagai simbol harapan baik.
Kesimpulan
Meski keyakinan mengenai tanaman pembawa keberuntungan tidak dapat dibuktikan secara ilmiah, keberadaan tanaman tetap memberikan manfaat nyata.
Sumber Referensi
- https://www.liputan6.com/lifestyle/read/6276163/8-jenis-tanaman-pembawa-keberuntungan-menurut-tradisi-tionghoa-untuk-sambut-tahun-baru-imlek




