Penyaluran Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) lewat Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) Bank BNI kembali menjadi sorotan pada 14 Februari 2026.
Beberapa laporan menyebutkan adanya dana masuk sebesar Rp600.000, namun masih ada sejumlah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang menginformasikan bahwa saldo mereka belum mengalami penambahan.
Artikel ini merangkum informasi terbaru mengenai proses pencairan bansos BPNT melalui Bank BNI, termasuk bukti dana yang telah diterima, wilayah yang sudah memperoleh pencairan, serta daerah yang masih dalam tahap penyaluran.
Laporan Pencairan BPNT Bank BNI Rp600.000
Sejumlah informasi menyebutkan bahwa pada 14 Februari 2026 terdapat penambahan saldo BPNT sebesar Rp600.000 di KKS Bank BNI.
Dana tersebut tercatat dengan keterangan transaksi bantuan sosial yang menandakan proses penyaluran program BPNT telah dilakukan.
Nominal Rp600.000 memang menjadi angka yang umum diberikan dalam program BPNT, biasanya untuk alokasi beberapa bulan sekaligus sesuai dengan mekanisme distribusi bansos.
Di samping itu, terdapat bukti transaksi penarikan senilai Rp600.000 pada tanggal yang sama. Hal ini menunjukkan bahwa bantuan sudah masuk dan dapat dimanfaatkan oleh penerima manfaat di sejumlah wilayah tertentu.
Sejumlah Daerah Sudah Terima, Termasuk Jember
Beberapa laporan dari berbagai wilayah menyebutkan bahwa dana BPNT Bank BNI mulai disalurkan. Salah satu daerah yang dikabarkan telah menerima pencairan adalah Jember.
Terdapat bukti transaksi penarikan sebesar Rp600.000 tertanggal 14 Februari 2026. Ini menjadi indikasi bahwa proses distribusi BPNT telah berjalan, walau belum menjangkau seluruh daerah di Indonesia.
Penyaluran bantuan sosial memang umumnya dilakukan secara bertahap, menyesuaikan proses validasi data penerima serta mekanisme dari pihak perbankan.
Banyak KKS Bank BNI Belum Menerima Pencairan
Walaupun sudah ada kabar dana masuk, mayoritas penerima manfaat pemegang KKS Bank BNI masih menyampaikan bahwa saldo mereka belum bertambah.
Dilansir dari RadarBogor sejumlah pengecekan saldo pada 14 Februari 2026 memperlihatkan kondisi seperti berikut:
- Saldo masih Rp2.000 tanpa adanya penambahan bantuan
- Saldo Rp1.000 dan belum tercatat transaksi masuk
- Tidak ada kode transaksi bantuan sosial pada rekening KKS
Laporan tersebut datang dari berbagai wilayah, termasuk Jakarta Timur dan sejumlah daerah lain. Situasi ini menandakan bahwa penyaluran BPNT melalui Bank BNI belum berlangsung secara merata di seluruh wilayah.
Perlu Dibedakan dengan Bantuan PKH
Sejumlah laporan mengenai saldo Rp600.000 yang masuk ternyata bukan berasal dari BPNT, melainkan dari Program Keluarga Harapan (PKH).
Pada salah satu contoh kasus, tercatat saldo awal Rp1.600.000, kemudian ditarik Rp1.000.000, dan sisa Rp600.000 diambil pada hari berikutnya. Pola tersebut lebih mencerminkan mekanisme pencairan PKH, bukan BPNT.
Oleh sebab itu, penerima manfaat sebaiknya memeriksa kode transaksi serta riwayat saldo agar dapat memastikan jenis bantuan yang diterima.
Alasan BPNT Belum Cair Secara Menyeluruh
Ada beberapa penyebab mengapa BPNT Bank BNI belum disalurkan secara bersamaan, di antaranya:
- Distribusi dilakukan secara bertahap.
- Tahap verifikasi dan validasi data penerima.
- Perbedaan jadwal pencairan di tiap daerah.
- Proses administrasi serta sistem perbankan.
Kondisi ini merupakan hal yang lazim dalam mekanisme penyaluran bantuan sosial.
Imbauan bagi Penerima BPNT Bank BNI
Bagi pemegang KKS Bank BNI, sebaiknya melakukan beberapa langkah berikut:
- Rutin mengecek saldo melalui ATM atau agen bank terdekat
- Memastikan kartu KKS dalam kondisi aktif
- Tetap tenang apabila dana belum masuk
- Menunggu proses penyaluran yang dilakukan secara bertahap
Apabila bantuan belum diterima, besar kemungkinan pencairan akan menyusul sesuai jadwal distribusi yang telah ditetapkan.
Hingga 14 Februari 2026, dana BPNT Bank BNI senilai Rp600.000 memang sudah mulai tersalurkan di sejumlah daerah, tetapi belum mencakup seluruh wilayah.
Masih terdapat banyak penerima manfaat yang belum memperoleh bantuan pada tanggal tersebut. Oleh karena itu, disarankan untuk terus memantau saldo KKS secara berkala, mengingat penyaluran bansos umumnya dilakukan secara bertahap sampai semua penerima menerima haknya.
Kesimpulan
Pencairan BPNT Bank BNI sebesar Rp600.000 per 14 Februari 2026 sudah mulai masuk di beberapa wilayah, namun belum diterima secara merata oleh seluruh penerima manfaat.
Sumber Referensi
https://radarbogor.jawapos.com/bansos/2477194674/bansos-bpnt-bank-bni-cair-rp600000-cek-info-terbaru-pencairan-per-14-februari-2026




