Banyak umat Muslim mulai mencari kepastian mengenai jadwal Ramadhan dan Hari Raya 2026 agar bisa mempersiapkan ibadah lebih awal. Salah satu acuan yang dijadikan rujukan adalah kalender yang diterbitkan oleh Muhammadiyah.
Organisasi ini dikenal konsisten menggunakan metode hisab astronomi untuk menentukan awal bulan Hijriah, sehingga warga mendapatkan panduan yang jelas sejak awal tahun.
Berikut penjelasan lengkap tentang perkiraan jadwal Ramadhan dan Hari Raya 2026 menurut Muhammadiyah serta dasar penetapannya.
Awal Ramadhan 2026 Menurut Muhammadiyah
Dilansir dari laman suaramuhammadiyah.id, berdasarkan Maklumat Pimpinan Pusat Muhammadiyah Nomor 2/MLM/1.0/E/2025 yang dirilis di Yogyakarta pada 22 September 2025, diputuskan bahwa 1 Ramadan 1447 H akan jatuh pada hari Rabu Legi, 18 Februari 2026 M.
Penetapan ini didasarkan pada hasil hisab hakiki wujudul hilal yang dipedomani oleh Majelis Tarjih dan Tajdid PP Muhammadiyah.
Jadwal Hari Raya Idul Fitri 2026 Menurut Muhammadiyah
Selain awal Ramadhan, Muhammadiyah juga telah menetapkan tanggal Hari Raya Idul Fitri 1447 H. 1 Syawal 1447 H ditetapkan jatuh pada hari Jumat Legi, 20 Maret 2026 M. Informasi ini penting bagi masyarakat yang ingin merencanakan mudik, cuti kerja, atau kegiatan keluarga.
Banyak warga memanfaatkan kalender Muhammadiyah sebagai panduan awal sebelum pengumuman resmi libur nasional dari pemerintah. Perayaan Idul Fitri menjadi momen penting bagi umat Muslim di Indonesia.
Selain menunaikan salat Id, masyarakat biasanya melaksanakan tradisi silaturahmi dan berkumpul bersama keluarga. Mengetahui perkiraan tanggal lebih awal membantu persiapan dilakukan lebih matang, termasuk urusan perjalanan dan kebutuhan rumah tangga.
Dasar Penentuan Kalender Muhammadiyah
Muhammadiyah menggunakan metode hisab hakiki wujudul hilal dan penetapan ini mengacu pada prinsip, syarat, dan parameter Kalender Hijriah Global Tunggal yang merupakan hasil Musyawarah Nasional XXXII Tarjih Muhammadiyah di Pekalongan pada tahun 2024.
Kesimpulan
Bagi masyarakat awam, perbedaan metode penentuan awal bulan sebaiknya tidak menjadi kebingungan. Yang penting dipahami adalah bahwa setiap metode memiliki dasar ilmiah dan syariat yang kuat. Dengan mengetahui jadwal Ramadhan dan Hari Raya 2026 menurut Muhammadiyah, umat Islam dapat memulai persiapan lebih awal.
Persiapan ini tidak hanya meliputi aspek spiritual, tetapi juga keluarga dan sosial, sehingga bulan suci Ramadhan bisa dijalani dengan lebih khusyuk, terencana, dan bermakna.
Sumber referensi
https://www.suaramuhammadiyah.id/read/muhammadiyah-tetapkan-awal-ramadhan-idul-fitri-dan-idul-adha-1447-h-2026-m




