Buat kamu yang sering bertanya kenapa belum menerima bantuan sosial, desil DTSEN bisa jadi jawabannya berada pada data DTSEN atau Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional merupakan basis data yang digunakan pemerintah untuk menentukan tingkat kesejahteraan masyarakat.
Desil adalah pengelompokkan pembagian masyarakat berdasarkan kondisi sosial ekonomi. Umumnya, desil dibagi dari 1 sampai 10, desil 1 menandakan kondisi ekonomi paling rentan, sementara desil yang lebih tinggi menunjukkan tingkat kesejahteraan yang lebih baik. posisi desil ini sangat krusial, karena mayoritas program bantuan sosial menyasar masyarakat di desil 1 hingga desil 4. Kalau desil kamu berada di atas itu, bantuan kemungkinan tidak bisa kamu terima meskipun kamu merasa membutuhkan.
Kemensos menegaskan bahwa dalam penyaluran bansos pada tahun 2026 yang dilakukan berdasarkan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). Data ini menjadi acuan utama pemerintah dalam menentukan penerima bantuan sosial di seluruh Indonesia. Karena data bersifat dinamis dan terus diperbarui, daftar penerima PKH dan BPNT bisa mengalami perubahan dibanding periode sebelumnya.
Oleh karena itu, ada kemungkinan jika kamu menerima bansos di tahap sebelumnya, tetapi tidak lagi terdaftar pada tahap Februari nantinya. Sebaliknya, masyarakat yang sebelumnya belum menerima bisa saja masuk sebagai penerima baru. Kemensos menegaskan bahwa perubahan data ini dilakukan untuk memastikan bantuan agar tepat sasaran.
Desil DTSEN berfungsi sebagai acuan utama penyaluran berbagai bantuan sosial, mulai dari PKH, BPNT, hingga bansos beras 10 kg. Artinya, kalau kamu tidak tahu desil kamu berada di angka berapa, besar kemungkinan kamu juga tidak tahu peluang menerima bansos.
Cara Mengetahui Desil DTSEN yang Bisa Kamu Lakukan
Cara paling aman dan akurat untuk mengetahui desil DTSEN adalah dengan datang langsung ke kantor desa atau kelurahan langsung yang pertepatan dengan tempat tinggal Kamu saat ini. Kamu cukup membawa KTP dan Kartu Keluarga, lalu meminta petugas mengecek status kamu di data DTSEN. Biasanya, petugas bisa langsung memberi tahu apakah kamu terdaftar dan berada di desil berapa.
Cara Cek Desil Secara Mandiri
Pengecekan status bantuan dapat dilakukan secara mandiri kapan saja melalui ponsel tanpa harus ating ke kantor dinas. Berikut langkah-langkahnya:
- Kamu dapat mengakses situs resmi pada ponsel pribadimu di laman web kemensos.go.id
- Masukkan data wilayah tempat Kamu tinggal mulai dari Provinsi, Kabupaten/Kota, kecamatan, hingga Desa/Kelurahan
- Kamu dapat memasukkan nama lengkap orang yang akan kamu cek datanya, pastikan nama lengkap harus sesuai dengan yang tertera di e-KTP
- Ketikan kode huruf (captcha) yang muncul pada kotak layar ponsel Kamu
- Kamu dapat mengklik tombol “CARI DATA”
- Sistem akan menampilkan informasi apakah Kamu terdaftar sebagai penerima bansos atau tidak
Jika terdaftar dalam DTSEN, sistem akan menampilkan:
- Status kepesertaan bansos
- Jenis bantuan yang diterima
- Keterangan kepesertaan berdasarkan data sosial ekonomi
Cara Cek Desil Melalui Aplikasi Cek Bansos
Sebelum Kamu mengecek pencairan bansos, Kamu harus mengunduh terlebih dahulu aplikasi Cek Bansos yang terdapat di Appstore atau Play Store pada ponsel pribadimu. Setelah aplikasi terinstal, ikuti langkah-langkah berikut ini:
- Buka Aplikasi Cek Bansos
- Kamu dapat masuk menggunakan username dan password, apabila kamu belum memiliki akun, segara daftar atau buat akun terlebih dahulu dengan mengguankan data diri sesuai dengan KTP dan unggah foto KTP, setelah itu tunggu verifikasi pada akunmu
- Jika Kamu sudah masuk, segera klik menu “Cek Bansos”
- Masukkan data wilayah tempat tinggal mu pada form yang muncul di ayar ponsel milik mu
- Masukkan nama penerima bansos sesuai dengan KTP
- Isi kode verifikasi
- Kamu dapat klik “ Cari Data”
- Tunggu beberapa saat sampai hasil pencocokan data yang Kamu cari dengan daftar penerima muncul
Kenapa Data Desil Bisa Berubah
Perlu kamu tahu bahwa data desil DTSEN bukan merupakan data yang statis., data ini bisa berubah dan mengikuti kondisi ekonomi kamu saat ini. Misalnya, jika penghasilan meningkat, kepemilikan aset bertambah, atau ada perubahan jumlah tanggungan dalam keluarga, maka posisi desil kamu juga akan bisa naik.
Sebaliknya, kalau kondisi ekonomi Kamu menurun dan belum tercatat, maka Kamu akan berhak mengajukan pembaruan data. Inilah alasan kenapa kamu perlu aktif memastikan data kamu selalu sesuai dengan kondisi sebenarnya.
Mengetahui desil DTSEN bukan hanya soal angka, tapi soal akses kamu terhadap bantuan sosial. Dengan memahami posisi desil, kamu bisa tahu peluang menerima bansos sekaligus memastikan data Kamu sudah tepat. Jadi, jangan ragu untuk cek dan perbarui data Kamu, karena bantuan sosial hanya bisa sampai ke Kamu yang benar-benar terdata dan berhak.



