Program Keluarga Harapan atau PKH tetap menjadi salah satu program bantuan sosial andalan pemerintah pada 2026. Bantuan ini difokuskan untuk membantu keluarga dengan kondisi ekonomi terbatas agar dapat memenuhi kebutuhan penting seperti pendidikan anak, layanan kesehatan, dan kesejahteraan keluarga.
Karena minat masyarakat untuk mengetahui status kepesertaan semakin tinggi, memahami cara mengecek bansos PKH dengan benar menjadi hal yang sangat penting. Program ini berada di bawah pengelolaan Kementerian Sosial (Kemensos) sebagai bagian dari strategi nasional dalam mengurangi angka kemiskinan.
Saat ini, pemerintah sudah menyediakan sistem digital yang memudahkan masyarakat memeriksa status bantuan langsung dari rumah hanya dengan menggunakan ponsel. Kemudahan akses ini membuat proses pengecekan menjadi lebih praktis dibandingkan sebelumnya. Artikel ini akan membahas secara lengkap bagaimana cara mengecek status bansos PKH 2026. Yuk simak pembahasannya.
Pengertian dan Target Penerima PKH 2026
PKH merupakan bantuan sosial bersyarat yang diberikan kepada keluarga prasejahtera yang memenuhi ketentuan tertentu. Program ini bertujuan meningkatkan kualitas hidup keluarga melalui dukungan pendidikan dan kesehatan yang berkelanjutan. Penerima PKH mencakup beberapa kelompok. Besaran bantuan tidak sama untuk setiap penerima karena disesuaikan dengan kategori,
Berikut kategorinya :
- Ibu hamil/nifas: Rp750.000 per 3 bulan
- Anak usia 0–6 tahun: Rp750.000 per 3 bulan
- Anak SD/sederajat: Rp225.000 per 3 bulan
- Anak SMP/sederajat: Rp375.000 per 3 bulan
- Anak SMA/sederajat: Rp500.000 per 3 bulan
- Lansia (≥60 tahun): Rp600.000 per 3 bulan
- Penyandang disabilitas berat: Rp600.000 per 3 bulan
- Korban pelanggaran HAM berat: Rp2.700.000 per 3 bulan
Langkah Mudah Mengecek Status Penerima PKH 2026
Untuk memudahkan masyarakat, pemerintah menyediakan layanan pengecekan bansos PKH 2026 secara online yang dapat diakses kapan saja.
Masyarakat dapat memilih salah satu dari dua cara berikut:
Cek PKH Melalui Web Resmi Kemensos
- Kunjungi laman resmi: cekbansos.kemensos.go.id
- Pilih wilayah sesuai dengan alamat pada KTP
- Masukkan nama lengkap sesuai KTP
- Ketik kode captcha yang muncul di layar
- Klik tombol “Cari Data”
Setelah itu, sistem akan menampilkan status data penerima bansos, jenis bantuan yang diterima serta informasi penyaluran.
Cek PKH Melalui Aplikasi Cek Bansos
- Unduh aplikasi Cek Bansos di Play Store
- Daftar akun menggunakan NIK, nomor KK, dan foto KTP
- Login ke aplikasi
- Masuk ke menu Cek Bansos
- Lihat status penerima dan jenis bantuan
Aplikasi ini juga memiliki fitur usul dan sanggah, yang memungkinkan warga mengajukan perbaikan data jika merasa layak menerima bansos tetapi belum terdaftar.
Jadwal Penyaluran PKH 2026
Dilansir dari laman desanaob.id, kementerian Sosial telah menetapkan tahapan penyaluran bantuan yang terbagi dalam empat triwulan.
Jadwal ini disusun untuk menjamin pemerataan distribusi dana ke seluruh wilayah Indonesia.
Bantuan biasanya disalurkan per tiga bulan sekali/triwulan. Berikut jadwalnya:
- Tahap 1 = Januari-Maret 2026
- Tahap 2 = April-Juni 2026
- Tahap 3 = Juli-September 2026
- Tahap 4 = Oktober-Desember 2026
Kesimpulan
Panduan pengecekan bansos PKH 2026 ini diharapkan memberi informasi yang jelas dan mudah dipahami masyarakat.
Sistem digital yang semakin berkembang membuat proses pengecekan menjadi lebih cepat, terbuka, dan efisien.
Melalui langkah ini, bantuan sosial diharapkan benar-benar sampai kepada keluarga yang membutuhkan dan dapat memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan mereka.




