Pemerintah kembali menyalurkan bantuan sosial PKH dan BPNT 2026 tahap 1 kepada masyarakat yang terdaftar sebagai Keluarga Penerima Manfaat (KPM).
Penyaluran bantuan ini ditujukan untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar keluarga prasejahtera di seluruh Indonesia.
Pada tahap pertama tahun 2026, bansos PKH-BPNT mencakup periode Januari hingga Maret dan dijadwalkan mulai cair pada Februari 2026. Total penerima bantuan diperkirakan mencapai 18 juta KPM.
Besaran Bansos PKH 2026 Tahap 1
Besaran bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) 2026 diberikan berdasarkan kategori anggota keluarga penerima.
Berikut rincian nominal yang diterima setiap tiga bulan:
- Ibu hamil atau nifas bantaun yang diberikan Rp750.000
- Anak usia 0–6 tahun akan mendapatkan bantuan Rp750.000
- Anak SD/sederajat akan mendapat bantuan Rp225.000
- Anak SMP/sederajat akan mendapat bantuan Rp375.000
- Anak SMA/sederajat akan mendapat bantaun Rp500.000
- Lansia usia 60 tahun ke atas akan mendapat bantaun Rp600.000
- Penyandang disabilitas berat akan mendapat bantuan Rp600.000
- Korban pelanggaran HAM berat akan mendapat bantaun Rp2.700.000
Bantuan PKH ini bertujuan meningkatkan akses kesehatan, pendidikan, serta kesejahteraan keluarga penerima.
Besaran Bansos BPNT 2026
Selain PKH, pemerintah juga menyalurkan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) 2026. Setiap KPM BPNT akan menerima bantuan sebesar Rp600.000 per tiga bulan.
Dana BPNT disalurkan dalam bentuk saldo elektronik, yang hanya dapat digunakan untuk membeli bahan pangan pokok di e-warong atau agen resmi yang telah bekerja sama dengan pemerintah.
Cara Cek Penerima Bansos PKH-BPNT 2026
Masyarakat dapat melakukan cek penerima bansos PKH dan BPNT 2026 secara online dengan langkah-langkah berikut:
- Buka situs resmi cekbansos.kemensos.go.id
- Pilih provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, dan desa sesuai KTP
- Masukkan nama lengkap sesuai KTP
- Ketik kode captcha yang tersedia
- Klik tombol “Cari Data”
Setelah itu, sistem akan menampilkan status kepesertaan bansos, jenis bantuan yang diterima (PKH atau BPNT), serta informasi penyaluran.
Alternatif Cara Cek Bansos 2026
Selain melalui website, pengecekan bansos juga dapat dilakukan dengan cara:
- Mengunduh aplikasi “Cek Bansos” resmi dari Kementerian Sosial
- Mendatangi kantor desa atau kelurahan setempat dengan membawa KTP dan KK
Pastikan data kependudukan sudah benar dan terdaftar aktif dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasioanal (DTSEN) agar tidak terlewat dalam proses verifikasi dan pencairan bansos tahun 2026.
Kesimpulan
Pemerintah kembali menyalurkan bantuan sosial PKH dan BPNT tahap 1 tahun 2026 sebagai upaya membantu memenuhi kebutuhan dasar keluarga prasejahtera di seluruh Indonesia.
Penyaluran yang mencakup periode Januari–Maret 2026 ini dijadwalkan mulai cair pada Februari dan menyasar sekitar 18 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM).
Besaran bantuan PKH diberikan sesuai kategori anggota keluarga, sementara BPNT disalurkan dalam bentuk saldo elektronik untuk pembelian bahan pangan pokok.
Masyarakat dapat mengecek status penerima bantuan secara online melalui situs dan aplikasi resmi Kemensos atau langsung ke kantor desa/kelurahan, dengan memastikan data kependudukan telah terdaftar dan valid dalam DTSEN agar proses pencairan berjalan lancar.



