Kementerian Sosial (Kemensos) akan menyalurkan bantuan sosial (bansos) seperti Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT), Bantuan Langsung Tunai Program Keluarga Harapan (BLT PKH), dan Bantuan Pangan (Banpang) sembako untuk tahap 1 tahun 2026, yang dijadwalkan mulai cair pada Februari 2026. Informasi ini disampaikan melalui kanal YouTube Info Bansos.
Masyarakat bisa mengecek status kepesertaan bansos secara mandiri melalui situs resmi Kemensos di cekbansos.kemensos.go.id atau melalui aplikasi Cek Bansos. Cukup gunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK) dari KTP dan data Kartu Keluarga (KK).
Selain itu, penerima bisa menghubungi pendamping sosial atau operator Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial–Next Generation (SIKS-NG) untuk memastikan status kepesertaan bansos dan mengetahui alasan jika bantuan tidak aktif atau tidak diterima.
Jika di desa atau kelurahan tidak tersedia pendamping sosial, Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dapat langsung mendatangi Dinas Sosial (Dinsos) di tingkat kota atau kabupaten untuk mendapatkan informasi lebih lanjut.
Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) Program Sembako
BPNT Program Sembako diberikan empat kali dalam setahun, dengan besaran bantuan Rp200.000 per bulan.
Dalam satu pencairan triwulan, total dana yang diterima mencapai Rp600.000. Penyaluran dilakukan melalui Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) yang dikelola oleh Bank Himbara.
Jadwal pencairan BPNT biasanya bersamaan dengan pencairan PKH.
Bantuan sosial dari Kemensos ini ditujukan bagi keluarga kurang mampu, khususnya pada desil 1–5, agar kebutuhan pangan sehari-hari dapat terpenuhi.
Penerima disarankan untuk memantau saldo KKS secara rutin, baik melalui ATM maupun aplikasi mobile banking Bank Himbara seperti Bank Mandiri, BNI, BRI, dan BSI.
Program Keluarga Harapan (PKH)
Bantuan PKH disalurkan melalui Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) Bank Himbara maupun melalui PT Pos Indonesia.
Bansos bersyarat ini ditujukan untuk keluarga kurang mampu, khususnya yang masuk dalam desil 1–4 menurut Data Tunggal Sistem Ekonomi Nasional (DTSEN).
Dilansir dari RadarBogor penyaluran PKH dilakukan dalam empat tahap setiap tahunnya. Besaran bantuan per tahap berbeda-beda sesuai kategori penerima, antara lain:
- Ibu hamil atau anak balita: Rp750.000
- Siswa SD: Rp225.000
- Siswa SMP: Rp375.000
- Siswa SMA: Rp500.000
- Komponen kesejahteraan sosial: Rp600.000
- Lansia: Rp600.000
- Penyandang disabilitas: Rp600.000
- Korban pelanggaran HAM: Rp2.700.000
Penerima disarankan untuk secara rutin memeriksa saldo KKS melalui ATM atau aplikasi mobile banking Bank Himbara seperti Bank Mandiri, BNI, BRI, dan BSI.
Bantuan Pangan (Banpang)
Bantuan Pangan (Banpang) diberikan dalam bentuk beras sebanyak 10 kg per bulan. Pada tahun 2026, Badan Urusan Logistik (Bulog) akan menyalurkan total 720.000 ton beras.
Bantuan ini ditujukan bagi keluarga yang kurang mampu dari segi sosial dan ekonomi. Penyaluran beras diperkirakan akan berlangsung selama empat bulan di tahun 2026.
Cara Cek Bansos 2026 Secara Online
- Buka browser di HP atau komputer, lalu akses situs resmi cekbansos.kemensos.go.id.
- Pilih alamat sesuai dengan domisi
- Masukkan nama lengkap sesuai dengan di KTP
- Isi kode captcha yang muncul di layar
- Klik Tombol “Cari Data”
- Sistem Cek Bansos Kemensos akan menampilkan Nama Penerima Manfaat (PM) berdasarkan wilayah yang Anda masukkan.
Kesimpulan
Bansos BPNT, PKH, dan Bantuan Pangan Tahap 1 2026 diperkirakan mulai cair Februari. Penerima bisa cek status bantuan secara online melalui situs atau aplikasi resmi Kemensos
Sumber Referensi
https://radarbogor.jawapos.com/bansos/2477110699/diprediksi-bansos-bpnt-pkh-dan-bantuan-pangan-tahap-1-tahun-2026-mulai-cair-februari-ini-cara-ceknya



