Bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM), naiknya desil sering menimbulkan kekhawatiran karena bisa memengaruhi akses bantuan sosial seperti PKH atau BPNT.
Desil yang naik menunjukkan peringkat kesejahteraan keluarga dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS/DTSEN), dan bisa terjadi karena perubahan data ekonomi, aset, atau pendapatan.
Meski begitu, naiknya desil bukan akhir dari segalanya. Pemerintah memberikan mekanisme untuk mengajukan keberatan dan peninjauan ulang, sehingga keluarga yang merasa desilnya tidak sesuai kondisi nyata tetap berkesempatan menurunkannya.
Artikel ini akan membahas secara lengkap prosedur, syarat, dan langkah-langkah mengajukan keberatan desil 2026, sehingga KPM bisa memastikan data mereka tercatat akurat dan hak atas bantuan sosial tetap terlindungi. Dengan panduan ini, proses pengajuan keberatan menjadi lebih mudah dan tepat sasaran.
Kenapa Desil Bisa Naik? Faktor Internal Dan Eksternal
Banyak masyarakat bertanya-tanya mengapa desil bisa naik, padahal kondisi ekonomi keluarga tampak sama. Menurut Banjoo.id, ada dua kelompok faktor yang perlu dipahami:
Faktor Internal (Dari Kondisi Rumah Tangga)
Perubahan kecil sekalipun pada kondisi kesejahteraan dapat memengaruhi skor desil:
- Perbaikan rumah – Misalnya mengganti lantai tanah dengan keramik, dinding kayu menjadi tembok, atau atap bocor diperbaiki.
- Penambahan aset – Membeli motor, televisi, kulkas, atau peralatan elektronik lainnya.
- Peningkatan daya listrik – Upgrade dari 450 watt ke 900 watt atau lebih.
- Perubahan status pekerjaan – Anggota keluarga yang sebelumnya tidak bekerja mulai memperoleh penghasilan.
- Perubahan komposisi keluarga – Misalnya anggota keluarga baru yang bekerja masuk ke KK tersebut.
Faktor Eksternal (Dari Sistem Pendataan)
Kadang kenaikan desil bukan karena kondisi membaik, melainkan karena faktor teknis:
- Kesalahan input petugas – Data yang dimasukkan tidak sesuai kondisi sebenarnya saat verifikasi.
- Data tidak diperbarui – Kondisi memburuk tapi belum tercatat di sistem.
- Perubahan metodologi BPS – Penyesuaian bobot indikator atau formula perhitungan.
- Perbedaan baseline regional – Standar kemiskinan berbeda antar daerah.
- NIK atau data tidak sinkron – Kesalahan pencocokan dengan database Dukcapil.
Jika merasa kenaikan desil tidak sesuai kenyataan, sebaiknya identifikasi faktor penyebabnya terlebih dahulu sebelum mengajukan keberatan. Langkah-langkah pengajuan akan dibahas di bagian berikutnya.
Syarat Mengajukan Keberatan Desil
Sebelum mengajukan keberatan, KPM harus menyiapkan dokumen dan informasi berikut:
- KTP dan KK: Pastikan data sesuai dengan DTKS/DTSEN.
- Dokumen pendukung kondisi ekonomi: Misalnya slip gaji, bukti kehilangan pekerjaan, atau sertifikat aset.
- Formulir keberatan: Bisa diperoleh melalui kantor desa/kelurahan atau pendamping sosial.
- Bukti verifikasi lapangan: Jika tersedia, sertakan catatan atau foto kondisi rumah dan aset yang aktual.
Prosedur Dan Cara Ajukan Keberatan
1. Kunjungi Kantor Desa/Kelurahan
Datangi kantor desa atau kelurahan dan sampaikan niat untuk mengajukan keberatan desil.
2. Isi Formulir Keberatan
Lengkapi formulir resmi dengan data KTP, KK, serta alasan keberatan dan dokumen pendukung.
3. Verifikasi Pendamping Sosial
Petugas atau pendamping sosial akan memeriksa dokumen dan melakukan verifikasi lapangan untuk memastikan kondisi nyata keluarga.
4. Proses Peninjauan di Kemensos
Data akan diteruskan ke Kemensos untuk evaluasi dan penyesuaian desil jika terbukti data sebelumnya tidak akurat.
5. Pengumuman Hasil
KPM akan menerima informasi hasil keberatan, apakah desil berhasil diturunkan atau tetap sesuai evaluasi resmi.
Tips Agar Ajukan Keberatan Berhasil
- Pastikan semua dokumen valid dan terbaru.
- Jelaskan kondisi ekonomi dengan data konkret (foto, slip, bukti aset).
- Pantau proses secara berkala melalui pendamping sosial atau aplikasi Cek Bansos.
- Jangan ragu meminta bantuan pendamping untuk memastikan data tercatat dengan benar.
Kesimpulan
Naiknya desil tidak selalu mencerminkan kondisi keluarga yang membaik. Dengan memahami penyebabnya baik dari kondisi rumah tangga maupun faktor sistem dan mengikuti prosedur keberatan desil 2026, KPM tetap bisa menurunkan desil secara resmi.
Sumber: https://banjoo.id/blog/berita-bansos-kemensos/5547/cara-menurunkan-desil-yang-sudah-naik-dar-prosedur-syarat-dan-cara-ajukan-keberatan-2026/



