Isu mengenai dibukanya seleksi CPNS Kementerian Kesehatan (Kemenkes) 2026 dipastikan tidak benar.
Badan Kepegawaian Negara (BKN) menegaskan bahwa hingga saat ini pemerintah belum mengumumkan pembukaan seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) untuk tahun 2026.
Klarifikasi ini disampaikan menyusul beredarnya informasi di media sosial yang mengklaim adanya pembukaan seleksi CPNS Kemenkes 2026, lengkap dengan daftar formasi tenaga kesehatan, besaran gaji, serta tautan pendaftaran yang tidak berasal dari kanal resmi pemerintah.
BKN Tegaskan Informasi Seleksi CPNS 2026 Tidak Resmi
Dilansir dari klikpendidikan.id BKN menyatakan bahwa informasi terkait seleksi CPNS Kemenkes tersebut merupakan hoaks dan tidak termasuk dalam proses resmi seleksi CPNS maupun rekrutmen Aparatur Sipil Negara (ASN).
Seluruh tahapan pengadaan ASN selalu diawali dengan perencanaan kebutuhan nasional, persetujuan formasi, serta pengumuman resmi melalui portal pemerintah.
Kepala BKN, Zudan Arif Fakrulloh, menegaskan bahwa sampai saat ini belum ada pengumuman pembukaan seleksi CPNS tahun 2026.
“BKN memiliki peran penting dalam memastikan seluruh proses seleksi CPNS dan ASN berjalan secara transparan, akuntabel, serta bebas dari praktik penipuan,” ujar Zudan dalam keterangan resmi, Rabu (21/1/2026).
Pendaftaran Seleksi CPNS Hanya Melalui SSCASN
Zudan menegaskan bahwa pendaftaran seleksi CPNS hanya dilakukan melalui portal resmi Sistem Seleksi Calon Aparatur Sipil Negara (SSCASN) yang dikelola oleh BKN.
Ia mengingatkan masyarakat agar tidak mudah percaya terhadap tautan pendaftaran yang beredar di luar kanal resmi.
“Pendaftaran ASN hanya dilakukan melalui SSCASN, bukan melalui tautan pribadi maupun situs yang tidak dikenal,” tegasnya.
BKN Jaga Integritas Sistem Seleksi CPNS
Lebih lanjut, Zudan menjelaskan bahwa BKN bertanggung jawab menjaga integritas sistem seleksi CPNS di seluruh tahapan. Proses tersebut meliputi perencanaan kebutuhan pegawai, pendaftaran, pelaksanaan seleksi berbasis Computer Assisted Test (CAT), hingga penetapan Nomor Induk Pegawai (NIP) ASN.
Masyarakat Diimbau Waspada Hoaks Seleksi CPNS
BKN mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya terhadap informasi seleksi CPNS yang beredar di luar kanal resmi instansi pemerintah.
Modus penipuan seleksi ASN umumnya mencantumkan iming-iming gaji besar serta menyertakan tautan pendaftaran palsu.
Calon pelamar seleksi CPNS diminta untuk selalu memeriksa kebenaran informasi melalui portal resmi SSCASN BKN atau website resmi instansi pemerintah.
“Jika belum ada pengumuman di situs resmi pemerintah, maka setiap informasi terkait seleksi CASN maupun seleksi CPNS patut diwaspadai,” pungkas Zudan.
klikpendidikan.id



