Panduan Lengkap Cara Mengisi DRH NI PPPK BGN
Bagi peserta yang dinyatakan lulus seleksi PPPK Badan Gizi Nasional (BGN), tahap selanjutnya yang wajib dilakukan adalah mengisi Daftar Riwayat Hidup (DRH) NI PPPK BGN. Proses ini merupakan bagian dari pemberkasan administratif sebelum penetapan Nomor Induk (NI) PPPK diterbitkan secara resmi.
Pengisian DRH tidak boleh dilakukan sembarangan. Data yang diinput akan menjadi dasar administrasi kepegawaian selama kamu bertugas sebagai PPPK. Karena itu, penting memahami panduan lengkap cara mengisi DRH NI PPPK BGN agar tidak terjadi kesalahan yang dapat menghambat proses pengangkatan.
Apa Itu DRH NI PPPK BGN dan Mengapa Penting
DRH adalah dokumen resmi yang memuat data pribadi, riwayat pendidikan, pengalaman kerja, data keluarga, serta pernyataan integritas peserta. Pengisian DRH NI PPPK BGN menjadi syarat utama untuk:
- Proses penerbitan Nomor Induk PPPK
- Verifikasi data oleh instansi dan BKN
- Penetapan status resmi sebagai PPPK
Jika DRH tidak diisi dengan benar atau melewati batas waktu, peserta bisa dianggap mengundurkan diri.
Dokumen yang Harus Disiapkan
Sebelum mulai mengisi DRH NI PPPK BGN, pastikan semua dokumen berikut sudah disiapkan dalam bentuk scan atau PDF:
- Pas foto terbaru berlatar merah
- KTP dan Kartu Keluarga
- Ijazah dan transkrip nilai terakhir
- SKCK yang masih berlaku
- Surat keterangan sehat jasmani dan rohani
- Surat keterangan bebas narkoba
- NPWP (jika diminta)
- Surat pernyataan bermaterai sesuai ketentuan
Dokumen harus jelas, terbaca, dan sesuai format agar tidak ditolak sistem.
Cara Mengisi DRH NI PPPK BGN
Pengisian DRH dilakukan secara online melalui akun SSCASN yang sama saat pendaftaran PPPK. Berikut alur pengisian yang perlu diikuti.
1. Login dan Akses Menu DRH
Langkah pertama, login ke akun SSCASN menggunakan NIK dan password. Setelah masuk, akan muncul pemberitahuan kelulusan dan perintah untuk melanjutkan pengisian DRH NI PPPK. Pilih opsi untuk melanjutkan proses.
2. Mengisi Biodata Pribadi
Isi seluruh data pribadi sesuai KTP dan KK, seperti:
- Nama lengkap
- Tempat dan tanggal lahir
- Alamat domisili
- Status perkawinan
Pastikan tidak ada kesalahan penulisan karena data ini bersifat permanen.
3. Melengkapi Riwayat Pendidikan
Selanjutnya, lengkapi data pendidikan sesuai ijazah terakhir. Beberapa data biasanya sudah terisi otomatis, namun tetap perlu dicek kembali. Pastikan nama sekolah, jurusan, dan tahun lulus sesuai dokumen asli.
4. Mengisi Riwayat Pekerjaan dan Keluarga
Jika memiliki pengalaman kerja, isi sesuai fakta dan dokumen pendukung. Lengkapi juga data keluarga, seperti orang tua, pasangan, dan anak (jika ada). Informasi ini menjadi bagian dari profil kepegawaian.
5. Unggah Dokumen dan Finalisasi
Setelah semua data terisi:
Unggah seluruh dokumen pendukung pada kolom yang tersedia
6. Cetak DRH yang dihasilkan sistem
7. Isi dan tanda tangani bagian yang diminta
8. Scan kembali DRH yang sudah ditandatangani
9. Unggah hasil scan sesuai petunjuk
10. Terakhir, klik tombol akhiri proses DRH setelah memastikan semua data sudah benar.
Tips Agar Pengisian DRH Lancar
Agar tidak terjadi kendala saat mengisi DRH NI PPPK BGN, perhatikan beberapa hal berikut:
- Gunakan data sesuai dokumen resmi
- Pastikan ukuran dan format file sesuai ketentuan
- Jangan menunda pengisian mendekati batas waktu
- Lakukan pengecekan ulang sebelum mengirim
- Ketelitian menjadi kunci utama dalam proses ini.
Pengisian DRH NI PPPK BGN merupakan tahap krusial setelah dinyatakan lulus seleksi. Dengan mengikuti panduan lengkap di atas dan menyiapkan dokumen sejak awal, proses pemberkasan dapat berjalan lancar tanpa hambatan administratif. Pastikan kamu mengisi DRH dengan teliti agar proses penetapan PPPK tidak terkendala.



