Cara Pantau Penyaluran Dana PKH Triwulan 2 Tahun 2025, Berikut Caranya!
Penyaluran dana bantuan sosial (bansos) Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) tahap kedua untuk tahun 2025 tengah berlangsung. Pemerintah menargetkan proses ini rampung pada akhir Juni, meski hingga pertengahan bulan, progresnya baru mencapai sekitar 70 persen.
Bagi masyarakat penerima manfaat, penting untuk mengetahui bagaimana cara memantau dan mengecek status penyaluran bantuan ini. Berikut penjelasan lengkapnya:
Progres Penyaluran Dana PKH dan BPNT Tahap 2
Berdasarkan keterangan dari Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul), penyaluran PKH dan BPNT tahap kedua sedang dalam proses penyelesaian secara bertahap. Hingga 12 Juni 2025:
-
95,5% dari 18,2 juta KPM sembako dan 10 juta KPM PKH telah menerima bantuannya.
-
Sekitar 805.000 KPM masih dalam proses pembukaan rekening kolektif (BURKOL).
-
Dari jumlah tersebut, 654.000 merupakan penerima PKH yang juga mendapatkan BPNT tahap dua.
Penyaluran dilakukan berdasarkan basis data baru Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) yang menggantikan DTKS, agar bantuan lebih tepat sasaran.
Cara Pantau Penyaluran Dana PKH 2025
Untuk mengecek apakah bantuan sudah diterima, Anda dapat memanfaatkan layanan resmi dari Kementerian Sosial melalui dua metode:
-
Cek Lewat Website Kemensos
Berikut langkah-langkahnya:
- Kunjungi situs resmi Kemensos di: https://cekbansos.kemensos.go.id
- Pilih wilayah sesuai domisili: Provinsi, Kabupaten/Kota, Kecamatan, dan Desa.
- Masukkan nama sesuai KTP.
- Ketik kode captcha yang muncul di layar.
- Klik tombol “CARI DATA”.
- Sistem akan menampilkan apakah Anda terdaftar sebagai penerima bansos atau tidak.
-
Cek Lewat Aplikasi Cek Bansos
Langkahnya sebagai berikut:
- Unduh aplikasi Cek Bansos melalui Play Store.
- Buat akun dengan mengisi data pribadi dan mengunggah foto diri serta KTP.
- Login dan buka menu “Profil”.
- Akan muncul informasi bansos yang diterima serta status pencairannya.
Besaran Bantuan PKH Tahap 2 2025
Dana PKH disesuaikan dengan kategori penerima dalam keluarga:
-
Ibu Hamil / Nifas: Rp750.000/tahap
-
Anak Usia Dini (0–6 Tahun): Rp750.000/tahap
-
Anak SD/sederajat: Rp225.000/tahap
-
Anak SMP/sederajat: Rp375.000/tahap
-
Anak SMA/sederajat: Rp500.000/tahap
-
Disabilitas Berat: Rp600.000/tahap
-
Lansia di atas 70 tahun: Rp600.000/tahap
Sementara itu, bantuan BPNT diberikan senilai Rp200.000/bulan, dan untuk tahap penebalan BPNT tambahan sebesar Rp400.000 untuk dua bulan, ditujukan kepada 18,3 juta KPM.
Mengapa Dana PKH Belum Cair? Ini Penyebabnya
-
Tidak terdaftar di DTSEN (data utama penerima bansos).
-
Perubahan kondisi ekonomi (keluarga dianggap tidak lagi layak).
-
Tidak memiliki komponen PKH (seperti anak sekolah, lansia, dll).
-
Tidak mengambil bansos sebelumnya (bisa dianggap tidak membutuhkan).
-
Data bermasalah (NIK tidak cocok, alamat tidak sesuai, dll).
-
Melanggar aturan PKH, seperti menjual KKS atau tidak mengikuti pendampingan sosial.
Penutup
Pemerintah berharap proses penyaluran PKH dan BPNT tahap kedua bisa selesai sebelum akhir Juni 2025. Masyarakat diminta bersabar dan terus memantau informasi resmi dari Kementerian Sosial melalui website dan aplikasi resmi.
Jika mengalami kendala, masyarakat dapat menggunakan fitur “Usul dan Sanggah” pada aplikasi Cek Bansos untuk mengajukan koreksi data.

Komentar