Syarat dan Ketentuan Pendaftaran STIS 2025
Politeknik Statistika STIS (Sekolah Tinggi Ilmu Statistika) merupakan salah satu sekolah kedinasan di bawah Badan Pusat Statistik (BPS) yang banyak diminati oleh lulusan SMA/SMK sederajat. Setiap tahunnya, STIS membuka penerimaan mahasiswa baru melalui jalur Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru (SPMB) dengan berbagai tahapan seleksi dan syarat khusus.
Meskipun jadwal resmi pendaftaran STIS 2025 belum diumumkan, calon pendaftar sudah bisa mempersiapkan diri sejak sekarang dengan memahami syarat, ketentuan, dan alur seleksi STIS berikut ini.
Jalur Seleksi STIS
Berdasarkan pengumuman tahun sebelumnya, SPMB STIS membuka dua jalur seleksi, yaitu:
-
Jalur Reguler
Terbuka untuk seluruh peserta yang memenuhi persyaratan umum.
-
Jalur Afirmasi
Diperuntukkan bagi Orang Asli Papua (OAP) yang dibuktikan dengan surat keterangan dari Majelis Rakyat Papua.
-
Kuota Penerimaan STIS
Pada tahun sebelumnya (2024), STIS menyediakan total 355 kuota, terdiri dari:
- D3 Statistika: 90 kuota
- D4 Statistika: 135 kuota
- D4 Komputasi Statistik: 130 kuota
- Dengan rincian: 340 kuota untuk jalur reguler dan 15 kuota afirmasi untuk wilayah Papua dan sekitarnya.
Syarat Pendaftaran STIS
-
Persyaratan Umum
- Warga Negara Indonesia.
- Sehat jasmani dan rohani, serta bebas narkoba.
- Tidak buta warna total maupun parsial.
- Penggunaan kacamata/lensa kontak maksimal minus/plus 6 dioptri.
- Lulusan atau siswa kelas 12 SMA/MA atau SMK/MAK (bidang keahlian Teknologi Informasi).
- Nilai Matematika dan Bahasa Inggris minimal 80,00 (skala 1-100) di ijazah atau rapor semester ganjil kelas 12.
- Usia minimal 16 tahun dan maksimal 22 tahun per 1 September tahun berjalan.
- Belum menikah dan bersedia tidak menikah hingga selesai pendidikan dan pengangkatan sebagai CPNS.
- Tidak sedang menjalani ikatan dinas di instansi lain.
- Bersedia menandatangani Surat Perjanjian Ikatan Dinas (SPID).
- Siap ditempatkan di seluruh wilayah Indonesia sesuai formasi penempatan dan tidak mengajukan pindah lokasi kerja minimal 7 tahun setelah diangkat menjadi PNS.
-
Persyaratan Khusus Jalur Afirmasi
- Merupakan Orang Asli Papua (OAP) dari ras Melanesia.
- Dibuktikan dengan Surat Keterangan OAP dari Majelis Rakyat Papua setempat.
Tahapan Seleksi STIS
Merujuk pada Permenpan RB No. 20 Tahun 2021, seleksi STIS terdiri atas:
-
Pengumuman penerimaan
-
Pendaftaran online di portal SSCASN Dikdin
-
Seleksi administrasi
-
Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) oleh BKN
-
Seleksi Lanjutan I: Psikotes dan Tes Matematika
-
Seleksi Lanjutan II: Tes Kesehatan dan Tes Kebugaran
-
Pengumuman akhir hasil seleksi
Nilai Ambang Batas SKD
- Jalur Reguler:
- TKP: 156
- TIU: 80
- TWK: 65
- Jalur Afirmasi:
- Total nilai kumulatif (TKP+TIU+TWK): minimal 281
- Nilai TIU minimal 55
Prosedur Pendaftaran STIS
-
Pendaftaran dilakukan secara online melalui portal: https://dikdin.bkn.go.id
-
Langkah-langkah:
- Buat akun SSCASN Sekolah Kedinasan menggunakan NIK dan nomor KK.
- Login dan lengkapi biodata serta unggah dokumen:
- Pas foto
- KTP/KIA
- Kartu Keluarga
- Akta kelahiran
- Ijazah atau rapor semester ganjil kelas 12
- Surat Keterangan OAP (bagi jalur afirmasi)
- Pilih sekolah kedinasan “Politeknik Statistika STIS”.
- Cek resume dan cetak bukti pendaftaran.
- Tunggu proses verifikasi instansi.
-
Jika lulus administrasi, cetak kartu ujian.
-
Ikuti tahapan seleksi sesuai jadwal yang ditentukan.
Penutup
Pendaftaran STIS 2025 memang belum dibuka secara resmi. Namun, calon pendaftar sudah bisa mulai menyiapkan berkas dan memahami proses seleksi sejak dini. STIS menawarkan peluang menjadi PNS setelah lulus dengan biaya pendidikan yang ditanggung pemerintah, menjadikannya salah satu sekolah kedinasan paling diminati setiap tahunnya.
Pantau terus informasi resmi melalui portal STIS dan SSCASN Dikdin untuk mengetahui pembaruan jadwal dan ketentuan pendaftaran tahun 2025.



