Beranda / Pengertian Prepositional Phrase, Jenis, dan Contoh Kalimatnya

Pengertian Prepositional Phrase, Jenis, dan Contoh Kalimatnya

Pengertian Prepositional Phrase, Jenis, dan Contoh Kalimatnya

Prepositional phrase (frasa preposisi) adalah salah satu elemen penting dalam bahasa Inggris yang berfungsi untuk memberikan informasi tambahan dalam kalimat. Prepositional phrase merupakan kelompok kata yang dimulai dengan preposisi (kata depan) dan diikuti oleh objek preposisi. Memahami prepositional phrase dapat membantu dalam merangkai kalimat yang lebih kompleks. Artikel ini akan mengupas pengertian, jenis, rumus, dan contoh kalimat yang melibatkan prepositional phrase.

Pengertian Prepositional Phrase

Prepositional phrase merupakan kumpulan kata yang dimulai dengan preposisi dan diikuti oleh objek preposisi. Objek ini juga dikenal sebagai modifiers yaitu kata yang memberikan informasi tambahan dari kata lain. Pada umumnya, prepositional phrase lebih banyak digunakan untuk memodifikasi verb (kata kerja), adverb (kata keterangan), noun (kata benda) dan juga adjective (kata sifat). Selanjutnya untuk object of the preposition atau objek yang ada di prepositional phrase bisa berupa noun, pronoun, gerund yang bertindak sebagai noun dan juga clause. Prepositional phrase berfungsi untuk menambahkan informasi ke dalam sebuah kalimat.




Contoh Prepositional Phrase of Place  (Arah, Tempat / Lokasi)

  • To

  • Into

  • Toward

  • At

  • Inside

  • Outside

  • On

  • Onto

  • Around

  • Beneath

  • By

  • Past

  • Close to

  • Near

  • Nearby

  • Through

  • Beside

  • Among

  • Behind

  • Below

  • Between

  • Down from

  • Up from

  • In front of




Contoh Prepositional Phrases of Time (Waktu)

  • From

  • Until

  • At

  • After

  • Afterwards

  • Before

  • Beforehand

  • During

  • On

  • In

Jenis-Jenis Prepositional Phrase dan Contohnya

Ada tiga tipe prepositional phrase, yaitu adjective prepositional phrases, adverb prepositional phrases, dan prepositional phrases yang berfungsi sebagai noun. Berikut penjelasannya:

  1. Adjective Prepositional Phrase

    Ketika sebuah prepositional phrase berfungsi sebagai adjective atau kata sifat yang memodifikasi kata benda (noun), ini disebut adjective prepositional phrase.
    Contoh:

    “The bag on the table is yours”

    Analysis:

    Noun: the bag

    Preposition: on

    Object: the table




  2. Adverb Prepositional Phrase

    Adverb prepositional phrase jenis merupakan frasa preposisi yang berfungsi sebagai adverb, yang menggambarkan atau memodifikasi sebuah kata kerja. Berikut ini adalah contohnya:

    “He spoke to the audience with enthusiasm.”

    Analysis:

    Verb: spoke

    Preposition: to

    Object: the audience

  3. Prepositional Phrases Acting As a Noun

    Prepositional phrase kadang-kadang berfungsi sebagai kata benda utama, terutama ketika frasa tersebut berada di awal kalimat dan berperan sebagai subjek.
    Misalnya, lihat kalimat berikut:

    “Under the old oak tree is a perfect spot for reading.”

    Dari kalimat ini, dapat disimpulkan bahwa kata benda yang menjadi subjek utama biasanya tidak dinyatakan secara langsung.

    Contoh lain, “(a spot) Under the old oak tree is a perfect place for reading.”

  4. Prepositional Phrase untuk Menunjukkan Pelaku Kegiatan

    Sebenarnya, jenis utama dari frasa preposisional sering digunakan untuk tiga poin yang telah dibahas sebelumnya. Namun, frasa ini juga dapat berfungsi sebagai penunjuk subjek yang melakukan suatu aktivitas, terutama dalam kalimat passive voice.

    Contoh yang bisa diambil adalah: “The book was read by Sarah.”

    Di sini, kita bisa identifikasi komponen-komponennya:

    – Subjek: The book (objek dalam kalimat aktif)

    – Kata kerja “to be”: “was” (bentuk dari kata kerja “to be” yang sesuai dengan subjek)

    – Kata kerja: “Read” (bentuk pasif atau V3 dari read)

    – Frasa preposisional: by Sarah




  5. Prepositional Phrase untuk Pelengkap Dua Objek dalam Satu Kalimat

    Frasa preposisional dapat memberikan informasi tambahan mengenai dua objek dalam satu kalimat, salah satunya untuk menjelaskan hubungan antara kedua objek tersebut.
    Contohnya adalah:

    “Jake made a cake for his sister.”

    Dalam kalimat ini, “a cake” berfungsi sebagai objek langsung dari kata “made,” sedangkan “his sister” adalah objek tidak langsung yang menerima kue tersebut.

Frasa preposisional “for his sister” memberikan informasi tambahan tentang hubungan antara kedua objek. Ini berarti bahwa prepositional phrase “for his sister” berfungsi sebagai pelengkap dua objek karena menjelaskan hubungan antara “a cake” (objek langsung) dan “his sister” (objek tidak langsung).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bagikan