Peserta baru BPJS Kesehatan wajib membayar iuran pertama agar kepesertaan langsung aktif dan dapat digunakan untuk mengakses layanan kesehatan.
Dilansir dari Sumber liputan6.com, banyak peserta masih bingung terkait waktu pembayaran, besaran iuran, hingga kanal pembayaran yang tersedia.
Padahal, proses pembayaran iuran pertama tergolong mudah jika peserta memahami alurnya dengan benar.
BPJS Kesehatan menerapkan sistem pembayaran iuran sebagai syarat utama aktivasi kepesertaan.
Tanpa pembayaran iuran pertama, peserta belum bisa memanfaatkan layanan di fasilitas kesehatan (faskes) yang telah dipilih.
Pentingnya Membayar Iuran Pertama
Iuran pertama berfungsi sebagai tanda dimulainya hak dan kewajiban peserta BPJS Kesehatan.
Setelah peserta menyelesaikan pendaftaran, sistem BPJS akan mencatat status kepesertaan sebagai belum aktif hingga iuran dibayarkan.
Dengan membayar iuran tepat waktu, peserta dapat langsung memperoleh perlindungan jaminan kesehatan sesuai kelas perawatan yang dipilih.
Hal ini penting terutama bagi peserta yang membutuhkan layanan kesehatan dalam waktu dekat.
Besaran Iuran BPJS Kesehatan
BPJS Kesehatan menetapkan besaran iuran berdasarkan kelas perawatan.
Peserta baru perlu memahami nominal iuran agar dapat menyesuaikan dengan kemampuan finansial.
Secara umum, iuran dibayarkan setiap bulan dan wajib dilunasi paling lambat tanggal 10 setiap bulan.
Besaran iuran berbeda untuk setiap kelas, dan peserta bebas memilih kelas perawatan sesuai kebutuhan.
Setelah kepesertaan aktif, peserta dapat mengubah kelas perawatan sesuai ketentuan yang berlaku.
Cara Membayar Iuran Pertama BPJS Kesehatan
Peserta baru dapat membayar iuran pertama melalui berbagai kanal pembayaran resmi yang telah bekerja sama dengan BPJS Kesehatan.
Berikut panduan praktis pembayaran iuran pertama:
- Peroleh nomor virtual account setelah menyelesaikan pendaftaran BPJS Kesehatan.
- Pilih kanal pembayaran, seperti bank, mobile banking, ATM, atau dompet digital.
- Masukkan nomor virtual account BPJS Kesehatan sesuai instruksi.
- Pastikan nominal iuran sesuai dengan kelas perawatan yang dipilih.
- Selesaikan transaksi dan simpan bukti pembayaran.
Sistem BPJS Kesehatan akan memproses pembayaran secara otomatis.
Status kepesertaan biasanya aktif dalam waktu singkat setelah pembayaran berhasil.
Pembayaran Melalui Aplikasi Mobile JKN
BPJS Kesehatan menyediakan aplikasi Mobile JKN untuk memudahkan peserta mengelola kepesertaan.
Melalui aplikasi ini, peserta dapat melihat tagihan, mengecek status pembayaran, hingga memperoleh informasi layanan kesehatan.
Peserta baru disarankan mengunduh Mobile JKN untuk memantau kepesertaan secara mandiri.
Aplikasi ini juga membantu peserta menghindari keterlambatan pembayaran di bulan berikutnya.
Dampak Jika Tidak Membayar Iuran Tepat Waktu
Peserta yang tidak membayar iuran pertama tidak akan memperoleh status aktif.
Akibatnya, BPJS Kesehatan tidak dapat menanggung biaya layanan kesehatan yang diterima peserta.
Selain itu, keterlambatan pembayaran di bulan-bulan selanjutnya dapat menimbulkan denda sesuai ketentuan yang berlaku.
Oleh karena itu, peserta baru perlu memastikan pembayaran iuran pertama dilakukan segera setelah pendaftaran selesai.
Sumber: https://www.liputan6.com/feeds/read/5963508/cara-bayar-bpjs-kesehatan-pertama-kali-panduan-untuk-peserta-baru



