Kredit Usaha Rakyat (KUR) Mandiri 2026 kembali menjadi andalan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dalam mendapatkan tambahan modal usaha dengan bunga rendah. Program pembiayaan bersubsidi pemerintah ini dinilai efektif mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, termasuk di Sulawesi Selatan yang menjadi salah satu wilayah dengan penyaluran KUR terbesar di Indonesia.
Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sulselbar, hingga 31 Desember 2025 total penyaluran KUR di Sulawesi Selatan mencapai Rp16,83 triliun dengan 283.989 debitur, dan masih didominasi oleh segmen mikro.
Penyaluran KUR Tertinggi di Sulawesi Selatan
Lima daerah di Sulsel tercatat menyalurkan KUR dengan nilai di atas Rp1 triliun, yaitu:
- Kabupaten Bone: Rp1,738 triliun
- Kota Makassar: Rp1,647 triliun
- Gowa: Rp1,274 triliun
- Wajo: Rp1,128 triliun
- Bulukumba: Rp1,039 triliun
Tingginya penyaluran KUR di Kabupaten Bone tidak lepas dari dominasi sektor pertanian. Dari 390.870 penduduk bekerja, sebanyak 291.619 orang bergerak di sektor pertanian, sehingga KUR menjadi instrumen penting penguatan ekonomi kerakyatan di wilayah berjuluk Bumi Arung Palakka tersebut.
Sekilas Tentang KUR Mandiri 2026
KUR Mandiri 2026 menawarkan:
- Suku bunga tetap 6 persen per tahun (±0,5% per bulan)
- Plafon pinjaman mulai Rp10 juta hingga Rp500 juta
- Tenor fleksibel hingga 60 bulan (5 tahun)
Program ini terbagi dalam beberapa kategori, mulai dari KUR Mikro, KUR Kecil, hingga KUR Besar, yang disesuaikan dengan kebutuhan dan skala usaha debitur.
Tabel Angsuran KUR Mandiri 2026 Terbaru
Berikut simulasi tabel angsuran KUR Mandiri 2026 dengan bunga 6 persen per tahun (flat):
Plafon Rp10–Rp50 Juta
- Rp10 juta
- 12 bulan: Rp860.664
- 24 bulan: Rp443.206
- 36 bulan: Rp304.219
- Rp25 juta
- 12 bulan: Rp2.151.661
- 24 bulan: Rp1.108.015
- 36 bulan: Rp760.548
- Rp50 juta
- 12 bulan: Rp4.303.321
- 24 bulan: Rp2.216.031
- 36 bulan: Rp1.521.097
Plafon Rp60–Rp100 Juta
- Rp60 juta
- 12 bulan: Rp5.163.986
- 24 bulan: Rp2.659.247
- 36 bulan: Rp1.825.316
- Rp80 juta
- 12 bulan: Rp6.885.314
- 24 bulan: Rp3.545.649
- 36 bulan: Rp2.433.755
- Rp100 juta
- 12 bulan: Rp8.606.643
- 24 bulan: Rp4.432.061
- 36 bulan: Rp3.042.194
Plafon Besar Rp110–Rp500 Juta
- Rp150 juta
- 12 bulan: Rp12.909.964
- 36 bulan: Rp4.563.291
- 60 bulan: Rp2.889.920
- Rp200 juta
- 12 bulan: Rp17.213.286
- 36 bulan: Rp6.084.387
- 60 bulan: Rp3.866.560
- Rp500 juta
- 12 bulan: Rp43.033.215 | 36 bulan: Rp15.210.969 | 60 bulan: Rp9.666.401
Catatan: Angsuran di atas merupakan simulasi dan dapat berubah sesuai tenor serta kebijakan terbaru Bank Mandiri.
Syarat Pengajuan KUR Mandiri 2026
Calon debitur perlu menyiapkan dokumen berikut:
- e-KTP dan Kartu Keluarga
- NIB atau Surat Keterangan Usaha (SKU)
- NPWP (wajib untuk plafon di atas Rp50 juta)
- Surat nikah/cerai (jika ada)
- BPJS Ketenagakerjaan (plafon di atas Rp100 juta)
- Khusus KUR PMI: kontrak kerja luar negeri
Usaha minimal telah berjalan 6 bulan dan memiliki arus kas yang layak.
Cara Mengajukan KUR Mandiri 2026
Pengajuan KUR Mandiri dapat dilakukan dengan dua cara:
- Datang langsung ke kantor cabang atau unit mikro Bank Mandiri terdekat
- Menghubungi Mandiri Call 14000 untuk informasi awal
Tahapan pengajuan meliputi verifikasi dokumen, survei usaha, analisis kredit, penandatanganan akad, hingga pencairan dana ke rekening Mandiri.
Kesimpulan
KUR Mandiri 2026 menjadi solusi pembiayaan ideal bagi UMKM berkat bunga rendah, tenor panjang, dan plafon fleksibel. Dengan memahami panduan pengajuan serta tabel angsuran KUR Mandiri 2026, pelaku usaha dapat menghitung cicilan secara presisi dan menyesuaikannya dengan kemampuan usaha.
Jika persyaratan sudah lengkap, pengajuan sebaiknya dilakukan lebih awal agar tidak kehabisan kuota nasional yang berlaku hingga akhir tahun 2026.



